Pengertian Buku Ajar

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Pengertian Buku Ajar.

Halo Teman – teman kembali lagi disini kita akan membahas tentang apa sih buku ajar itu? Mari kita simak bareng – bareng yukk mengenai pengertian buku ajar dan apa saja yang ada di dalam buku ajar itu!!!

Pengertian Buku Ajar

pengertian buku ajar adalah buku yang dijadikan pegangan untuk mata kuliah yang disusun dan ditulis oleh pakar di bidangnya. Tentu saja, di dalam buku ajar tersebut harus memuat bidang yang memenuhi buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan.

Selain itu, pengertian buku ajar juga bisa dipahami sebagai buku pelajaran dalam bidang studi tertentu yang merupakan buku standar yang disusun oleh pakar dalam bidangnya. Maksud disusunnya pengertian buku ajar harus memuat maksud dan tujuan instruksional yang juga dilengkapi dengan sarana pengajaran yang mudah dipahami.

Di dalam buku ajar, juga harus terdapat berbagai sarana pengajaran yang serasi yang mana akan diterima oleh para pemakainya di sekolah-sekolah atau di perguruan tinggi, sehingga dapat menunjang suatu program pembelajaran yang sesuai dengan buku ajar tersebut.

Pengertian buku ajar juga biasanya digunakan untuk mendukung terciptanya lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Buku ajar merupakan kumpulan materi pembelajaran/perkuliahan dalam suatu mata kuliah dan diproduksi sesuai dengan keperluan program studi. Sebagai buku perkuliahan, buku ajar disusun untuk membantu mahasiswa dalam memahami ilmu pengetahuan sesuai dengan mata kuliah yang sedang ditempuh (Setiawan & Saputra, 2021).

Fungsi Buku Ajar

Setelah memahami pengertian buku ajar, perlu diketahui jika terciptanya buku ajar ini memiliki banyak fungsi, tujuan, dan kegunaan atau manfaat untuk mendukung suksesnya proses pembelajaran. Menurut Nasution dalam Prastowo (2012), pengertian buku ajar memiliki beberapa fungsi, tujuan, dan manfaat atau kegunaan buku ajar, yaitu:

  1. Fungsi Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar memiliki fungsi sebagai bahan referensi atau bahan rujukan yang dijadikan pegangan oleh peserta didik untuk memahami materi pembahasan atau materi pelajaran.

– Buku ajar berfungsi sebagai bahan evaluasi yang baku.

– Buku ajar berfungsi sebagai alat bantu pendidik dalam melaksanakan kurikulum yang diterapkan dalam proses pembelajaran atau kondisi belajar mengajar (KBM).

  1. Tujuan Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar memiliki tujuan untuk dapat memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran.

– Buku ajar memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengulangi pelajaran yang sudah disampaikan atau mempelajari materi pada pelajaran baru.

– Buku ajar memiliki tujuan yakni menyediakan materi pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.

  1. Manfaat dan Kegunaan Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar baik dari segi manfaat dan kegunaannya adalah untuk membantu peserta didik dalam melaksanakan kurikulum. Hal ini karena buku ajar disusun berdasarkan kurikulum dan juga Rencana Pembelajaran (RPP), atau Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) atau yang juga disebut sebagai silabus yang sudah diatur.

– Buku ajar bermanfaat sebagai pegangan guru dalam menentukan metode pengajaran.

– Buku ajar memiliki manfaat yakni memberi kesempatan bagi peserta didik untuk dapat mengulangi pelajaran atau mempelajari materi yang baru.

– Buku ajar memiliki kegunaan untuk memberikan pengetahuan bagi peserta didik maupun pendidik.

– Buku ajar memiliki manfaat sebagai penambah nilai angka kredit untuk mempermudah kenaikan pangkat dan golongan.

Oleh sebab itu, pengertian buku ajar ini harus diciptakan atau ditulis sesuai dengan fungsi, tujuan, manfaat, dan juga kegunaannya yakni sebagai buku pelajaran dan sebagai bahan ajar yang tepat, sehingga pendidik dapat terbantu dalam menyiapkan materi pembelajaran dan siswa juga mendapat pegangan untuk mempelajari pelajaran.

  1. Manfaat Buku Ajar Menurut Depdiknas
    Selain manfaat buku ajar seperti yang disampaikan oleh Nasution dalam Prastowo, manfaat buku ajar juga disampaikan oleh Depdiknas. Berikut manfaat pengertian buku ajar yang disampaikan versi Depdiknas.

– Buku ajar mampu membantu dosen atau guru atau pendidik dalam proses pembelajaran.

– Buku ajar mampu memudahkan pendidik dalam menyiapkan atau dalam penyajian materi saat pembelajaran di kelas.

– Buku ajar memiliki manfaat untuk dapat membimbing mahasiswa atau siswa atau peserta didik saat belajar dengan waktu yang lebih banyak dan lebih jelas.

– Adanya buku ajar membuat mahasiswa, siswa, atau peserta didik tidak ketergantungan pada dosen, guru, atau pendidik mereka.

– Buku ajar mampu menumbuhkan motivasi mahasiswa, siswa, atau peserta didik dalam melakukan pengembangan diri, terutama di dalam memahami materi yang terdapat di dalam buku ajar tersebut.

Jenis Buku Ajar

Ada pendapat yang menyebut bhawa buku ajar terdiri dari 4 jenis. Namun ada juga yang menyebutkan jenisnya berjumlah 7. Mengutip dokumen yang dipublikasikan di digilub.unimed.ac.id, berdasarkan Ellington dan Race, jenis buku ajar adalah sebagai berikut.

- Buku ajar cetak contohnya handout, lembar kerja, dan buku ajar mandiri
- Buku ajar display yang tidak diproyeksikan seperti poster, model dan foto. Kemudian  buku ajar display yang diproyeksikan contohnya slide suara
- Bahan ajar display diam
- Buku ajar audio
- Bahan ajar audio yang dihubungkan bahan visual diam
- Buku ajar video
- Buku ajar komputer

Menurut Abdul Majid, jenis buku ajar yang dikelompokkan menjadi 4 terdiri dari:

- Buku ajar cetak atau printed contohnya buku, handout, modul, LKS, brosur, model/maket, dan sebagainya
- Buku ajar dengan audio misalnya rekaman kaset, siaran radio, CD audio, dan piringan hitam
- Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti VCD/DVD, film, dan TV
- Bahan ajar interaktif contohnya compact disk interaktif contohnya compactdisk interaktif, komputer multimedia, program telekonferensi

Cara Menulis Buku Ajar

  1. Perhatikan Format Buku Ajar
    Buku ajar atau lecture notes merupakan pegangan yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Batasan buku ajar adalah silabus dan kurikulum. Jadi dalam menulis buku ajar harus memperhatikan apakah sudah sesuai silabus dan kurikulum atau belum.

Menulis buku ajar tidak bisa sembarang. Terdapat format atau kaidah yang perlu diperhatikan.

Buku ajar harus:

- Format sesuai dengan format UNESCO, dengan ukuran lebar 15.5 cm dan tinggi 23 cm
- Disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester
- Ketebalan minimal 200 halaman, sesuai kebutuhan belajar yang tercantum dalam Rencana Pembelajaran Semester
- Memiliki (ISBN) dari penerbit anggota IKAPI atau asosiasi penerbit perguruan tinggi 
- Dalam penyajian buku ajar gunakan prinsip-prinsip Technological Pedagogical Content Knowledge
- Ditulis dengan gaya bahasa semi-formal yang melibatkan dan memotivasi pembaca (mahasiswa)
- Menyediakan ilustrasi, studi kasus, atau soal-soal latihan, serta soal-soal untuk umpan balik bagi mahasiswa 
- Diketik dengan spasi 1.5, dengan huruf serif, semisal times new roman/cambria dengan ukuran 11 pt atau 12 pt.
- Penyajian gambar atau grafik dapat dibaca dengan jelas, gambar disarankan berukuran resolusi lebih besar dari 300 dpi
- Struktur kalimat mengikuti kaidah Bahasa Indonesia sesuai (PUEBI)
- Penulisan atau penyajian daftar pustaka/rujukan, sitasi, tabel, gambar, grafik, dll. menggunakan sebuah standar yang konsisten, misalnya menggunakan APA, IEEE, Harvard, ISO, atau lainnya
- Menyertakan beberapa pendapat atau mengutip hasil penelitian sesuai dengan bidangnya
- Mengakomodasi hal-hal/ide-ide baru
- Buku ajar mencantumkan hasil review, ulasan, atau dukungan dari pakar atau rekan sejawat sesuai bidang ilmunya
- Bukan karya plagiarism
- Mengandung konten yang terkait dengan isu-isu revolusi industri 4.0
- Tidak menyimpang dari falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Struktur buku ajar harus memuat halaman pendahuluan, halaman isi, dan halaman akhir. Halaman Pendahuluan berisi halaman judul, halaman pengesahan, daftar isi, kata pengantar, prakata, dan ucapan terima kasih. Halaman isi terdiri dari judul bab, pendahuluan, dan penyajian materi.

  1. Langkah Menulis Buku Ajar

Rachmat Kriyantono, dosen Universitas Brawijaya membagikan langkah-langkah dalam penulisan buku ajar. Terdapat prinsip dasar yang digunakan dalam membuat buku yaitu landasan keilmuan dan keterbacaan dan tata bahasa.

Ketika memulai menulis buku ajar, pertanyaan-pertanyaan semacam di bawah ini sudah mendapatkan jawaban. Artinya sang penulis sudah memikirkannya dengan matang.

- Apa yang dibahas dalam buku ajar?
- Mengapa topik yang dipilih tersebut penting untuk dibahas?
- Siapa sasaran atau target pembaca nya?
- Apakah terdapat diferensiasi?
- Apakah ada kolaborasi; konseptual/teoritis & praktis/aplikatif/contoh?
- Apakah bahasa yang digunakan komunikatif?
- Apakah diperbarui secara berkala?

Setelah itu, dalam penyusunan buku ajar terdapat 6 langkah yang perlu dilalui. Apa saja? Perhatikan dengan baik penjelasannya berikut ini.

a. Penyusunan Silabus
Beberapa hal yang perlu dicermati saat menyusun silabus yakni standar kompetensi, materi pokok, pengalaman belajar, alokasi waktu, dan sumber bahan.

b. Pengorganisasian Buku
Nah, pada tahap ini penulis harus mengorganisasikan buku ajar. Maksudnya adalah memperhatikan bagian apa saja yang akan ditulis. Disesuaikan dengan struktur buku ajar. Seperti yang penjelasan sebelumnya, struktur buku meliputi:

- Pendahuluan (Halaman judul, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, pengantar dari ahli, prakata)
- Isi buku (Tujuan pembelajaran/deskripsi umum, materi, penutup, dan setiap bab dilengkapi rangkuman dan latihan)
- Penutup (Lampiran, daftar pustaka, indeks, dan glosarium)

c. Pemilihan Materi
Poin-poin yang harus diperhatikan saat menulis pemilihan materi adalah harus sesuai dengan silabus, sesuai dengan tujuan pendidikan seperti mendukung pengembangan ilmu, mengedepankan nilai keberagaman, beretika akademik, dan lainnya.

Tidak hanya itu, dalam memilih materi penulis juga harus memastikan relevansinya dengan perkembangan IPTEK.

d. Penyajian Materi
Tahap selanjutnya adalah menyajikan materi yang telah dipilih. Perhatikan tata bahasa dan norma penulisan, jelaskan tujuan pembelajaran, dan keterkaitan antar materi.

Tulis dengan menarik dan mudah dipahami. Tak kalah penting dalam buku ajar tekankan dan dorong keaktifan mahasiswa saat pembelajaran. Selain itu selipkan pula evaluasi.

e. Penyusunan Layout (Apabila untuk Diikutkan dalam Program Hibah Dikti)
Penyusunan layout ini didasarkan pada peraturan Dikti dalam Program Hibah. Jadi buku ajar harus memenuhi ketentuan seperti ini: jenis tulisan Times New Roman dengan ukuran font 12, jenis kertas A4 spasi 1.5, batang tubuh atau bagai isi minimal 200 halaman, buku ajar harus memiliki prakata, daftar isi, batang tubuh, daftar pustaka, glosarium, dan indeks.

Melansir sevima.com, berikut ini langkah mudah untuk menulis buku ajar. Penulis dapat menerapkan langkah-langkah ini agar buku yang dihasilkan menarik dan mudah dipahami.

Langkah-langkahnya meliputi :


1) Tulis dengan bahasa menarik dan informatif.
2) Buat tampilan visual buku dengan menarik.
3) Susun materi sesuai kebutuhan mahasiswa.
4) Menggunakan pengemasan kembali informasi.
5) Terapkan penataan informasi dengan mengkompilasi materi berbagai bahan ajar

Karakteristik Buku Ajar

Untuk membuat pengertian buku ajar yang baik dan juga bermanfaat bagi penggunanya, maka buku ajar memiliki karakteristik yang harus dipenuhi. Ada beberapa karakteristik dari pengertian buku ajar menurut para ahli, yaitu menurut Prastowo dan Menurut Tarigan.

  1. Karakteristik Buku Ajar Menurut Prastowo
    Berikut adalah karakteristik buku ajar oleh Prastowo (2014):

– pengertian buku ajar adalah buku yang formal, buku ajar diterbitkan oleh penerbit tertentu yang memiliki ISBN (International Standard Book Number),

– dalam pengertian buku ajar, penyusunannya memiliki dua misi utama, yaitu untuk mengoptimalisasi pengembangan pengetahuan deklaratif, pengetahuan prosedural, dan pengetahuan tersebut harus menjadi target utama dari buku pelajaran yang digunakan di sekolah,

– pengertian buku ajar harus dikenbangkan oleh penulis dan penerbit buku dengan mengacu kepada apa yang sedang menjadi program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  1. Karakteristik Buku Ajar Menurut Tarigan
    Sementara itu, menurut Tarigan (2009), pada dasarnya pengertian buku ajar harus memiliki karakteristik, landasan, prinsip, dan sudut pandang tertentu yang ideal dan memenuhi kriteria sebagai berikut:

– buku ajar harus melandasi konsep-konsep yang digunakan di dalam buku dan harus jelas,

– buku ajar harus relevan dengan kurikulum yang berlaku,

– buku ajar harus mampu menarik minat baca penggunanya,

– buku ajar harus mampu memberi motivasi kepada para penggunanya,

Jadi itulah, beberapa isi an dari Pengertian Buku Ajar. Jika kalian kurang paham bisa menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Demikian referensi buku ajar dengan judul Pengertian Buku Ajar apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.