Buku Bahan Ajar

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Buku Bahan Ajar.

Buku Bahan Ajar

Secara umum, menurut Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atau Dikti, pengertian buku ajar adalah buku yang dijadikan pegangan untuk mata kuliah yang disusun dan ditulis oleh pakar di bidangnya. Tentu saja, di dalam buku ajar tersebut harus memuat bidang yang memenuhi buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan.

Selain itu, pengertian buku ajar juga bisa dipahami sebagai buku pelajaran dalam bidang studi tertentu yang merupakan buku standar yang disusun oleh pakar dalam bidangnya. Maksud disusunnya pengertian buku ajar harus memuat maksud dan tujuan instruksional yang juga dilengkapi dengan sarana pengajaran yang mudah dipahami.

Di dalam buku ajar, juga harus terdapat berbagai sarana pengajaran yang serasi yang mana akan diterima oleh para pemakainya di sekolah-sekolah atau di perguruan tinggi, sehingga dapat menunjang suatu program pembelajaran yang sesuai dengan buku ajar tersebut.

Pengertian buku ajar juga biasanya digunakan untuk mendukung terciptanya lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Biasanya, buku ajar ini berisi tentang materi pembelajaran yang sifatnya instruksional dan di dalamnya terdapat materi yang berisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari.

Fungsi Buku Ajar

Setelah memahami pengertian buku ajar, perlu diketahui jika terciptanya buku ajar ini memiliki banyak fungsi, tujuan, dan kegunaan atau manfaat untuk mendukung suksesnya proses pembelajaran. Menurut Nasution dalam Prastowo (2012), pengertian buku ajar memiliki beberapa fungsi, tujuan, dan manfaat atau kegunaan buku ajar, yaitu:

  1. Fungsi Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar memiliki fungsi sebagai bahan referensi atau bahan rujukan yang dijadikan pegangan oleh peserta didik untuk memahami materi pembahasan atau materi pelajaran.

– Buku ajar berfungsi sebagai bahan evaluasi yang baku.

– Buku ajar berfungsi sebagai alat bantu pendidik dalam melaksanakan kurikulum yang diterapkan dalam proses pembelajaran atau kondisi belajar mengajar (KBM).

– Buku ajar sebagai sarana untuk meningkatkan karier dan jabatan.

  1. Tujuan Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar memiliki tujuan untuk dapat memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran.

– Buku ajar memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengulangi pelajaran yang sudah disampaikan atau mempelajari materi pada pelajaran baru.

– Buku ajar memiliki tujuan yakni menyediakan materi pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.

  1. Manfaat dan Kegunaan Buku Ajar
    – Pengertian buku ajar baik dari segi manfaat dan kegunaannya adalah untuk membantu peserta didik dalam melaksanakan kurikulum. Hal ini karena buku ajar disusun berdasarkan kurikulum dan juga Rencana Pembelajaran (RPP), atau Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) atau yang juga disebut sebagai silabus yang sudah diatur.
    – Buku ajar bermanfaat sebagai pegangan guru dalam menentukan metode pengajaran.

– Buku ajar memiliki manfaat yakni memberi kesempatan bagi peserta didik untuk dapat mengulangi pelajaran atau mempelajari materi yang baru.

– Buku ajar memiliki kegunaan untuk memberikan pengetahuan bagi peserta didik maupun pendidik.

– Buku ajar memiliki manfaat sebagai penambah nilai angka kredit untuk mempermudah kenaikan pangkat dan golongan.

– Buku ajar menjadi sumber penghasilan jika diterbitkan.

Oleh sebab itu, pengertian buku ajar ini harus diciptakan atau ditulis sesuai dengan fungsi, tujuan, manfaat, dan juga kegunaannya yakni sebagai buku pelajaran dan sebagai bahan ajar yang tepat, sehingga pendidik dapat terbantu dalam menyiapkan materi pembelajaran dan siswa juga mendapat pegangan untuk mempelajari pelajaran.
  1. Manfaat Buku Ajar Menurut Depdiknas
    Selain manfaat buku ajar seperti yang disampaikan oleh Nasution dalam Prastowo, manfaat buku ajar juga disampaikan oleh Depdiknas. Berikut manfaat pengertian buku ajar yang disampaikan versi Depdiknas.

– Buku ajar mampu membantu dosen atau guru atau pendidik dalam proses pembelajaran.

– Buku ajar mampu memudahkan pendidik dalam menyiapkan atau dalam penyajian materi saat pembelajaran di kelas.

– Buku ajar memiliki manfaat untuk dapat membimbing mahasiswa atau siswa atau peserta didik saat belajar dengan waktu yang lebih banyak dan lebih jelas.

– Adanya buku ajar membuat mahasiswa, siswa, atau peserta didik tidak ketergantungan pada dosen, guru, atau pendidik mereka.

– Buku ajar mampu menumbuhkan motivasi mahasiswa, siswa, atau peserta didik dalam melakukan pengembangan diri, terutama di dalam memahami materi yang terdapat di dalam buku ajar tersebut.

Jenis Buku Ajar

Ada pendapat yang menyebut bhawa buku ajar terdiri dari 4 jenis. Namun ada juga yang menyebutkan jenisnya berjumlah 7. Mengutip dokumen yang dipublikasikan di digilub.unimed.ac.id, berdasarkan Ellington dan Race, jenis buku ajar adalah sebagai berikut.

1. Buku ajar cetak contohnya handout, lembar kerja, dan buku ajar mandiri
2. Buku ajar display yang tidak diproyeksikan seperti poster, model dan foto. Kemudian  buku ajar display yang diproyeksikan contohnya slide suara
3. Bahan ajar display diam
4. Buku ajar audio
5. Bahan ajar audio yang dihubungkan bahan visual diam
6. Buku ajar video
7. Buku ajar komputer

Menurut Abdul Majid, jenis buku ajar yang dikelompokkan menjadi 4 terdiri dari:

1. Buku ajar cetak atau printed contohnya buku, handout, modul, LKS, brosur, model/maket, dan sebagainya
2. Buku ajar dengan audio misalnya rekaman kaset, siaran radio, CD audio, dan piringan hitam
3. Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti VCD/DVD, film, dan TV
4. Bahan ajar interaktif contohnya compact disk interaktif contohnya compact disk interaktif, komputer multimedia, program telekonferensi

Cara menulis buku ajar

  1. Perhatikan Format Buku Ajar
    Buku ajar atau lecture notes merupakan pegangan yang digunakan dalam proses pembelajaran.
    Batasan buku ajar adalah silabus dan kurikulum. Jadi dalam menulis buku ajar harus memperhatikan apakah sudah sesuai silabus dan kurikulum atau belum.
    Menulis buku ajar tidak bisa sembarang. Terdapat format atau kaidah yang perlu diperhatikan.
    Buku ajar harus:
  • Format sesuai dengan format UNESCO, dengan ukuran lebar 15.5 cm dan tinggi 23 cm
  • Disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester
  • Ketebalan minimal 200 halaman, sesuai kebutuhan belajar yang tercantum dalam Pembelajaran Semester
  • Memiliki (ISBN) dari penerbit anggota IKAPI atau asosiasi penerbit perguruan tinggi
  • Dalam penyajian buku ajar gunakan prinsip-prinsip Technological Pedagogical Content Knowledge
  • Ditulis dengan gaya bahasa semi-formal yang melibatkan dan memotivasi pembaca (mahasiswa)
  • Menyediakan ilustrasi, studi kasus, atau soal-soal latihan, serta soal-soal untuk umpan balik bagi mahasiswa
  • Diketik dengan spasi 1.5, dengan huruf serif, semisal times new roman/cambria dengan ukuran 11 pt atau 12 pt.
  • Penyajian gambar atau grafik dapat dibaca dengan jelas, gambar disarankan berukuran resolusi lebih besar dari 300 dpi
  • Struktur kalimat mengikuti kaidah Bahasa Indonesia sesuai (PUEBI)
  • Penulisan atau penyajian daftar pustaka/rujukan, sitasi, tabel, gambar, grafik, dll. menggunakan sebuah standar yang konsisten, misalnya menggunakan APA, IEEE, Harvard, ISO, atau lainnya
  • Menyertakan beberapa pendapat atau mengutip hasil penelitian sesuai dengan bidangnya
  • Mengakomodasi hal-hal/ide-ide baru
  • Buku ajar mencantumkan hasil review, ulasan, atau dukungan dari pakar atau rekan sejawat sesuai bidang ilmunya
  • Bukan karya plagiarism
  • Mengandung konten yang terkait dengan isu-isu revolusi industri 4.0
  • Tidak menyimpang dari falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  1. Langkah Menulis Buku Ajar
    Terdapat prinsip dasar yang digunakan dalam membuat buku yaitu landasan keilmuan dan keterbacaan dan tata bahasa.

Ketika memulai menulis buku ajar, pertanyaan-pertanyaan semacam di bawah ini sudah mendapatkan jawaban. Artinya sang penulis sudah memikirkannya dengan matang.

  • Apa yang dibahas dalam buku ajar?
  • Mengapa topik yang dipilih tersebut penting untuk dibahas?
  • Siapa sasaran atau target pembaca nya?
  • Apakah terdapat diferensiasi?
  • Apakah ada kolaborasi; konseptual/teoritis & praktis/aplikatif/contoh?
  • Apakah bahasa yang digunakan komunikatif?
  • Apakah diperbarui secara berkala?
    Karakteristik Buku Ajar
    Untuk membuat pengertian buku ajar yang baik dan juga bermanfaat bagi penggunanya, maka buku ajar memiliki karakteristik yang harus dipenuhi. Ada beberapa karakteristik dari pengertian buku ajar menurut para ahli, yaitu menurut Prastowo dan Menurut Tarigan.
  1. Karakteristik Buku Ajar Menurut Prastowo
    Berikut adalah karakteristik buku ajar oleh Prastowo (2014):

– pengertian buku ajar adalah buku yang formal, buku ajar diterbitkan oleh penerbit tertentu yang memiliki ISBN (International Standard Book Number),

– dalam pengertian buku ajar, penyusunannya memiliki dua misi utama, yaitu untuk mengoptimalisasi pengembangan pengetahuan deklaratif, pengetahuan prosedural, dan pengetahuan tersebut harus menjadi target utama dari buku pelajaran yang digunakan di sekolah,

– pengertian buku ajar harus dikenbangkan oleh penulis dan penerbit buku dengan mengacu kepada apa yang sedang menjadi program oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, ada tiga ketentuan penting yang harus diperhatikan dalam menyusun pengertian buku ajar, yaitu:

– pengertian buku ajar harus sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional yang sedang berlaku,
– buku ajar harus berisi mengenai orientasi terhadap keterampilan proses yang menggunakan pendekatan kontekstual, teknologi, masyarakat, demonstrasi, dan juga eksperimen,

– buku ajar harus memberi gambaran yang jelas mengenai keterkaitannya dengan disiplin ilmu lainnya.

  1. Karakteristik Buku Ajar Menurut Tarigan
    Sementara itu, menurut Tarigan (2009), pada dasarnya pengertian buku ajar harus memiliki karakteristik, landasan, prinsip, dan sudut pandang tertentu yang ideal dan memenuhi kriteria sebagai berikut:

– buku ajar harus melandasi konsep-konsep yang digunakan di dalam buku dan harus jelas,

– buku ajar harus relevan dengan kurikulum yang berlaku,

– buku ajar harus mampu menarik minat baca penggunanya,

– buku ajar harus mampu memberi motivasi kepada para penggunanya,

– buku ajar harus mampu menstimulasi aktivitas siswa,

– buku ajar harus memuat tentang ilustrasi yang mampu menarik penggunanya,

– buku ajar harus memuat tentang pemahaman dan harus menggunakan komunikasi yang tepat,

– buku ajar harus menunjang isi dari mata pelajaran tertentu,
Contoh Isi Buku Ajar
Ada beberapa contoh pengertian buku ajar yang populer dan digunakan oleh pengajar atau peserta didik yang menempuh mata kuliah tertentu. Di bawah ini adalah beberapa contoh buku ajar dari Penerbit Deepublish.

  1. Buku Menulis Esai Berbahasa Inggris Itu Mudah: Untuk Semua Jurusan, Terutama Mahasiswa Sosiologi oleh Fu’ad Sholikhi, M.Pd.
  2. Buku Matematika Farmasi Dasar oleh Apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  3. Buku Ajar Pengantar Lingkungan oleh Firman, S.PD., M.T., dan Hilda Alkatiri, S.T., M.T.
  4. Buku Pengantar Studi Seni Rupa oleh Edwin Buyung Syarif, M.Sn., dan Prof. Drs. Jakob Sumardjo.
  5. Buku Metode Penelitian oleh Masayu Rosyidah, S.T., M.T., dan Rafiqa Fijra, S.T., M.Sc.

– buku ajar harus menghargai perbedaan individu,

Jadi itulah, hal - hal mengenai jasa pembuatan buku bahan ajar. Kurang lebih nya maaf ya kalau ada salah penulisan, Jika kurang paham kalian bisa menghubungi kami.

Demikian referensi buku ajar dengan judul buku bahan ajar apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.