RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai 4 aspek penulisan buku ajar.
Halo Teman-teman kalian tahu tidak kalau penyusunan buku ajar harus memenuhi beberapa aspek yang meliputi materi, penyajian, bahan, dan teknik sitasi. Setiap aspek dijelaskan sebagai berikut:
a. Materi
i. Kelengkapan untuk setiap bab harus memuat gambaran umum (overview); konsep; definisi; prosedur; teorema; sifat-sifat; isu-isu kontemporer; ilustrasi; contoh; rangkuman; glosarium dan konsep-konsep penting pada akhir bab; soal-soal pengayaan atau pendalaman dengan berbagai jenis soal; uraian singkat untuk mendeskripsikan karya buku untuk tujuan promosi.
ii. Kebaruan materi Buku Ajar yang berbasis jurnal ilmiah baik dari aspek kebaruan, konsep, teori, contoh-contoh dan ilustrasi.
iii. Akurasi: konsep, definisi, alogaritma, teorema, sifat-sifat, isu-isu, gambaran umum, contoh soal, rangkuman yang berupa poin-poin, dan soal-soal diuraikan secara tepat
iv. Pemecahan masalah: materi yang disajikan memunculkan aspek pemecahan masalah dengan paradigma problem solving.
v. Penalaran dan pembuktian disajikan dengan memunculkan aspek penalaran dan pembuktian
vi. Komunikasi disajikan dengan aspek komunikasi seperi menyediakan tugas dan aktivitas
vii. Keterkaitan yang menyajikan aspek keterkaitan antara bagian yang sedang dipelajari dengan bagian lain
viii. Keterkaitan antara konsep dengan gambar, grafik, tabel dan ilustrasi
ix. Materi tidak tumpang tindih dengan bab lainnya
x. Soal kontekstual yaitu masalah-masalah kontekstual disajikan untuk mengawali atau memperkenalkan bab, memotivasi, membimbing dan mengarahkan untuk penarikan simpulan dan generalisas.
b. Penyajian
Penyajian Buku Ajar perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
i. Kemampuan persyaratan yaitu materi dan kemampuan prasyarat yang harus dimiliki mahasiswa (prior knowledge) untuk mempelajari buku ajar.
ii. Penggunaan produk teknologi yaitu definisi dan konsep yang melibatkan produk teknologi yang digunakan untuk problem solving, aktivitas observasi, eksplorasi dan investigasi
iii. Kebermaknaan dan manfaat, yaitu penyajian bab menggunakan konteks yang dekat dengan lingkungan mahasiswa.
iv. Proses pembentukan pengetahuan melalui aktivitas eksplorasi, observasi, inkuiri, investigasi, konjektur (memberikan dugaan), dengan generalisasi, abstraksi, dan aplikasi (penerapan).
v. Penampilan visual meliputi penyajian rumus, gambar, tabel, peta, ilustrasi yang bervariasi.
c. Bahasan dan Keterbacaan
Aspek bahasa dan keterbacaan berkaitan dengan penggunaan Bahasa yang digunakan saat penulisan buku ajar sehingga penulis perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
i. Ragam Bahasa meliputi tata bahasa (struktur); bentuk kata dan diksi (pemilihan kata); ejaan yang disempurnakan untuk Bahasa Indonesia berpedoman sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
ii. Bahasa yang digunakan harus jelas, lugas, dan tidak ambigu
iii. Bahasa yang digunakan harus bersifat komunikatif dan efektif
d. Teknik Perujukan atau Sitasi
Perujukan atau sitasi dilakukan menggunakan teknik–teknik sitasi yang lazim digunakan dalam bidang akademik, yaitu paraphrasing, summarizing dan wording sebagai berikut:
i. Paraphrasing adalah proses pengungkapan kembali suatu tuturan dari suatu sumber pustaka dengan menambah ekspresi di dalam penyampaian suatu gagasan tersebut tanpa mengubah pengertiannya.
ii. Summarizing adalah menyarikan uraian dari suatu sumber yang dirujuk menjadi lebih ringkas dan padat dengan menggunakan narasi deskriptif yang ditulis oleh penulis sendiri, namun tetap perlu dilengkapi dengan identitas sumber yang dirujuk.
iii. Wording adalah mengutip pernyataan sesuai dengan kata asli dari sumber yang dirujuk. Bila terdapat kesalahan konsep Di dalam pernyataan tersebut, maka penulis memberi tanda [sic] yang artinya penulis mengetahui kesalahan tersebut.
Selain itu ada juga beberapa aspek penyusun buku ajar: Mari iki pahami materi di bawah ini yukk!!!
4 Aspek Penulisan Buku Ajar
Aspek Materi
aspek materi dalam bahan ajar yang dikembangkan guru hendaknya memerhatikan beberapa hal.
Pertama, kesesuaian kurikulum. Kedua, kesesuaian materi dengan tujuan pendidikan. Ketiga, kebenaran materi menurut ilmu yang diajarkan. Keempat, kesesuaian materi dengan perkembangan kognisi peserta didik.
Berdasarkan pemaparan tersebut, aspek materi yang disajikan dalam buku ajar perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai serta harus memperhatikan kebenaran materi yang disusun.
Selanjutnya aspek materi yang perlu diperhaikan dalam bahan ajar meliputi empat hal. Pertama buku ajar harus memuat materi minimal hal yang perlu dikuasai oleh peserta didik. Kedua materi ajar harus relevan dengan tujuan pendidikan. Ketiga materi ajar harus disusun sesuai jenjang pendidikan peserta didik. Keempat isi dari materi tersebut tidak mengandung muatan politis maupun hal yang berbau sara.
Berdasarkan penjelasan di atas dapatah dipahami bahwa aspek materi sangat penting sekali dalam penyusunan bahan ajar, karena pada dasarnya tidak akan ada bahan ajar tanpa adanya materi pembelajaran, dengan demikian materi merupakan aspek pokok dalam penyusunan bahan ajar.
Aspek Penyajian Materi
Berdasarkan aspek penyajian, jasa bahan ajar yang hendak dikembangkan guru hendaknya perlu memerhatikan beberapa hal sebagai berikut.
Tujuan pembelajaran harus dinyatakan secara eksplisit. Jadi penyajian tersebut disampaikan secara terus terang dan tidak berbelit-belit, hal tersebut menghindari kesalahpahaman mengenai materi pembelajaran.
Penahapan pembelajaran hendaknya dilakukan berdasarkan tahapan model tertentu yang dipilih dan digunakan guru dalam pembelajaran. Jadi, materi yang disajikan mengikuti model pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas.
Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah kita pahami bahwa penyajian materi merupakan aspek penting dalam penyusunan bahan ajar. Bahan ajar harus disusun secara sistematis dan membangkitkan minat siswa sehingga peserta didik dapat mudah memahami materi. Sebab dengan baiknya penyajian materi dalam suatu bahan ajar akan dapat mempermudah guru maupun peserta didik saat pembelajaran.
Aspek Grafika
Aspek grafika merupakan bagian dari buku pelajaran yang berkenaan dengan fisik buku, meliputi ukuran buku, jenis kertas, cetakan, ukuran huruf, warna, dan ilustrasi, yang membuat siswa menyenangi buku yang dikemas dengan baik dan akhirnya juga meminati untuk membacanya.
Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa aspek grafika yang disajikan dalam buku ajar perlu memperhatikan jenis kertas yang digunakan. Hal tersebut karena bahan ajar yang digunakan secara berkala, harus terbuat dari material yang baik. Sehingga peserta didik dapat menggunakannya dengan nyaman.
Selain itu aspek grafika atau ilustrasi pada buku ajar meliputi dua hal. Pertama buku ajar perlu relevan dengan konsep yang akan disusun. Kedua buku ajar tersusun secara jelas. Jadi berdasarkan pemaparan tersebut, aspek grafika yang disajikan dalam buku ajar harus tersusun secara jelas.
Sehingga yang tergambar pada referensi buku ajar tersebut dapat membantu memperjelas materi.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita pahami bahwa yang dimaksud dengan aspek grafika dalam penyusunan bahan ajar adalah menyangkut dengan tampilan fisik dari bahan ajar yang nantinya akan dibuat atau dicetak. Tampilan fisik tersebut berupa jenis kertas yang digunakan, ukuran huruf, warna, serta tata letak ilustrasi atau gambar.
Aspek Bahasa dan Keterbacaan
Bahasa yang digunakan dalam penyusunan bahan ajar harus disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik yakni tidak terlalu rumit sehingga bahan ajar mudah dipahami.
Aspek bahasa hendaknya dipenuhi dalam penyusunana bahan ajar. Pertama bahasa yang digunakan harus bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia. Kedua kalimat yang digunakan disesuaikan dengan pengetahuan dan perkembangan peserta didik. Ketiga istilah atau kosakata yang disusun hendaknya mempermudah pemahaman peserta didik. Kesesuaian antara bahasa dan tingkat pendidikan akan mempermudah proses pembelajaran.
Berdasarkan penjelasan di atas dapatlah dipahami bahwa bahasa dan keterbacaan merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan bahan ajar. Selain itu kalimat yang digunakan hendaknya komunikatif Sehingga peserta didik mudah dalam memahami suatu bacaan.
Demikian wawasan mengenai referensi buku ajar dengan judul 4 aspek penulisan buku ajar apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.
