4 PEDOMAN PRAKTIK

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai 4 pedoman praktik.

Pengertian Pedoman Praktik

skrip praktik adalah adalah strategi pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa dapat mempraktikkan/memeragakan/mensimulasi secara empiris kemam- puan kognitif, psikomotorik, dan afektif secara simultan menggunakan sarana laboratorium.

Laboratorium adalah tempat kerja/praktik, dapat berupa bengkel, rumah sakit, studio, laut, pasar, hotel, perkantoran, pabrik, komunitas, dsb. Buku pedoman ini disusun berdasarkan bahan dari undang-undang dan peraturan yang berlaku, pedoman yang dibuat oleh KKI, mempertimbangkan budaya dan kepercayaan bangsa Indonesia serta referensi dari General Medical Council, Inggris.

Menjadi harapan penyusun bahwa buku ini dapat membantu anggota IDAI dalam upayanya melakukan praktik kedokteran yang baik, dan dapat dicegah masuk ke ranah pelanggaran etik, disiplin, maupun hukum. Buku ini dikeluarkan oleh Badan Pembinaan dan Pembelaan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP2A IDAI).

Pembelajaran di Laboratorium merupakan komponen penting dalam pembelajaran yang perlu diadakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran di laboratorium dikembangkan berdasarkan hasil identifikasi kompetensi lulusan yang diharapkan. Pada umumnya, biaya pembelajaran di Laboratorium mahal, oleh sebab itu harus dirancang secara efektif dan efisien. Tugas dosen dalam pembelajaran laboratorium atau praktik adalah:

-Mendesain Pembelajaran di Laboratorium

-Memfasilitasi jalannya Pembelajaran di Laboratorium

-Mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran di laboratorium

-Melakukan penilaian terhadap pelaksanaan dan hasil pembelajaran
di laboratorium.


Buku pedoman atau panduan praktik ditulis pada kertas berwarna dasar putih dengan ukuran 21,5 x 16,5 cm (kertas folio F4 dibagi dua) atau boleh 12 juga berukuran A4 (29,7 x 21 cm). Batas sembir (marjin) sesuai dengan ukuran kertas. Marjin untuk kertas berukuran 21,5 x 16,5 cm, marjin atas, kiri, kanan, bawah masing masing 2 cm, 2,5 cm, 2 cm, 2 cm, dan untuk kertas A4 marjin atas, kiri, kanan, bawah masing masing 2,5 cm, 3 cm, 2 cm, 2,5 cm. Halaman buku ditulis satu kolom.


Ukuran huruf: untuk kertas berukuran 21,5 x 16,5 gunakanlah huruf berukuran 10 atau 11 dengan spasi antar baris 1 atau 1,15; untuk kertas A4 gunakanlah huruf berukuran 11 atau 12 dengan spasi antara baris 1,5. Khusus untuk judul bab gunakan ukuran huruf 15 atau 16 dan subbab gunakan ukuran huruf 13 atau 14.

Jenis huruf dapat digunakan times new roman, calibri, ariel, atau jenis huruf lain yang tidak menyulitkan pembacaannya, dan lajim digunakan dalam penulisan buku teks.

Sistematikan isi panduan praktik

2.Sistematika Buku Pedoman Praktik
Lantas bagaimana strategi membuat buku pedoman pembelajaran yang baik? Sebagai berikut.


Strategi Menyusun Buku Pedoman
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mendesain pembelajaran di laboratorium. Termasuk memberikan fasilitas berjalannya pembelajaran. Ketika mahasiswa/anak didik tengah praktik, seorang dosen berperan sebagai pembimbing yang mendampingi pembelajaran laboratorium. Dosen juga perlu membuat apresiasi dalam bentuk penilaian kepada mahasiswa praktik.


Teknis Membuat Buku Pedoman Pembelajaran


Teknis pembuatan buku pedoman ada dua cara. Pertama, menggunakan kertas F4 atau folio. Lantas bagaimana format teknisnya? Anda dapat dengan mensetting dibagian margin. Margin atas 2 cm, margin kanan 2,5cm, margin bawah dan atas masing-masing 2 cm.


Jika Anda ingin menggunakan format A4 atau kertas kuarto, maka gunakan margin atas 2,5 cm, margin kiri 3cm dan di margin kanan 2cm. Di sisi margin bawah menggunakan 2,5cm. terkait dengan teknis penggunaan ukuran huruf, normal untuk F4 berukuran 10 atau 11, dengan spasi antar baris 1 atau 1,15. Berbeda lagi jika menggunakan A4, maka dapat menggunakan huruf berukuran 11 atau 12 dengan spasi antar baris 1,5.


Terkait pemilihan jenis huruf saat membuat buku pedoman bisa menggunakan arial dan times new roman. Adapun huruf lain seperti Calibri. Anda juga dapat menggunakan jenis huruf yang lain, prinsipnya pilih huruf yang mudah untuk dibaca dan ramah oleh mata. Satu hal yang tidak kalah penting, terkait dengan ukuran huruf di bagian judul, gunakan font lebih besar yaitu 15 sampai 16, sedangkan untuk sub bab bisa menggunakan huruf 13 atau 14 saja.


Sistematika Buku Pedoman Pembelajaran
Jika ditulis secara tersistematis, buku pedoman praktik ada beberapa sub bab. Yaitu sub bab identitas mata kuliah, pendahuluan, prosedur dan mekanisme praktik dan lampiran. Di bagian identitas mata kuliah terdiri beberapa poin, diantarannya nama mata kuliah, jumlah SKS, semester, nama dosen, dan dilengkapi oleh deskripsi pendek mata kuliah. Agar lebih lengkap, juga cantumkan mencantumkan sasaran belajar agar lebih terspesifik.


Isi sub bab pendahuluan bisa dibagi menjadi beberapa bentuk praktik, misal dari praktik satu sampai praktik empat, dst. Setiap praktik dibuat deskripsi singkat, yang intinya memaparkan beberapa hal. Seperti memaparkan tata tertib ketika melakukan praktik. Agar mahasiswa/peserta didik mengikuti peraturan, maka di bab ini Anda perlu memaparkan sasaran pembelajaran praktik yang mengacu pada GBRP. Agar mahasiswa tepat waktu, beri alokasi waktu dan teori dasar yang dapat digunakan sebagai landasan praktikum.


Khusus di sub bab mekanisme praktik berisi perencanaan praktikum. Misal praktik 1 membutuhkan metode atau alat apa sana. Prinsipnya, dibagian ini perlu yang namannya membuat laporan mekanisme dan prosedur yang harus dikerjakan oleh peserta didik atau mahasiswa. Satu hal yang penting saat melakukan praktik, ingatkan kepada mahasiswa pentingnya safety briefing sebelum praktik dan melakukan pelaporan dan pencatatan. Agar memudahkan Dosen untuk memberikan penilaian.


Terakhir di sub bab lampiran. Di bab lampiran ada bebera poin yang harus ada sebagai bukti. Mulai dari daftar pustaka, format jurnal praktik, format laporan praktik dan kriteria pen-skor-an atau penilaian. Beberapa lampiran ini dapat menjadi hal terpenting dalam membuat buku pedoman pembelajaran.


Itulah beberapa strategi membuat buku pedoman pembelajaran yang tidak boleh Kalian lewati. Jika beberapa poin tersebut tidak lengkap, akan mempengaruhi hasil akhir Kalian . Semoga ulasan ini bermanfaat.

Identitas Mata kuliah

-nama mata kuliah

-jumlah sks

-semester

-nama dosen pengasuh

-deskripsi singkat mata kuliah

sasaran belajar
Tujuan
Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menulis karya tulis berupa makalah dengan topik yang berkaitan dengan pendidikan/pengajaran bahasa Prancis sebagai bahasa asing.


Deskripsi isi
Dalam perkuliahan ini dibahas bagaimana membuat karya tulis ilmiah berupa makalah dari mulai menemukan masalah menentukan judul pengembangan isi makalah dan kesimpulan yang ditulis dalam bahasa Prancis.

2. Pendahuluan

deskripsi singkat praktik
13

sasaran pembelajaran praktikum (mengacu ke GBRP)

Tata tertib dan etika praktik

alokasi waktu praktik

tempat praktik (ruang laboratorium, bengkel, komunitas, pulau,
hutan, dsb)

teori atau prinsip dasar yang menjadi landasan praktikum
Bila praktik lebih dari satu judul dalam satu semester, maka masing
masing praktik harus dijelaskan, misalnya:
2.1 Praktik 1

deskripsi singkat

sasaran pembelajaran praktik

dst.
2.2 Praktik 2

deskripsi singkat

sasaran pembelajaran praktik

dst

3. Prosedur dan Mekanisme Praktik
Isi pada bagian ini bergantung pada level praktikum yang direncanakan, untuk praktikum level 0, diketahui bahan, alat, metode dan hasilnya. Praktikum level 1, ditentukan bahan, alat dan metodenya, hasilnya masih terbuka atau tidak diketahui. Praktikum level 2, bahan ditentukan alat dan metode dibiarkan mahasiswa yang pilih dan hasilnya belum diketahui.

Sesuai dengan level praktik yang direncanakan, susunlah panduan prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan oleh mahasiswa, termasuk pembentukan kelompok, peran masing masing mahasiswa, dan tanggungjawabnya. Bila diperlukan pengetahuan dan ketrampilan prasyarat, perlu dijelaskan disertai alasan pentingnya prasyarat tersebut.


Bila kemampuan yang menjadi prasyarat itu akan diujikan sebelum melakukan praktik, harus juga dijelaskan dalam bagian ini. Jangan lupa jelaskan masalah keselamatan dan keamanan kerja selama praktik, termasuk pelaksanaan “safety briefing” sebelum memulai praktik jika itu direncanakan. Lembar kerja dan borang yang perlu disiapkan untuk mencatat hasil pengamatan, pengukuran, dan semacamnya. Untuk praktik lapang, perlu disiapkan pedoman observasi.

Dalam hal praktikum dilaksanakan lebih dari satu kali untuk satu mata kuliah maka prosedur dan mekanisme paraktik ini dibuat untuk masing – masing praktikum. Misalnya “3.1 Prosedur dan Mekanisme Praktik 1”; “3.2 Prosedur dan Mekanisme Praktik 2”, dst.

Lampiran

-Daftar Pustaka

-format jurnal praktik

-format laporan praktik

kriteria penskoran atau penilaian
Selain beberapa penjelasan di atas, Ada juga pedoman praktik industri. Apa saja struktur yang ada di dalam nya, Mari kita ketahui bersama-sama.


Praktik Industri Terbimbing (PI-T) untuk Sarjana Terapan (D4) adalah mata kuliah lapangan yang dilaksanakan di industri/perusahaan maupun lembaga pemerintah/nonpemerintah untuk menemukan, merumuskan, dan mencari solusi atas permasalahan di tempat pelaksanaan PI-T serta menyusun laporan untuk dapat dipresentasikan.

Pada mata kuliah PIT, mahasiswa melakukan praktik di bawah bimbingan instruktur dari industri/perusahaan maupun lembaga pemerintah/non-pemerintah dan dosen pembimbing dari UNY. Kompetensi keahlian PI-T sesuai karakteristik program studi (prodi) terkait dengan bobot 8 sks mengacu pada profil lulusan. Adapun kode mata kuliah ditentukan oleh prodi.
Visi dan misi Praktik Industri

4 PEDOMAN PRAKTIK

1.Visi:
Efektifitas dan efisiensi Praktik Industri menuju mahasiswa yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan menumbuhkan minat kewirausahaan.

2.Misi:
a. Melaksanakan Praktik Industri secara terpadu sejalan dengan peran Praktik Industri untuk mendukung visi-misi FT UNY.
b. Membangun kemitraan dengan dunia kerja, dunia industri dan lembaga/instansi untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berstandar industri/lembaga penyedia lapangan kerja.
c. Menumbuhkan jiwa dan minat berwirausaha yang diperoleh dari aktifitas bisnis di industri/lembaga tempat PI.
Tujuan Praktik Industri

3. Tujuan Umum
Agar mahasiswa dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan pengalaman langsung di industri/perusahaan/instansi yang ditempati.

4. Tujuan Khusus
a. Menjelaskan manajemen industri dan kompetensi tenaga kerja yang dipersyaratkan industri, sesuai dengan industri/perusahaan/bengkel yang ditempati.
b. Membantu melaksanakan tugas-tugas dan kegiatan proses produksi dan atau proses jasa di industri/perusahaan/bengkel yang ditempati.
c. Menemukan suatu kasus pada waktu melaksanakan Praktik Industri dan menganalisisnya secara mendalam yang dituangkan dalam laporan Praktik Industri. Apabila memungkinkan, kasus tersebut dapat diangkat menjadi Tugas Akhir.
d. Merancang dan atau membuat inovasi teknologi/rekayasa yang dapat dimanfaatkan untuk efektifitas dan efisiensi kerja di industri/instansi tempat PI.
Jadi itu ya Guys, beberapa elemen penting tentang pedoman praktik dan struktur yang ada di dalamnya. Jangan takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru, tetap semangat berkarya Teman-teman

Demikian referensi buku ajar dengan judul 4 PEDOMAN PRAKTIK apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.