RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain. Namun, sebelum itu, Anda bisa menyimak pembahasan di bawah ini mengenai Yuk Kenali Strategi Pemasaran
Dalam mengembangkan suatu bisnis, salah satu hal penting yang harus kamu pikirkan dan rancang adalah strategi pemasaran. Suatu produk yang baik akan menjadi percuma jika tidak dibarengi dengan strategi pemasaran yang tepat.
Hal ini karena tanpa adanya strategi pemasaran yang tepat, maka akan sulit untuk menjual suatu produk bahkan mengembangkan bisnismu. Apalagi mengingat saat ini, jumlah pesaing yang sudah semakin tinggi di berbagai bidang bisnis termasuk dalam bisnis tas.
Untuk itulah, dalam hal ini mengetahui strategi pemasaran itu sangatlah penting. Sehingga Kamu bisa merancang strategi pemasaran bisnismu dengan baik.
Yuk Kenali Strategi Pemasaran
Ada banyak pendapat para ahli tentang pengertian dari strategi pemasaran, di antaranya:
A. Menurut Paul dan Guiltinan
Menurut Paul dan Guiltinan, strategi pemasaran adalah sebuah pola pikir yang digunakan untuk mengembangkan suatu bisnis atau perusahaan. Adapun cara yang digunakan adalah dengan menyatukan beberapa unsur pemasaran seperti segmentasi pasar, bauran marketing, posisi, sasaran, dan sebagainya.
B. Menurut Tjiptono
Menurut Tjiptono, strategi pemasaran adalah suatu alat yang direncanakan dan dirancang secara fundamental. Proses perancangan ini dilakukan sebagai upaya perusahaan untuk melakukan pengembangan keunggulan dalam bersaing melalui suatu program khusus dalam rangka melayani pasar secara berkesinambungan.
C. Menurut Philip Kotler
Pengertian strategi pemasaran menurut Philip kotler yaitu suatu cara dimana fungsi dari pemasaran menyelenggarakan kegiatannya agar bisa mencapai pertumbuhan yang menguntungkan dalam kegiatan penjualan pada level marketing mix.
D. Menurut Michael Baker
Pengertian strategi pemasaran menurut Michael Baker lebih sederhana. Strategi pemasaran menurut Michael yaitu suatu tujuan dasar dalam meningkatkan penjualan dan mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
E. Menurut Christian Homburg
Menurut Christian Homburg, strategi pemasaran adalah semua upaya yang dilakukan baik jangka pendek maupun panjang di bidang pemasaran.
Upaya ini berhubungan dengan analisis situasi awal strategis dari perusahaan, yang mana strategi tersebut diawali dengan perumusan. Kemudian evaluasi dan pemilihan strategi serta berkontribusi pada tujuan dari perusahaan atau bisnis
Fungsi Strategi Pemasaran
Secara umum, fungsi strategi pemasaran dibagi menjadi 4 poin utama, yaitu:
1. Meningkatkan Inovasi Pengembangan Bisnis
Dengan adanya strategi pemasaran, kamu bisa mengetahui kebutuhan konsumen. Mulai dari apa yang konsumen butuhkan dan inginkan saat ini hingga masa mendatang.
Dengan mengetahui kebutuhan konsumen ini, maka secara tidak langsung bisa memunculkan inovasi-inovasi baru untuk pengembangan bisnismu. Produk yang terus berinovasi menjadi lebih baik, biasanya akan jauh lebih diminati oleh masyarakat.
Contoh kecilnya yaitu konsumen sebenarnya tidak perlu membeli tas setiap bulannya. Namun dengan strategi pemasaran, kamu bisa memanfaatkan alasan tren tas terbaru untuk menarik minat konsumen.
2. Membuat Koordinasi Tim Lebih Efektif
Dengan adanya strategi pemasaran, maka koordinasi tim akan lebih efektif dan terarah. Hal ini karena strategi dapat membantu mengatur tugas setiap staf di setiap divisi dalam bisnis agar bisa bekerja sama untuk mencapai tujuan.
Misalnya, suatu bisnis terjadi kenaikan permintaan dari konsumen. Maka adanya strategi pemasaran dapat membuat koordinasi tim yaitu antara divisi pemasaran dan produksi sehingga kebutuhan konsumen dapat tercapai dengan baik.
3. Merumuskan Tujuan Perusahaan
Dalam sebuah bisnis, tujuan adalah hal penting yang harus ada sehingga bisnis dapat lebih terarah dan bisa berkembang ke depannya, atau bisa dikatakan bahwa bisnis tanpa tujuan tidak akan mampu berkembang.
Misalkan, kamu menentukan tujuan bisnis yaitu untuk mencapai target penjualan sekian persen. Maka, jika tujuan tersebut tercapai, nilai ekonomi perusahaanmu akan meningkat dan bisnismu pasti akan berkembang.
4. Mengawasi Kegiatan Pemasaran
Untuk menentukan strategi pemasaran kedepannya, Kamu juga dituntut untuk melakukan pengawasan apakah strategi yang Kamu gunakan tersebut sudah efektif atau tidak terhadap pemasaran.
Secara tidak langsung, hal ini berarti strategi pemasaran juga dapat berfungsi untuk mengawasi kegiatan pemasaran. Misalnya, mengawasi bagaimana kinerja setiap tim dalam mendukung perusahaan mencapai target penjualan, dan sebagainya.
5. Meningkatkan Penjualan
Meningkatkan penjualan adalah hasil akhir yang diharapkan dari pembuatan strategi pemasaran.
Itu karena ketika kita memasarkan suatu produk, kita akan turut mempromosikan produk tersebut dan mengajak orang lain untuk membeli dan menggunakannya.
Contoh Strategi Pemasaran
Berikut ini 5 contoh strategi pemasaran yang mungkin bisa kamu coba terapkan pada bisnismu, yaitu:
1. Memanfaatkan Mesin Pencarian Google
Memanfaatkan mesin pencarian google menjadi salah satu contoh strategi pemasaran terbaik yang bisa kamu coba. Hal ini berdasarkan pada fakta yang ada, di mana pembeli ketika akan membeli suatu produk kebanyakan akan melakukan pencarian dulu di internet tentang produk tersebut.
Bahkan, ada sekitar 74% pembeli yang akan melakukan hal tersebut. Pembeli akan mencari tahu tentang produk tersebut, mulai dari kualitas dan harga produk tersebut. Kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan penjualan produk kamu.
Dalam hal ini, Kamu bisa memanfaatkan SEO dan SEM agar produk mu bisa masuk ke mesin pencarian google. SEO atau Search Engine Optimization yaitu suatu usaha agar websitemu muncul di halaman pertama pencarian google.
2. Membuka Program Afiliasi
Contoh strategi pemasaran lainnya yang bisa kamu coba adalah membuka program afiliasi. Sistemnya yaitu kamu akan meminta orang untuk menjual produk mu, kemudian kamu akan memberikan komisi untuk orang tersebut dari hasil penjualan produknya.
Cara ini tentunya akan sangat membantu untuk meningkatkan promosi terhadap produk mu sehingga dapat dikenal oleh banyak orang kedepannya. Jadi, semakin banyak orang yang ikut di program mu, maka pasar yang kamu raih pun akan semakin besar.
Salah satu contoh bisnis yang menggunakan program ini yaitu Zalora.co.id. Zalora sendiri merupakan toko online fashion dan kecantikan, mulai dari aksesoris, tas, hingga produk kecantikan untuk pria dan wanita. Pelanggan baru akan mendapatkan diberikan komisi 6% dan pelanggan lama 4%. Cukup menarik, bukan?
3. Menggunakan Platform Media Sosial
Menggunakan media sosial menjadi salah satu contoh strategi pemasaran yang wajib lamu coba. Media sosial menjadi salah satu ajang promosi bisnis yang sudah terbukti ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam menggunakan cara ini, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengidentifikasi target pembeli. Selanjutnya kamu bisa membuat konten-konten menarik untuk menarik minat pembeli, mulai dari membuat video menarik hingga poster ajakan.
Hal ini karena konten yang bukan kebutuhan, biasanya pembaca akan langsung melewatinya. Apalagi jika konten tersebut hanya promosi, maka akan langsung dianggap sebagai iklan yang numpang lewat.
4. Memaksimalkan Konten
Contoh strategi pemasaran selanjutnya yang bisa kamu pertimbangkan yaitu dengan memaksimalkan penggunaan konten. Walaupun mungkin kamu sudah memanfaatkan iklan, namun sebaiknya kamu juga harus menggunakan konten.
Hal ini karena beberapa calon pembeli biasanya akan lebih tertarik untuk melihat konten daripada iklan. Dan seperti penjabaran sebelumnya, sebaiknya kamu memilih konten-konten yang mendidik dan menghibur berupa video ataupun artikel dengan penambahan promosi.
Dalam websitenya, kamu bisa melihat betapa menariknya konten-konten Hermes. Mulai dari event-event yang mereka adakan hingga koleksi tas yang mereka miliki.
5. Menggunakan Jasa Influencer
Menggunakan jasa influencer menjadi salah satu contoh strategi pemasaran yang wajib kamu coba. Influencer sendiri merupakan orang-orang yang memiliki followers banyak.
Nah, kamu bisa memanfaatkan followers tersebut untuk memperkenalkan produk ke khalayak ramai. Kamu bisa mulai mencari influencer, baik di YouTube, Instagram dan sejenisnya untuk menawarkan produk mu.
Dalam memilih influencer, kamu bisa mencoba influencer dengan followers atau subscribers mencapai puluhan ribu hingga jutaan. Namun, sebaiknya kamu juga memilih influencers yang memiliki konten sesuai dengan produk mu sehingga target pasar dapat tercapai.
Hal ini karena pastinya pengguna yang mengikuti akun tersebut dari kalangan pecinta kuliner. Jadi, jika ada produk tasmu yang muncul, maka bisa dipastikan mereka akan mengabaikanmu.
Elemen Strategi Pemasaran
Dalam strategi pemasaran, ada lima elemen yang harus kamu perhatikan. Lima elemen tersebut dikenal dengan 5P yaitu Product, Price, Promotion, Place, dan People. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan kelima elemen tersebut:
1. Product (Produk)
Elemen strategi pemasaran pertama terletak pada produknya. Dalam menentukan strategi pemasaran melalui produk ini, hal-hal yang bisa kamu pertimbangkan meliputi fungsi, tampilan, kualitas, hingga pengemasan dari produk tersebut.
Dalam pemilihan suatu produk, pelanggan akan mempertimbangkan kelebihan dan manfaat dari produk. Bahkan tidak jarang para pelanggan akan mencari terlebih dahulu di internet mengenai produk yang akan dibelinya.
Oleh karena itulah, sebaiknya kamu benar-benar mempertimbangkan fitur utama, manfaat, hingga keinginan pelanggan terhadap produk yang akan kamu tawarkan. Sehingga strategi pemasaran yang akan kamu jalankan dapat berhasil kedepannya.
2. Price (Harga)
Elemen harga ini berhubungan dengan strategi yang kamu gunakan dalam menetapkan harga produk maupun layanan yang akan kamu tawarkan, juga entang bagaimana harga yang sudah kamu tawarkan tersebut dapat mempengaruhi pelanggan.
Nah, dalam memutuskan harga yang akan kamu tawarkan ini, kamu bisa mengacu pada beberapa hal. Seperti harga jual produk di pasaran, diskon, metode pembayaran, kredit, hingga layanan lainnya. Sehingga perusahaan kamu tidak merugi, namun harga tersebut masih bisa diterima oleh pembeli.
3. Promotion (Promosi)
Strategi pemasaran erat kaitannya dengan promosi. Promosi ini merupakan segala aktivitas yang dilakukan agar bisnis dapat dikenal oleh banyak orang. Promosi ini dapat berupa iklan, menambah relasi, dan sponsor.
Dalam promosi, sebuah strategi pemasaran itu penting. Mengingat biaya produksi yang tidaklah rendah. Jadi sangat penting untuk menentukan apakah promosi yang kamu lakukan layak atau tidak dalam meningkatkan penjualan produk mu.
4. Place (Tempat)
Elemen strategi pemasaran yang perlu kamu perhatikan juga yaitu tempat. Tempat mengacu pada lokasi produk atau layanan bisnismu dilihat, dibuat, dijual, dan didistribusikan.
Dalam mempertimbangkan tempat ini, ada beberapa hal yang harus Kamu perhatikan. Dua diantaranya yaitu terjangkau, dan tidak terlalu banyak menguras biaya.
5. People (Orang-orang)
Elemen strategi pemasaran terakhir yaitu orang. Orang tersebut yaitu staf atau karyawan, tenaga penjualan, dan sebagainya.
Hal ini karena salah satu faktor keberhasilan suatu usaha adalah karena adanya sumber daya manusia yang kompeten. Salah satu contoh kompeten yaitu karyawan mampu memberikan pelayanan yang baik terhadap pelanggan. Sehingga pelanggan berminat untuk membeli produk mu.
Contoh strategi pemasaran
Berikut adalah 6 contoh strategi pemasaran, yang harus Anda ketahui;
1. Iklan berbayar
Pertama, contoh strategi pemasaran adalah iklan berbayar. Jika menggunakan iklan berbayar, perusahaan akan membayar penyedia ruang iklannya. Tujuannya supaya dapat menampilkan produknya di ruang yang sudah dibayarkan tersebut.
Harga yang dibayarkan oleh perusahaan umumnya akan ditentukan melalui proses negosiasi. Negosiasi akan dilakukan oleh penyedia ruang iklan dan tim pemasaran perusahan. Iklan berbayar ini terdiri dari beberapa kategori.
Seperti banner atau display, pay-per-click atau PPC, dan pay-per-impression atau PPI. Cara menggunakan iklan berbayar ini dinilai sangat efektif. Sebab perusahaan dapat menunjukan nama produk sekaligus perusahaannya kepada masyarakat dengan skala yang luas.
2. Pemasaran transaksional
Pemasaran transaksional juga menjadi salah satu contoh strategi pemasaran. Salah satu tantangan besar yang harus dihadapi suatu perusahaan adalah memenuhi target dari penjualan produk atau jasanya. Akan tetapi, keadaan dari strategi pemasaran transaksional ini dinilai cukup efektif dalam mengatasi masalah tersebut.
Perusahaan yang menggunakan contoh strategi pemasaran ini dapat menarik konsumen melalui hal-hal menarik. Misal dengan diskon, kupon belanja, promosi dan acara yang diadakan dalam skala besar.
3. Pemasaran media sosial
Selanjutnya, contoh strategi pemasaran adalah pemasaran melalui media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook dan lain sebagainya.
Media sosial adalah salah satu hal yang memiliki pengaruh penting di dalam kehidupan. Saat ini, bahkan media sosial sudah menjadi kehidupan kedua masyarakat. Contoh strategi pemasaran yang menggunakan media sosial adalah hal yang sangat menguntungkan. Pemasaran media sosial juga terbilang mudah dilakukan.
Tidak hanya akan mendapat target lebih banyak, contoh strategi pemasaran ini juga akan irit biaya. Banyak perusahaan yang sudah menerapkan strategi pemasaran ini. Hasilnya juga terbilang cukup efektif.
4. Pemasaran interaktif
Berikutnya, contoh strategi pemasaran adalah pemasaran interaktif. Strategi pemasaran interaktif akan melibatkan partisipasi dari para konsumen. Hal ini membuat konsumen ikut serta dalam proses pemasaran yang dilakukan perusahaan itu sendiri.
Contohnya perusahaan yang akan mencantumkan nama konsumen di dalam strategi pemasarannya. Bisa juga dilakukan sebuah kustomisasi lainnya dalam produk yang masuk kategori edisi terbatas.
Demikian hal mengenai referensi buku ajar dengan judul Yuk Kenali Strategi Pemasaran apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.
