RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Sistematika dasar penulisan buku ajar
Apa Itu Bahan Ajar?
Bahan ajar didefinisikan sebagai segala bentuk bahan, baik tertulis maupun tidak tertulis, yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses pembelajaran dan menjadi bahan untuk dipelajari oleh peserta didik dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. 1 Bahan ajar mengandung konten berupa seperangkat materi yang disusun secara sistematis sehingga dosen/guru dan mahasiswa/peserta didik dapat menggunakannya dalam proses pembelajaran yang nyaman dan kondusif.
Melalui bahan ajar yang tersusun sistematis, setiap mahasiswa/peserta didik dapat belajar secara efektif untuk memahami dan menerapkan norma (aturan, sikap dan nilai-nilai), melakukan tindakan/keterampilan motorik, serta menguasai pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan proses) sehingga standar kompetensi pembelajaran dapat tercapai. Selain berfungsi sebagai pedoman bagi dosen/guru dan mahasiswa/peserta didik dalam menjalankan semua aktivitas pembelajaran, bahan ajar juga berisi substansi kompetensi dan menjadi alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran.
Bahan ajar dapat disusun dari berbagai macam sumber belajar (benda, data, fakta, ide, orang, dan sebagainya) yang potensial untuk dipelajari atau memiliki potensi untuk menimbulkan suasana dan proses belajar. Sumber bahan ajar dapat berasal dari berbagai disiplin ilmu baik dari rumpun ilmu alam maupun sosial.
Kedalaman cakupan dan keluasan isi materi ajar harus dipertimbangkan secara seksama sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kondisi kemampuan awal peserta didik. Pengembangan bahan ajar perlu disusun mengacu pada kurikulum yang berlaku, khususnya yang terkait dengan kompetensi, standar materi dan indikator pencapaian. Selain itu penyusunan bahan ajar juga tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan peserta didik yang meliputi lingkungan sosial, budaya, geografis maupun tahapan perkembangan siswa.
Jenis-jenis Bahan Ajar
Menurut Koesnandar, bahan ajar berdasarkan subjeknya diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu:
a. Bahan ajar yang sengaja dirancang untuk belajar. Bentuk bahan ajar ini antara lain buku, handouts, lembar kegiatan siswa (LKS) dan modul. Bahan ajar yang dirancang umumnya digunakan sebagai bahan presentasi, bahan referensi, dan bahan belajar mandiri.
b. Bahan ajar yang tidak dirancang namun dapat dimanfaatkan untuk belajar, misalnya kliping, koran, film, iklan atau berita.
Berdasarkan teknologi yang digunakan, bahan ajar dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) yaitu:
a. Bahan ajar cetak (printed): seperti handout, buku, modul, lembar kegiatan siswa, brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, dan model/maket.
b. Bahan ajar audio: seperti radio, piringan hitam, dan compact disk (CD) audio.
c. Bahan ajar audio visual: seperti video compact disk (VCD) dan film.
d. Bahan ajar multimedia interaktif: seperti CAI (Computer Assisted Instruction), CD multimedia interaktif, dan bahan ajar berbasis web.
Format Penulisan Buku Ajar
Jika sudah mengetahui apa saja strategi yang bisa diterapkan untuk menulis buku ajar secara disiplin dan bisa produktif. Maka tahap berikutnya adalah mengenal format penulisannya, karena bagaimanapun juga buku ajar termasuk karya tulis ilmiah.
Otomatis struktur penulisannya akan terikat oleh ketentuan yang sudah ditetapkan, sehingga sangat sistematis. Berikut format penulisan yang berlaku secara umum:
- Bagian Luar Buku
Bagian pertama dalam format buku ajar adalah bagian luar buku yang terdiri dari tiga bagian. Yaitu:
a. Cover Depan
Buku ajar sesuai namanya berbentuk buku, yang artinya berupa lembaran yang kemudian dijilid. Sebagaimana buku pada umumnya maka ada sampul yang disebut juga sebagai cover.
Bagian cover terbagi dua, yakni cover depan dan cover belakang. Pada buku ajar, cover depan berisi judul utama, sub judul, nama penulis, dan nama penerbit.
b. Punggung Buku
Bagian berikutnya adalah punggung buku yang berisi informasi mengenai judul utama, nama penulis, dan juga nama penerbit. Letaknya adalah halaman setelah sampul depan.
c. Cover Belakang
Terakhir adalah sampul belakang atau cover belakang, yang isinya mencakup judul utama, sub judul, nama dan tentang penulis, sinopsis, nama penerbit, nomor ISBN, dan juga tingkatan penulis apakah menengah, pemula, atau yang lainnya.
- Bagian Dalam Buku
Bagian kedua di dalam buku ajar adalah bagian dalam buku yang juga terdiri dari tiga sub bagian, yaitu:
a. Preliminaries
Sub bagian pertama di dalam bagian dalam buku adalah preliminaries yang terdiri dari beberapa halaman. Dimulai dari halaman perancis, judul utama, halaman hak cipta, halaman persembahan, halaman ucapan terima kasih, kata sambutan, kata pengantar, halaman prakata, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar singkatan, dan halaman pendahuluan.
b. Isi Utama Buku
Sub bagian kedua pada bagian dalam buku ajar adalah isi utama buku yang menjelaskan seluruh materi yang akan disampaikan. Pada halaman ini terdapat poin-poin materi yang akan disampaikan dilengkapi penjelasannya.
Pada bagian akhir isi utama kemudian menjelaskan rangkuman materi yang dibahas. Bagian akhirnya adalah menyediakan tugas, misalnya soal-soal yang perlu dijawab dan dikerjakan oleh mahasiswa untuk menguji tingkat pemahaman mereka pada materi yang disampaikan.
c. Postliminaries
Sub bagian terakhir dari bagian dalam buku ajar adalah postliminaries yang isinya mencakup beberapa halaman. Dimulai dari lampiran, epilog, daftar istilah, halaman indeks, dan biografi penulis.
- Bagian Dalam Buku Modul Ajar
Bagian ketiga adalah bagian dalam buku modul ajar, yang juga terdiri dari tiga sub bagian. Berikut detailnya:
a. Preliminaries
Bagian pertama dari modul buku ajar adalah preliminaries yang isinya tidak berbeda jauh dengan buku ajar yang disampaikan sebelumnya. Mencakup halaman perancis, judul buku, sub judul, halaman hak cipta, halaman persembahan, halaman ucapan terima kasih, kata sambutan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan halaman pendahuluan.
b. Isi Utama Buku
Bagian kedua adalah isi utama modul buku ajar yang mencakup seluruh modul yang berisi penjelasan kegiatan pembelajaran. Setiap modul menyajikan informasi mengenai deskripsi singkat, relevansi, capaian pembelajaran, dan ragam kegiatan yang dijalankan.
c. Postliminaries
Terakhir adalah bagian postliminaries yang berisi halaman lampiran, daftar istilah, halaman indeks, dan juga biografi penulis.
Sistematika dasar penulisan buku ajar
Menulis bagi dosen perlu dijadikan rutinitas, karena hasil tulisan ini akan mempengaruhi angka kredit dosen jika dipublikasikan. Sehingga membantu dosen menapaki jenjang karir yang terus meningkat.
Jika jadwal kegiatan terasa padat merayap dan kesulitan untuk menulis buku, termasuk buku ajar. Maka beberapa strategi berikut bisa diterapkan:
- Manajemen waktu dengan baik, hal ini penting karena dosen tentunya memiliki kesibukan padat apalagi jika memiliki banyak tugas tambahan. Maka perlu manajemen waktu yang baik dan selalu menyediakan waktu khusus untuk menulis buku ajar. Meski itu hanya 30 menit atau 1 jam per harinya.
- Menulis dengan bahasa yang menarik, buku ajar bisa dijadikan pegangan dosen lain dalam mengajar dan bisa juga dibaca oleh mahasiswa selama mengikuti kelas. Maka bahasa yang digunakan perlu dibuat menarik dan lebih mengutamakan bahasa umum bukan bahasa ilmiah.
- Visual tampilan buku dibuat menarik, buku ajar akan lebih menarik dibaca jika tampilan visualnya menarik. Bagi dosen, desain visual akan menggugah semangat untuk menyelesaikannya. Gunakan aplikasi yang user friendly untuk membuat desain setiap halaman buku ajar menjadi lebih menarik dan kekinian.
- Menyusun materi sesuai kebutuhan mahasiswa, penyusunan materi di dalam buku ajar dibuat sistematis dengan menggunakan referensi yang kredibel. Kemudian disusun dengan merangkum sejumlah referensi agar bisa sesuai kebutuhan mahasiswa.
Spesifikasi Umum Penulisan Buku Ajar
Berikutnya adalah mengenai spesifikasi penulisan buku ajar yang mengarah pada ketentuan teknis. Yakni pengaturan halaman aplikasi saat mengetik semua materi di dalam isi buku ajar. Spesifikasi umum bisa digunakan, dan berikut detailnya:
- Diketik dengan perangkat komputer.
- Menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 atau huruf Cambria ukuran 11.
- Isi buku ajar jumlah halamannya sekitar 200 buku dan sebaiknya tidak kurang, karena umumnya buku bisa diterbitkan ber-ISBN minimal 200 halaman.
- Ukuran minimal 15,5 cm x 23 cm.
- Diterbitkan oleh badan ilmiah atau organisasi, bisa juga diterbitkan oleh perguruan tinggi.
- Sesuai dengan kode etik penulisan karya tulis ilmiah.
- Satu buku ajar untuk satu mata kuliah.
Lewat penjelasan di atas, para dosen tentu lebih mudah memahami apa itu buku ajar, strategi penulisannya bagaimana, dan format penulisannya seperti apa. Sehingga tidak lagi mengalami kendala untuk menulis buku ajar yang mendukung kegiatan pembelajaran.
Buku Ajar Yang Baik
Berikut ini adalah beberapa ciri dan karakter buku ajar yang baik, antara lain:
- Harus berisikan substansi yang memadai dan disajikan secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
- Substansi buku ajar harus sesuai dengan kurikulum, yang sekurang-kurangnya meliputi aspek tujuan/kompetensi yang ingin dicapai, metode, dan penilaian yang digunakan dalam proses pembelajaran.
- Penulisan buku ajar harus terorganisasi secara baik, tidak hanya dalam satu mata kuliah, tetapi dalam seluruh rangkaian mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa. Untuk itu, pengulangan materi ajar yang berlebihan akibat tumpang tindihnya bahan ajar di berbagai mata kuliah perlu dihindari.
- Buku ajar harus disusun secara sistematis dan metodologis. Kaidah-kaidah penulisan ilmiah harus diperhatikan.
- Buku ajar sebaiknya disusun dalam bahasa yang mudah dicerna dan dikuasai oleh mahasiswa/peserta didik, sehingga memiliki derajat keterbacaan yang tinggi. Kalimat yang digunakan harus efektif, sederhana, terhindar dari makna ganda, sopan, menarik dan sesuai dengan penguasaan bahasa yang dimiliki oleh pembaca yang menjadi sasarannya.
- Bentuk format dan fisik bahan ajar harus memperhatikan ukuran, desain sampul, desain tata letak (layout) isi, bentuk dan ukuran huruf, ilustrasi, warna, komposisi gambar, jenis dan ukuran kertas, penjilidan, dan sebagainya. Bentuk format dan fisik bahan ajar tersebut harus dapat memikat mahasiswa/peserta didik agar mereka berminat membaca, mempelajari, dan memiliki bahan ajar tersebut.
- Perkembangan kognitif pembaca perlu diperhatikan agar buku ajar dapat dibaca dengan baik oleh pembaca yang memiliki kemampuan kognitif rata-rata, namun juga dijaga agar pembaca yang cerdas tidak menjadi bosan karena tantangan yang terlalu rendah.
- Buku ajar harus mampu membangun motivasi pembacanya untuk belajar. Buku yang baik adalah buku yang dapat menstimulasi pembaca untuk menjaga perhatian pada apa yang sedang dipelajarinya.
- Buku ajar harus mendorong pembaca untuk mengembangkan pola belajar mandiri. Ilustrasi yang tepat, relevan, dan menarik akan sangat membantu pembaca untuk belajar mandiri.
- Konten buku ajar harus memperhatikan norma, nilai, etika dan tatanan moral yang berlaku di kehidupan bermasyarakat.
Demikian hal mengenai referensi buku ajar dengan judul Sistematika dasar penulisan buku ajar apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.
