RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai BAB 9 BAHAN AJAR AUDIO
A. Arti Sebuah Bahan Ajar Audio
Pada bab sebelumnya, telah kita bahas tentang bentuk model atau maket sebagai salah satu jenis bahan ajar noncetak. Kali ini, kita akan membahas jenis bahan ajar noncetak yang lain, yaitu bahan ajar audio. Tetapi, sebelum kita membahasnya lebih jauh, ada pengetahuan. dasar yang perlu kita pahami bahwa dalam diri setiap manusia tersimpan berbagai macam misteri yang tidak pernah habis untuk dipecahkan. Para ilmuwan dari zaman pramodern, modern, hingga postmodern, selalu melakukan penyelidikan terhadap objek yang disebut manusia. Namun, sampai sekarang, mereka tidak pernah mampu memecahkan semua teka teki tersebut dan tak pernah mengatakan apakah temuan mereka sudah final atau belum. Para ahli bahkan mengatakan jika peneliti mana pun tidak akan mampu untuk menguak semua kemisteriusannya, karena manusia ibarat alam semestadalam wujud yang kecil (mikrokosmos), sehingga selalu menyimpan rahasia.
Salah satu contoh kemisteriusan itu adalah mengenai modalitas kemampuan cara belajar manusia. Ada tiga macam modalitas, yaitu modalitas auditorial, modalitas visual, dan modalitas kinestetik. Masing-masing mem punyai ciri yang berbeda-beda. Orang-orang auditorial lebih suka mendengarkan materi, dan kadang-kadang kehilangan urutannya jika mereka mencoba mencatat materinya selama presentasi berlangsung. Orang-orang visual lebih tertarik membaca makalah dan mem perhatikan ilustrasi yang ditampilkan pembicara di papan tulis. Mereka juga membuat goresan-goresan tulisan dan catatan yang sangat baik. Sementara itu, orang-orang kinestetik justru lebih baik dalam aktivitas bergerak dan interaksi kelompok.31
Dari beragam ciri dan karakter belajar yang tidak sama tersebut, kita sebagai pendidik dituntut harus mampu menjadi seorang kreator yang ulung, seorang pencipta yang inovatif, yang mampu menyajikan berbagai bahan ajar sesuai dengan modalitas gaya belajar peserta didik. Hal ini tentu bukan hal yang mudah. Namun, yang pasti ini bisa dilakukan dan diupayakan. Permasalahannya, tinggal bagaimana caranya.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, salah satu nya adalah dengan membuat bahan ajar audio. Apa itu bahan ajar audio? Bahan ajar audio merupakan salah satu
265
jenis bahan ajar noncetak yang di dalamnya mengan dung suatu sistem yang menggunakan sinyal audio secara langsung, yang dapat dimainkan atau diperdengarkan oleh pendidik kepada peserta didiknya guna membantu mereka dalam menguasai kompetensi tertentu.”
Bahan ajar audio, menurut pandangan pengembang pelajaran, bahkan dianggap sebagai sumber bahan ajar yang ekonomis, menyenangkan, dan mudah disiapkan untuk digunakan oleh peserta didik. Sekali dikemas, materi pelajaran dan urutan penyajiannya jadi tetap, pasti, dan dapat berfungsi sebagai medium pembelajaran untuk belajar secara individual.56
Bahan ajar ini jika dipersiapkan secara matang dan digunakan dengan metode yang baik, maka dapat diproduksi dan didistribusikan dengan biaya yang relatif murah serta terjangkau. Akan tetapi, jika bahan ajar ini tidak didesain dan digunakan dengan baik, ia justru akan menjadi pengganggu dalam kegiatan pembelajaran peserta didik. Jadi, seperti halnya dengan bahan ajar yang lain, pengajaran menggunakan audio harus dilakukan dengan keterampilan, seni, dan perencanaan yang matang terlebih dahulu.
Macam-Macam Bahan Ajar Audio
Ada dua macam bentuk bahan ajar audio, yaitu bentuk kaset/piringan hitam (PH)/compact disc (CD) dan radio. Seiring dengan berkembangnya teknologi
modern saat ini, kaset dan piringan hitam sudah jarang digunakan. Hal ini disebabkan pemutarnya kadang kala sudah dianggap tidak portable lagi, bahkan untuk pemutar piringan hitam sudah langka di pasaran. Kini, ada banyak medium digital (seperti hard disk, flash disk, dan memory card) untuk penyimpanan sistem suara dalam bentuk audio file dengan format audio yang biasa digunakan, yaitu MP3. Sedangkan untuk sumbernya juga cukup bervariasi, yaitu dari perangkat perekam dan pemutar audio digital, seperti multimedia player and recorder (MP3, MP4, MP5, MP6, dan MP7), sound recorder, dan band phone.
Sebuah kaset, PH, atau CD yang direncanakan sedemikian rupa, sehingga menjadi sebuah program audio dapat dipergunakan sebagai bahan ajar. Media kaset/PH/CD mampu menyimpan suara yang dapat secara berulang-ulang diperdengarkan kepada peserta didik yang menggunakannya sebagai bahan ajar. Bahan ajar ini biasanya digunakan untuk pembelajaran bahasa atau musik. Bahan ajar kaset tidak dapat berdiri sendiri, karena dalam penggunaannya memerlukan bantuan alat dan bahan lainnya, seperti tape recorder atau perangkat audio player lainnya dan lembar skenario pendidik.
Sementara, radio (yaitu radio broadcasting) adalah mesin dengar yang dapat digunakan sebagai bahan ajar. Dengan radio, peserta didik bisa belajar sesuatu hal. Radio juga dapat digunakan sebagai sumber belajar. Program radio bisa dirancang sebagai bahan ajar. Sebagai contohnya, pada jam tertentu, guru merencanakan sebuah program pembelajaran melalui radio, misalnya
267
mendengarkan berita siaran radio langsung mengenai suatu kejadian atau fakta yang sedang berlangsung.
Kegunaan Bahan Ajar Audio bagi Kegiatan Pembelajaran
Sebagaimana diungkapkan oleh Sudjana dan Rivai (2005), pemanfaatan bahan ajar audio dalam kegiatan pembelajaran, terutama dalam empat. Pertama, pengajaran music literary (pembacaan sajak) dan kegiatan dokumentasi. Kedua, pengajaran bahasa asing, baik secara audio ataupun audiovisual. Ketiga, pengajaran melalui radio atau radio pendidikan. Keempat, paket-paket belajar untuk berbagai jenis materi yang memungkinkan peserta didik dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidang studi.
Secara spesifik, menurut W. Schramm dalam Wijaya dkk. (1992), bahan ajar radio dapat dimanfaatkan pada empat proyek kegiatan belajar yang diarahkan kepada kegiatan pembaharuan dalam pendidikan, pemanfaatan media dalam perluasan sekolah, dan pemanfaatan untuk kegiatan pendidikan nonformal. Sehingga, peranan radio dalam kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut:
1. Sebagai suatu kegiatan yang mandiri.
2. Untuk melengkapi media utama lainnya.
3. Sebagai media utama yang dibantu atau bersama sama dengan media lainnya.
4. Kalau dalam SBJJ (Sistem Belajar Jarak Jauh), maka radio menjadi salah satu media penunjang terhadap media utama, yaitu modul, serta bekerja sama dengan media lainnya.D. Kelebihan dan Keterbatasan Bahan Ajar Audio
Setiap jenis bahan ajar memiliki kelebihan dan ke terbatasan. Begitu pula dengan bahan ajar audio, atau lebih spesifik lagi bahan ajar radio.
Kelebihan Bahan Ajar Audio
Sebagaimana diungkapkan oleh Anderson (1987), bahan ajar audio paling tidak memiliki enam sisi yang membuat kita perlu untuk menggunakannya dalam kegiatan pembelajaran. Keenam kelebihan bahan ajar audio tersebut adalah sebagai berikut:
a. Materi pelajaran sudah tetap, terpatri, dan dapat direproduksi dengan konten yang tetap sama.
b. Produksi dan reproduksi sangat ekonomis, serta mudah didistribusikan.
c. Peralatan program audio termasuk yang paling murah dibandingkan dengan media audiovisual lainnya.
d. Dengan berbagai teknik perekaman audio, bentuk bentuk pengajaran terprogram dapat digunakan untuk pengajaran mandiri, memungkinkan setiap peserta didik belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing, serta memberikan penguatan dan pengetahuan dengan penampilan langsung.
e. Dalam bentuk program pengajaran mandiri yang canggih, sudah ada peralatan yang dapat me nyelaraskan visual dengan program audio yang te rekam, serta tersedia juga alat yang dapat berhenti sendiri. Sehingga, peserta didik berkesempatan
untuk berinteraksi dengan program tersebut, ke mudian melanjutkan program jika sudah siap. Per lengkapan lain yang didesain khusus untuk kom parasi audio yang memungkinkan peserta didik dapat mendengar, misalnya penampilan, kemudian meresponsnya, dan lebih lanjut membandingkan penampilannya dengan itu.
f. Suasana dan perilaku peserta didik dapat dipe ngaruhi melalui dan efek suara. penggunaan musik latar belakang
Demikian
referensi buku dengan judul BAB 9 BAHAN AJAR AUDIOmembutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin Ruang Buku.
