RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Bab 5 Modul Buku Ajar(4)
2. Memformulasikan Garis Besar Materinya
Setelah kita menetapkan tujuan pembelajarannya, maka langkah berikutnya adalah menentukan garis besar materi yang sesuai. Harus diingat bahwa dalam menentukan materi, kita harus selalu memperhatikan aspek ABCD dari tujuan pembelajaran tersebut. Maksudnya, materi harus disesuaikan dengan target pembaca (contohnya, umur dan tingkat pendidikan), tingkah laku pembaca yang diharapkan akan dikuasai setelah mempelajari modul (contohnya, pembaca dapat membuat instrumen penilaian pembelajaran), serta kondisi tingkah laku dan tingkat kemampuan yang diharapkan akan dicapai.
Menurut Andriani, ada dua hal penting yang harus kita perhatikan selama memformulasikan materi. Pertama, jangan mengembangkan materi yang terlalu tinggi bagi target pembaca yang dituju, karena modul yang dikembangkan justru akan sulit dimengerti. Kedua, berikan perhatian yang sama ketika mengakomodasikan tingkat kemampuan pembaca yang ditargetkan. Sebagai contoh, jika pada tujuan pembelajaran dinyatakan, “membuat instrumen penilaian pembelajaran” adalah tingkat kemampuan yang ditargetkan akan dimiliki pembaca setelah mempelajari modul, maka pada saat menulis modul, materi harus disesuaikan dengan tujuan ini. Dengan demikian, jika untuk modul tersebut materi yang disampaikan hanya sampai tingkat “menyebutkan”, maka modul yang kita tulis itu tidak akan dapat memfasilitasi pembaca untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hal ini juga berlaku sama untuk dua faktor lain-condition dan degree-dalam aspek ABCD.
3. Menuliskan Materi
Pada tahap menulis materi, ada empat hal penting yang harus kita perhatikan, sebagaimana dipaparkan dalam uraian berikut.
-
Menentukan Materi yang Akan Ditulis
Menurut Andriani, untuk memulai menulis modul, ada tiga pertanyaan yang harus dijawab guna menentukan keluasan dan kedalaman materi yang ditulis, yaitu:
- Apa yang harus diketahui peserta didik setelah selesai membaca materi?
- Apa yang sebaiknya diketahui peserta didik setelah selesai membaca materi?
- Apakah ada manfaat jika peserta didik selesai membaca materi?
Modul yang ditulis dengan materi yang di luar ketiga jawaban pertanyaan tersebut tidak akan memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan pembelajaran. Jadi, sekarang kita tentunya menjadi jelas materi seperti apa yang mesti kita tulis.
-
Menentukan Gaya Penulisan
Kita harus menulis materi ke dalam modul dengan menulis yang sesuai jenis materi dan kemampuan gaya peserta didik. Gaya formal seperti yang kita lakukan saat menulis laporan penelitian dengan target, misalnya bagi pembaca pembuat keputusan, tentu tidak cocok bila diterapkan untuk menulis modul yang ditujukan bagi anak sekolah. Demikian pula sebaliknya.
Untuk kaidah gaya penulisan yang dianggap mampu membantu penyampaian pesan kepada peserta didik secara efektif, seperti diterangkan Rowntree dalam Andriani³7 meliputi sebelas petunjuk sebagai berikut:
- Tuliskan kata-kata seolah-olah kita berbicara secara langsung dengan pembaca. Misalnya, “Saat ini Anda sedang mempelajari modul Penyusunan Instrumen Penilaian Pembelajaran”.
- Gunakan kata ganti orang pertama, contohnya Anda, Saudara, Penulis, dan sebagainya.
- Bicaralah langsung dengan peserta didik (pembaca). Misalnya, “Saudara baru saja selesai mempelajari Kegiatan Belajar 1 dari Modul 1, selanjutnya coba Saudara jelaskan kembali dengan kata-kata Saudara sendiri tahapan penyusunan instrumen penilaian
- Tulislah mengenai orang, benda, dan fakta
- Gunakan Kalimat aktif dan subyek personal
- Gunakan kata kerja.
- Gunakan kalimat yang
- Gunakan paragraf yang singkat.
- Gunakanlah kalimat retorika.
- Lakukan dramatisasi, jika diperlukan.
- Gunakan ilustrasi, contoh, atau kasus.
-
Menentukan Banyaknya Kata yang Digunakan
Sebenarnya, mengenai berapa banyak kata yang akan digunakan untuk menjelaskan suatu materi tidak ada patokan yang baku. Namun, sebagai pegangan, dapat kita gunakan ukuran bahwa rata-rata waktu yang digunakan untuk membaca dan memahami bacaan adalah 50-100 kata per menit. Dengan demikian, jika kita hendak mengembangkan materi modul untuk bahan selama satu jam, dianjurkan untuk menulis sebanyak (50 kata X 60 menit) sampai (100 kata X 60 menit) atau 3.000 sampai 6.000 kata. Ini tentunya bukan perkiraan yang fix dan baku, tetapi hanya perkiraan kasar. Jumlah kata sebenarnya ditentukan oleh kompleksitas materi.
Sementara itu, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mempelajari materi yang kompleks, kata kata yang digunakan dapat kurang dari 50 kata per menit. Misalnya, modul yang menerangkan materi analisis multivariate tidak akan dapat dibaca dengan kecepatan 50 kata per menit. Pembaca tentu memerlukan waktu yang agak lama untuk mencerna penjelasan yang ada dalam modul tersebut. Namun sebaliknya, untuk materi yang sederhana, kemungkinan dapat dibaca oleh peserta didik dengan kecepatan yang melebihi 100 kata per menit. Kuncinya, berdasarkan pengalaman, kita akan mengetahui jumlah kata yang sesuai untuk menyampaikan materi dalam modul tertentu.
-
Menentukan Format dan Tata Letak (Layout)
Dalam hal ini, kita pikirkan dengan cermat, format seperti apa yang akan memberikan stimulus yang optimal bagi peserta didik. Variasi format dapat memanfaatkan tampilan fisik, misalnya dengan memberikan ilustrasi serta menggunakan jenis dan ukuran font yang berbeda. Kemudian, yang terpenting, kita tak perlu takut mencoba hal baru untuk membuat modul yang inovatif dan menarik.
-
Penentuan Tampilan Modul
Untuk membuat modul inovatif, ada empat alternatif tampilan yang bisa menjadi pilihan kita, sebagaimana disarankan oleh Rowntree berikut ini.38
- Menggunakan list, yakni dengan memakai list yang berupa nomor (terutama jika kita akan kembali dan menggunakan informasi dalam list tersebut atau apabila nomor akan sering dirujuk) atau menggunakan tanda-tanda, seperti *, +, ✦, dan sebagainya.
- Menggunakan box, yakni dengan memasukkan materi penting ke dalam kotak (box) sebagai
Demikian referensi buku dengan judul Bab 5 Modul Buku Ajar(4) membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin Ruang Buku.
