Strategi Penerapan Digital Branding

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain. Namun, sebelum itu, Anda bisa menyimak pembahasan di bawah ini mengenai Strategi Penerapan Digital Branding

Mungkin Anda beranggapan jika digital branding berkaitan dengan desain website, logo atau bagaimana Anda mempengaruhi persepsi konsumen tentang bisnis maupun brand Anda. Tidak salah memang, namun sebenarnya konsep strategi marketing ini lebih komplek.

Nah, di artikel kali ini kita akan membahas apa itu digital branding lengkap dengan contoh, konsep dan pengertiannya. Tak usah berlama-lama lag, langsung saja simak penjelasannya sampai selesai!

Apa itu Digital Branding?

Digital branding adalah visibilitas, identitas dan kredibilitas antara konsumen yang menemukan, berinteraksi dan terkait dengan suatu bisnis atau brand melalui platform digital. Istilah branding sendiri berarti suatu upaya yang melibatkan kreativitas untuk mengenalkan bisnis itu ke khalayak umum.

Walaupun terdengar mirip dengan kegiatan promosi, sebenarnya dua hal tersebut sangat berbeda. Branding tak hanya sekedar mengenalkan nama dan produk, namun membangun serta menjaga image sebuah brand tersebut.

Lalu, mengapa harus menggunakan platform digital? Seperti yang sudah kamu ketahui, saat ini semua orang sudah menggunakan internet dalam kegiatan sehari-hari. Berkembangnya internet diikuti juga melesatnya perkembangan dunia digital, seperti media sosial.

Melihat peluang itu, melakukan strategi branding pasti sangat menguntungkan. Untuk melakukan strategi ini kamu harus mengetahui apa saja yang termasuk ke dalam strategi branding ini, simak di poin pembahasan selanjutnya.

Kenapa Digital Branding Penting?

Sebagian besar orang mencari informasi melalui internet. Hal ini menjadikannya penting bagi brand untuk menjangkau target pelanggan dan mengubahnya menjadi loyalis jangka panjang.

Namun sebelum itu, bisnis harus bisa membangun digital branding yang kuat agar bisa menjangkau target pelanggan mereka. Pasalnya, digital branding memungkinkan perusahaan mana pun untuk mmenonjolkan keberadaannya dikenal di mana saja, bahkan hanya melalui telepon gengam Anda.

Selain itu, masih ada banyak alasan pentingnya digital branding seperti berikut:

1. Membangun interaksi baik dengan pelanggan

Anda bisa memanfaatkan digital branding untuk membangun “image” bisnis Anda ramah terhadap pelanggan. Dimana pelanggan lebih mudah untuk berinteraksi dengan Anda melalui branding yang Anda bangun secara online. Misalnya Anda bisa membuat storytelling yang menceritakan produk Anda melalui GIF atau konten-konten interaktif. Kemudian pada konten tersebut, calon pelanggan diajak interaksi dengan menjawab pertanyaan yang Anda berikan.

2. Memorable

Anda bisa membuat konten-konten untuk untuk membangun brandi Anda. Setelah itu Anda bisa membagikan konten tersebut kesemua platform media sosial Anda agar mudah diingat oleh pelanggan. Selain itu Anda juga bisa mengikuti tren yang sedang booming di internet.

3. Mengenalkan brand Anda

Seperti yang dibahas sebelumnya, internet merupakan cara terbaik untuk mengenalkan brand Anda. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk mengenalkan keunikan produk Anda sehingga bisa menonjol dibandingkan dengan kompetitor.

4. Memperluas networking

Bebeda dengan branding konvensional, dengan digital Anda tidak dibatasi oleh wilayah dan waktu. Hal ini sangat menguntungkan, sebab Anda bisa menjangkau lebih banyak koneksi. Dengan begitu, membuka kesempatan Anda untuk bekerjasama dengan lebih banyak bisnis lainnya.

Manfaat Digital Branding

Digital branding adalah cara yang tepat untuk membangun identitas bisnis jangka panjang. Sebab, digital branding memiliki banyak manfaat dalam mengembangkan bisnis Anda. Berikut ini beberapa manfaat digital branding untuk bisnis.

a. Membangun Interaksi dengan Pelanggan

Berinteraksi dengan pelanggan menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan, misalnya dengan membuat konten interaktif, mengadakan kuis dan giveaway, dan membuat konten storytelling. Cara-cara ini dapat menarik minat konsumen untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

b. Membuat Brand Mudah Diingat

Digital branding identik dengan ciri khas dari sebuah bisnis. Nah, ciri khas ini yang kemudian memorable di ingatan konsumen. Ciri khas brand dapat berupa bentuk dan warna logo, bentuk font, hingga gaya bahasa yang digunakan saat promosi. Ciri khas ini yang kemudian menjadi pembeda dengan bisnis lain dalam industri serupa.

c. Memperluas Jaringan

Digital branding akan membantu Anda memperluas jangkauan konsumen. Apalagi kalau Anda menggunakan berbagai platform digital dalam mempromosikan produk. Bahkan peluang kolaborasi dengan bisnis lain sangat mungkin terjadi. Jadi, maksimalkan digital branding dalam memperluas koneksi dan jaringan bisnis Anda.

d. Memviralkan Bisnis Anda

Di era sekarang menjadi viral adalah hal yang biasa. Meski tidak sepenuhnya direncanakan, bisnis Anda memiliki kesempatan untuk viral. Dalam hal ini, Anda perlu konsisten membuat dan memposting konten yang unik dan kreatif sebanyak mungkin. Semakin besar upaya Anda dalam memopulerkan bisnis, maka semakin besar juga kesempatan untuk viral.

Strategi Penerapan Digital Branding

Berikut adalah beberapa strategi digital branding yang harus kita ketahui;

1. Ciptakan Logo Bisnis

Logo adalah suatu gambar yang mewakili brand Anda dan harus mudah diingat oleh pelanggan. Contoh seperti logo perusahaan Apple dengan satu gigitan pada buah apelnya atau Nike dengan “ceklis”nya.

Untuk membuat suatu logo harus merepresentasikan kepribadian dan value bisnis, industri Anda, dan target audiens. Tidak harus mencolok, namun logo yang baik adalah yang meninggalkan kesan dan mudah diingat. Anda harus ingat bahwa audiens setiap harinya akan bertemu ribuan logo dari setiap usaha di internet.

2. Buat Website Bisnis

Jika logo Anda adalah tanda untuk bisnis Anda, maka website Anda adalah lokasi etalase digital Anda. Ketika pelanggan ingin mengetahui lokasi fisik Anda, jam operasi Anda, daftar produk Anda atau informasi kontak Anda, mereka tidak akan menggali melalui buku telepon. Mereka akan cari website Anda di mesin pencari seperti Google, tempat mereka berharap menemukan informasi dengan cepat dan mudah.

Website yang efektif memiliki:

  • Tampilan sederhana dan mudah dinavigasi.
  • Desain yang ramping dan menjaga konsistensi brand dengan skema warna yang konsisten atau melengkapi logo Anda.
  • Jadikan nama brand dan detail penting Anda menonjol dengan font yang tebal dan dapat dibaca.
    -Buat halaman tetap ringkas dan to-the-point.

3. Brand Messaging

Brand messaging adalah pesan apa yang ingin Anda sampaikan, dan bagaimana menyampaikannya kepada calon pelanggan. Pesan harus mencerminkan apa yang dilakukan dan diyakini oleh perusahaan Anda, dan berbicara secara singkat tentang kebutuhan dan keinginan pelanggan Anda.

4. SEO (Search Engine Optimization)

SEO (Search Engine Optimization) dapat memastikan penawaran brand Anda ditemukan di mesin pencari (search engine), salah satu jalan utama di mana pelanggan mencari layanan Anda. Anda dapat memulai dengan mendesain website Anda dengan mempertimbangkan SEO. Tempat yang bagus untuk memulai adalah Google Webmaster Guidelines, yang menjelaskan bagaimana Google mengindeks dan memberi peringkat pada situs. Berikut adalah salah satu tips utama Google:

5. Content Marketing

Saat ini tidak cukup Anda hanya menggunakan iklan sebagai strategi marketing. Untuk mendapat hati pelanggan setiap dan kembali menggunakan produk Anda, penting untuk melakukan engagement dengan pelanggan. Di situlah content marketing memiliki peran penting. Di mana digital marketing fokus pada penjualan, content marketing fokus pada engagement melalui foto, video, bahkan blog yang Anda baca saat ini.

Content marketing yang sukses harus menstimuli minat pada brand Anda dan membuat pelanggan bersemangat terhadap produk dan message Anda. Hal tersebut membantu membangun kepercayaan antara brand dan pengguna, dan berupaya membangun hubungan yang langgeng dan bermanfaat. Di saat digital marketing memperkenalkan pelanggan ke brand Anda, content marketing yang sukses harus membuat mereka tetap tertarik, mengubah pengguna satu kali menjadi penggemar setia.

6. Social Media

Facebook, Twitter, Snapchat: hampir semua orang, termasuk orang tua Anda memiliki media sosial. Jika pelanggan Anda ada di sana, brand Anda juga harus ada.

Saat menggunakan media sosial, berpikirlah seperti seorang influencer. Jadwalkan postingan untuk waktu dan tanggal tertentu, berinteraksi lah dengan pelanggan atau audiens melalui kolom komentar, dan tanggapi direct message pada media sosial Anda. Dan jangan lupa untuk melacak progres Anda. Tool media sosial seperti Hootsuite atau Later dapat membantu Anda mengintegrasikan semua platform dan melacak engagement.

Sementara Google Analytics akan menunjukkan kepada Anda halaman mana yang mendorong tindakan pelanggan dan halaman mana yang tertinggal. Lalu platform seperti Qontak.com dapat Anda gunakan sebagai platform CRM untuk melayani pelanggan dari seluruh channel media sosial Anda dalam satu platform saja.

7. Influencer Marketing

Influencer marketing adalah bentuk pemasaran yang menggunakan orang-orang dengan pengikut media sosial yang besar untuk memposting tentang brand Anda. Daripada memasarkan langsung ke sekelompok pelanggan, Anda menempatkan pesan brand Anda di tangan “aktris” media sosial yang akan menyebarkan endorsement untuk Anda. Menurut sebuah penelitian, lebih dari 80% global marketer meluncurkan kampanye influencer pada tahun 2015.

Prosesnya cukup mudah: Kerjasama dengan influencer dan bayar mereka sejumlah biaya atau komisi untuk membicarakan brand Anda kepada pengikut mereka. Setelah membangun basis pengikut dan kepercayaan mereka dari waktu ke waktu, sebagian besar influencer dipercaya oleh jaringan mereka dan dapat menanamkan brand dengan relatabilitas.

Ada beberapa jebakan yang harus dihindari. Influencer yang Anda pilih harus relevan dengan gaya hidup yang sesuai oleh brand Anda. Anda tidak ingin bekerjasama dengan influencer kebugaran untuk menjual pastry atau brownies bukan? Karena influencer adalah manusia, mereka mungkin memiliki pandangan yang tidak sesuai dengan value brand Anda, yang dapat merusak reputasi kedua belah pihak. Jadi pilihlah dengan hati-hati, dan tentukan dengan jelas cara yang dapat diterima untuk membicarakan produk Anda.

Faktor Digital Branding / Online Branding

a. Pelanggan – Pencitraan merek di web dimulai dengan pelanggan. Kecenderungan pelanggan Anda, usia, jenis kelamin, ketersediaan, dll sangat penting untuk merancang strategi branding yang efektif.

b. Identitas merek – Branding juga dikaitkan dengan jenis identitas yang dimiliki merek. Dengan demikian, elemen visual branding yang berbeda seperti logo, tagline, dll memainkan peran penting dalam berbagi suara merek dengan audiens target. Hal ini berguna dalam menciptakan rasa ingin tahu, minat, afinitas, dan hubungan dengan prospek.

c. Pesaing – Analisis pesaing sangat penting untuk merancang strategi merek yang efektif di web. Ini memandu tentang saluran, strategi, dan praktik yang relevan, plus menyarankan cara yang lebih baik untuk menonjol dari kompetisi.

d. Pesan Online – Bagaimana suatu merek membagikan pesannya kepada pelanggannya sangat penting dalam kampanye merek secara online. Pesan harus mendukung visi merek, produk layanan, dan nilai pelanggan.

e. Lokasi – Memutuskan di mana bisnis Anda harus berbasis, menganalisis di mana audiens tinggal, jenis bahasa yang mereka gunakan, jenis detail spesifik lokasi adalah faktor penentu kampanye branding.

f. Orang – Cara orang atau karyawan yang bekerja untuk suatu merek memahami dan menyampaikan janji merek sangat penting untuk memastikan kesuksesan suatu merek. Oleh karena itu merek harus mendidik, melatih, memantau, dan merekrut orang yang tepat dalam organisasi.

g. Produk atau Layanan – Jenis produk atau layanan yang ditawarkan merek juga penting bagi efektivitas kampanye merek. Bagaimana suatu produk atau layanan memberi nilai tambah bagi kehidupan konsumen merupakan bagian integral dalam mengoptimalkan branding di web.

Demikian beberapa hal mengenai referensi buku ajar dengan judul Strategi Penerapan Digital Branding apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.