Saat membaca sebuah buku, sering kali Anda mendapati rangkaian nomor yang ada di belakang cover buku. Jangan salah, serangkaian nomor ini bukan hanya sekadar pajangan untuk mempermanis tampilan. Namun, dari sanalah buku yang Anda baca saat ini dapat diakui keaslian dan kredibilatasnya. Serangkaian nomor atau kode ini biasa disebut dengan ISBN. Ingin tahu lebih lanjut tentang apa itu ISBN buku? Coba, simak pembahasan berikut ini!

Apa Itu ISBN?
ISBN adalah singkatan dari International Standard Book Number yaitu kode yang terdiri dari deretan angka sebanyak 13 digit yang digunakan untuk mengidentifikasi buku yang telah diterbitkan oleh penerbit. Kode ini bersifat unik, di dalamnya tersedia informasi seputar buku terkait judul, informasi penerbit dan kelompok penerbit yang tergolong dalam ISBN.
Lembaga yang berhak memberikan ISBN adalah Badan Internasional ISBN yang bertempat di London. Akan tetapi, penerbit Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke Inggris hanya untuk mengajukan permohonan ini, karena Perpustakaan Nasional Republik Indonesia juga memiliki hak untuk memberikan ISBN.
Fungsi ISBN yang Perlu Diketahui
Sebenarnya, fungsi ISBN itu untuk apa? Apakah sepenting itu sebuah buku untuk memiliki ISBN? Maka jawabannya adalah, Ya! Dengan memiliki ISBN akan ada 4 hal yang bisa Anda dapatkan, diantaranya:
- Dengan ISBN judul buku yang diterbitkan oleh sebuah penerbitan akan mendapatkan identitas resmi.
- ISBN akan menjamin kualitas dan kredibilitas dari buku yang dipasarkan, dan menjamin keaslian dari buku yang didistribusikan.
- Buku yang memiliki ISBN Perpunas akan terbantu dari segi promosi karena nomor ISBN yang didapatkan akan secara otomatis disebar luaskan oleh Badan Nasional ISBN Indonesia Jakarta maupun London.
- Terakhir, akan membantu dalam hal distribusi karena dengan adanya kode unik ISBN Perpusnas, buku akan terhindar dari kekeliruan dalam hal pemesanan.
Nah, bagi Anda yang masih ragu fungsi ISBN itu untuk apa? Poin di atas sudah menjawab segala kebingungan Anda. Sekarang, Anda bisa mulai bersiap untuk mendaftarkan judul buku agar segera mendapatkan ISBN Perpusnas. Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara mengurus ISBN buku? Untuk memahami alurnya, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui beberapa syarat pengajuan ISBN yang harus dipenuhi agar dapat mendaftarkan karya Anda.
Apa Syarat Pengajuan ISBN?
Pengajuan ISBN saat ini dilakukan secara online, tidak seperti dulu yang pengajuannya dilakukan secara langsung di tempat. Kini, hanya beberapa penerbit yang terdaftar sebagai anggota lama dan belum terbiasa dengan update terbaru pengajuan ISBN yang melakukanya secara langsung. Simak persyaratan terbaru pengajuan ISBN berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut.
1. Pegajuan Anggota Baru
Anda harus melengkapi surat pernyataan yang disertai dengan stempel penerbit dan bukti legalitas dari akta notaris atau penerbit. Jangan lupa, untuk menyertakan surat permohonan dengan nama lembaga dari judul buku yang akan diajukan. Selanjutnya, lampirkan pindaian berikut:
- Halaman judul
- Halaman copyright
- Halaman daftar isi
- dan, kata pengantar
2. Pengajuan Anggota Lama
Berbeda dengan syarat pengajuan untuk anggota baru, sebagai anggota lama, persyaratan yang Anda miliki akan jauh lebih sedikit. Lalu, apa saja syarat pengajuan ISBN untuk anggota lama?
- Mengirimkan lampiran fotocopy halaman copyright dan daftar isi.
- Penerbit diminta mengirimkan 2 eksemplar buku yang telah diterbitkan.
- Teliti lebih lanjut persyaratan bagi penerbit, yang mana harus memiliki bukti pindaian akta notaris sebagai bukti bahwa penerbit memiliki legalitas badan usaha dan hukum.
Selain itu, ada beberapa hal lain yang perlu Anda siapkan untuk mengurus ISBN, diantaranya:
- Untuk kepentingan penyusunan KDT atau Katalog dalam Terbitan nantinya, Anda perlu melampirkan salinan halaman prelims atau judul penuh dari buku, hak cipta, daftar isi, serta kata pengantar dan prakata.
- Berikan juga informasi lengkap terkait jumlah buku yang telah diterbitkan setiap tahunnya sebagai pertimbangan Perpustakaan Nasional dalam memberikan ISBN panjang dalam urutan proses produksi.
- Lampirkan surat pernyataan penanggung jawab penerbitan yang telah ditandatangani dan distempel.
Namun, perlu diingat, bahwa tidak semua jenis terbitan dapat diberikan ISBN. Maka dari itu, kenali terlebih dulu jenis-jenisnya sebelum mengajukan karya Anda ke ISBN Perpusnas. Setidaknya ada 10 jenis terbitan yang dapat diajukan ISBN dan tidak.
Jenis terbitan yang dipastikan lolos ISBN adalah jenis buku fisik atau monografi dan pamphlet, braille, peta, film dan video yang sifatnya mengedukasi, audiobooks yang tersedia dalam bentuk kaset, terbitan elektronik, salinan digital dari monograf, microform, perangkat lunak edukatif, publikasi mixed-media yang di dalamnya mengandung teks. Sementara 10 jenis terbitan lain yang tidak dapat diberikan ISBN, ada terbitan yang sifatnya tetap, iklan, printed music, dokumen pribadi, kartu ucapan, music video, perangkat lunak yang tidak mengandung unsur edukasi, bulletin elektronik, surel, dan permainan.
Berapa Biaya Pengurusan ISBN?
Bagi anda yang ingin segera mengurus ISBN, ini adalah kabar baik bagi Anda, karena biaya pengurusan ISBN saat ini gratis alias tidak dikenakan biaya apapun. Namun, akan berbeda jika Anda menerbitkan buku secara indie. Anda mungkin akan dikenakan biaya tertentu sesuai dengan penerbit yang Anda sewa jasanya. Rata-rata biaya pengurusan ISBN yang bisa dikeluarkan antara 300.000-400.000 rupiah.
Apakah Bisa Menerbitkan Buku Sendiri?
Untuk menembus pasar penerbit mayor memang cukup sulit. Terkadang, hal ini membuat Anda merasa frustasi dan mungkin bertanya-tanya apakah bisa menerbitkan buku sendiri? Maka jawabannya adalah ada, dengan cara menerbitkan secara indie, Anda bisa menerbitkan buku yang Anda impikan dengan mudah dan dapat menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.
Ada pula cara lain yang disebut self publishing. Dalam hal ini, Anda bukan hanya menulis, namun juga mengedit naskah, membuat ilustrasi cover, hingga mendistribusikannya secara mandiri. Anda bergerak sebagai seorang penerbit untuk diri sendiri. Ini bisa menjadi pilihan lain, jika anda ingin menerbitkan buku sendiri.
Apakah Bisa Mengurus ISBN Tanpa Penerbit?
Tertarik untuk menerbitkan karya secara indie, tapi masih memiliki kekhawatiran akan jaminan keamanannya dan Anda berpikir apakah ada cara mengurus ISBN tanpa penerbit? Bisa saja, tapi akan cukup merepotkan untuk Anda, Karena untuk mendaftarkan diri sebagai anggota ISBN hanya dapat dilakukan oleh penerbit, maka cara satu-satunya yang bisa diterapkan adalah, penulis harus membuat penerbitan atas namanya sendiri.
Berapa Lama Proses ISBN?
Anda tidak perlu risau tentang berapa lama proses ISBN, karena mengurus pengajuan satu ini tidak memakan terlalu banyak waktu. Cukup 5 hari kerja untuk penerbit mengajukan permohonan ISBN. Misal, jika penerbit mengjukan permohonan pada hari selasa, maka ISBN akan terbit pada hari Rabu minggu berikutnya. Setelahnya Anda dapat meninjaunya secara online. Perlu diketahui, bahwa setiap penerbit hanya bisa mengajukan 10 judul buku perhari. Jika lebih dari jumlah yang ditentukan maka sisanya akan diproses pada hari berikutnya.
Bagaimana Cara Mengecek ISBN Buku?
Judul buku Anda sudah terdaftar ISBN dan Anda ingin memastikan kode tersebut benar-benar bisa diakses. Tenang, Anda dapat mengecek ISBN buku Anda dengan mudah secara online. Anda hanya perlu mengikuti 3 langkah berikut ini:
- Kungjungi Situs Resmi Perpustakaan Nasional
Situs resmi Perpusnas dapat diakses melalui ponsel, komputer, maupun perangkat lain yang dapat terkoneksi dengan internet. Selanjutnya kunjungi laman www.isbn.perpusnas.go.id hingga muncul halaman yang menampilkan kolom pencarian. - Ketik Nomor ISBN dalam Kolom Pencarian
Berikutnya, masukkan 13 digit kode ISBN buku yang ingin dicari dalam kolom pencarian yang tersedia. Kode ISBN biasanya ada di bagian belakang cover, tepatnya di pojok kanan bawah. Pastikan nomor yang dimasukkan benar, baru kemudian tekan tombol cari untuk memunculkan hasil. - Menunggu Hasil Pencarian ISBN
Hasil akan ditampilkan pada laman baru yang akan menampilkan seluruh informasi terkait detail buku yang dicari, meliputi nama penulis, judul buku, nomor seri yang dimiliki, hingga penerbit yang menaungi.
Setelah membaca langkah di atas, tidak perlu bingung lagi bagaimana cara mengecek ISBN buku. Tinggal ikuti langkah-langkahnya, dan semua detail informasi yang Anda inginkan akan tersaji.
Penutup
Bila sebuah karya ingin diakui kredibilitasnya, ISBN adalah hal pertama yang perlu dimiliki setelah menyelesaikan tulisan. Sekarang, Anda dapat mengikuti penjelasan di atas, tentang bagaimana cara mengurus ISBN buku, mengetahui fungsi ISBN itu untuk apa, dan berapa lama proses ISBN.
Kemudian, Anda dapat mulai mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan ISBN ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, atau mempertimbangkan apakah Anda bisa menerbitkan buku sendiri? Jika, ya, Anda dapat menerapkan tips bagaimana cara mengurus ISBN tanpa penerbit, dan bagaimana cara mengecek ISBN buku Anda jika sudah disetujui. Atau pilihan lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan admin Ruang Buku.
