RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai jasa pembuatan buku modul.
Jasa pembuatan buku modul
Pengertian buku Modul
Pendidik tentu menghargai pentingnya mempelajari modul yang membimbing mereka untuk mengajar di kelas. Definisi modul pembelajaran itu sendiri sangat bervariasi , karena ahli memberikan definisinya sendiri. Nah, dibawah ini akan di ulas beberapa pengertian modul pembelajaran menurut para ahli.
- Menurut Winkel
Winkel mendefinisikan bahwa pengertian modul pembelajaran dapat diartikan sebagai program studi belajar mengajar.Modul pembelajaran menurutnya diartikan sebagai satuan program terkecil yang dapat dipelajari secara mandiri, perseorangan ataupun dipelajari langsung oleh siswa sendiri.
- Nana Sudjana
Lain dengan pendapat Nana Sudjana yang memaknai pengertian modul sebagai alat ukur yang lengkap. DImana modul pembelajaran ini memiliki peran dan tugas secara mandiri. Karena dapat dipergunakan untuk kesatuan dari seluruh unit laiinnya.
Tahukah kamu jika ternyata modul pembelajaran sebagai bentuk kesatuan kegiatan belajar yang tersusun rapi agar peserta didik pun bisa mencapai tujuannya lebih mudah.
Dalam perspektif lain, modul pembelajaran dapat diartikan sebagai paket program pembelajaran yang memiliki banyak sekali komponen penting. Beberapa komponen yang ada di dalamnya diantarannya terdapat metode pembelajaran, tujuan pembelajaran, alat atau media pembelajaran, bahan ajar dan termasuk system evaluasinya.
- Menurut Anwar
Berbeda dengan pendapat Anwar, yang mendefinisikan bahwa modul pembelajaran menekankan pada bahan ajar yang dibuat secara tersistematis.
Secaraisi pun dikemas lebih komprehensif, menarik, dan memiliki metode dan evaluasi yang memiliki kemanfaatan untuk mencapai tujuan, yaitu mencapai kompetensi yang diinginkan.
- Menurut Wijaya
Pengertian modul pembelajaran juga dapat diartikan sebagai satuan kegiatan belajar yang terencana sekaligus tersistematis.
Umumnya modul ini pun dibuat dengan tujuan siswa dalam mencapai proses atau tujuan belajar tertentu. selain itu, modul juga sebagai modul paket program yang pada dasarnya diperuntukan untuk kepentingan belajar
- Menurut Vembriarto
Menurut Vembriarto mengartikan modul secara garis besar tidaklah terlalu berbeda. dimana modul pembelajaran sebagai paket pembelajaran yang memiliki konsep bahan pembelajaran.
Dimana secara tujuan akhir, menginginkan adannya tujuan terhadap peserta didiknya. Misalnya menguasai satu unit pembelejaran satu ke unit pembelejaran yang lain.
Kesimpulan
Secara garis besar, pengertian modul dapat diartikan sebagai modul pembelajaran yang dikemas dalam bahan ajar. Tentu saja dari hasil cetak buku ajar disusun secara sistematis, menarik dan mudah untuk dipelajari secara mandiri.
Digunakan untuk apa dan siapa sih buku modul itu ?
Dalam kegiatan mengajar, tenaga pendidik memiliki banyak pilihan media mengajar. Media ini sebagai alat bantu bagi para pengajar untuk bisa menyampaikan materi dengan baik dan benar. Yakni runtut, mudah dipahami, dan juga disampaikan sejelas-jelasnya.
Salah satu media mengajar yang umum digunakan oleh para pengajar, khususnya tenaga pendidik dari kalangan guru adalah modul pembelajaran. Adapun pengertian modul secara sederhana diartikan sebagai salah satu bentuk sumber mengajar.
Modul disusun oleh sebuah kelompok maupun individu pembelajaran, yang kemudian disusun dengan sistematika yang rapi. Selanjutnya akan dicetak, hasil cetakan ini kemudian dijadikan pegangan tenaga pengajar sekaligus kepada para siswa.
Keberadan modul pembelajaran ini kemudian memungkinkan seisi kelas untuk tetap dapat belajar. Sekalipun guru yang mengajar di kelas tersebut tidak dapat mengisi karena satu dan lain hal. Sehingga kegiatan pembelajaran tetap bisa berjalan.
Ciri-ciri Modul
- Dapat dipelajari secara mandiri oleh siapa saja.
- Tujuan pelajaran dirumuskan secara khusus, bersumber pada tingkah laku.
- Membuka kesempatan kepada siswa untuk maju berkelanjutan menurut kemampuannya masing-masing.
- Paket pengajaran yang bersifat self-learning membuka kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dirinya secara optimal.
- Memiliki daya informasi yang cukup kuat. Unsur asosiasi, struktur, dan urutan bahan pelajaran terbentuk sedemikian rupa sehingga peserta didik secara spontan mempelajarinya.
- Terdapat petunjuk yang jelas dengan satu kesatuan evaluasi pada setiap akhir sesi pembelajaran
Dalam pelaksanaan pembelajaran, modul juga memiliki kelebihan dan kekurangan.
Kelemahan pembelajaran dengan menggunakan modul ialah:
- Biaya pengembangan bahan tinggi dan waktu yang dibutuhkan lama.
- Menentukan disiplin belajar yang tinggi yang mungkin kurang dimiliki oleh siswa pada umumnya dan siswa yang belum matang pada khususnya.
- Membutuhkan ketekunan yang lebih tinggi dari fasilitator untuk terus menerus mamantau proses belajar siswa, memberi motivasi dan konsultasi secara individu setiap waktu siswa membutuhkan.
Meski begitu, modul juga memiliki kelebihan menggunakan modul.
- Motivasi peserta didik dipertinggi karena setiap kali peserta didik mengerjakan tugas pelajaran dibatasi dengan jelas dan yang sesuai dengan kemampuannya.
- Sesudah pelajaran selesai pengajar dan peserta didik mengetahui kemampuan peserta didik yang berhasil dengan baik dan mana yang kurang berhasil.
- Peserta didik mencapai hasil yang sesuai dengan kemampuannya.
- Beban belajar terbagi lebih merata sepanjang semester.
- Pendidikan lebih berdaya guna.
Adapun Teknik yang perlu anda ketahui jika ingin modul anda terstandarisasi
Teknik Menulis Modul – Standar Margin
Teknik menulis modul yang terstandar dapat menggunakan kertas A4 atau F4. Adapun format rinci jika menggunakan A4 atau kuwarto. Margin atas 2,5cm, majin melihat kiri 3 cm, sedangkan marjin sisi kanan bawah 2 cm dan 2,5 cm. Margin jika menggunakan folio (F4) marjin atas 2 cm, kiri 2,5 cm, kanan 2 cm dan marjin bawah 2cm.
Teknik Menulis Modul – Ukuran Huruf
Penulisan modul yang terstandar ditulis menggunakan ukuran huruf normal. Jika ingin menggunakan Folio (F4) gunakan font 10 atau 11. Standar normal gunakan spasi antar baris 1 atau 1,15 saja. Berbeda jika Anda ingin menggunakan kwarto (A4), maka gunakan huruf yang digunakan menggunakan ukuran 11 atau 12. Terkait dengan spasi antar baris, bisa menggunakan 1,5.
Ketika Anda menulis judul dan sub judul tidak boleh sembarangan. Pastikan untuk menggunakan ukuran 15 atau 16. Sedangkan untuk penulisan sub bab, menggunakan ukuran lebih kecil yaitu 13 atau 14 font. Besar ukuran font berfungsi sebagai pembeda antar penulisan bab ke sub bab. Terkait jenis huruf, bisa menggunakan beberapa pilihan, bisa menggunakan Calibri, times new roman atau arial. Prinsipnya, pilihlah jenis yang mudah dibaca dan lazim.
Menguasai Ciri-ciri modul
Sebenarnya modul memiliki beberapa ciri, khususnya dalam penulisan naskah. Naskah ditulis menggunakan bahasa sederhana. karena modul ditulis berdasarkan mata kuliah yang diajarkan, maka dari konteks isi sarat dengan ilmu pengetahuan. Pastikan modul ditulis tepat pada sasaran, yaitu sasaran pembelajaran yang tengah diampu.
Menguasai Format Modul
Berdasarkan penulisan, modul dibuat sesuai dengan sistematika. Secara sistematika, modul dibuat dengan membuat tinjauan mata kuliah, pendahuluan, materi pembelajaran, latihan, rangkuman dan tes informatif. Adapun dibagian akhir, juga terdapat umpan balik/tindak lanjut, kunci tes formatif dan daftar pustaka.
Format pertama tentang tinjauan mata kuliah, berisi materi pelajaran. Apa saja isi di dalamnya? Diantaranya memaparkan tentang sasaran pembelajaran, urutan penyajian, deskripsi mata kuliah dan kegunaan matakuliah.
Format kedua bagian pendahuluan. Di bagian pendahuluan memaparkan beberapa poin penting, yaitu memaparkan sasaran pembelajaran yang akan digoalkan, memaparka pula manfaat dari modul. Hal yang tidak kalah penting, di bagian pendahuluan Anda juga perlu memasukan ruang lingkup, petunjuk khusus dan urutan pembahasan.
Format ketiga bagian materi pembelajaran. Dibagian materi pembelajaran inilah Anda menuangkan isi yang ingin disampaikan. Inti dari pembuatan modul, karena di sini terdapat beberapa topik yang sesuai dengan mata pelajaran. Umumnya diuraian berdasarkan dalam bentuk bab dan sub bab.
Format keempat adalah lembar latihan. Syarat teknik menulis modul dibagian keempat adalah, membuat latihan soal. Di lembar latihan juga melengkapi dengan lembar kerja atau tabel. Hadirnya tujuan latihan soal untuk melatih peserta didik/mahasiswa mengukur kemampuannya. Baik kemampuan kognitif, afektif maupun psikomotorik.
Kelima menyajikan rangkuman. Fungsi rangkuman untuk memudahkan peserta didik memahami secara singkat dan lebih sederhana. Terkait dengan rangkuman, pastikan untuk membuat rangkuman lebih sederhana, setidaknya tiga pragraf saja sudah cukup.
Teknik menulis modul yang keenam beri umpan balik. Umpan balik dikhususkan untuk peserta didik/mahasiswa. Umpan balik bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan mencapai pada sasaran pembelajaran. Teknik terakhir selain keenamam sistematika modul adalah kunci tes formatif dan daftar pustaka.
Itulah empat teknik menulis modul yang terstandarisasi, dan dapat Anda coba untuk mempraktekannya. Semoga ulasan ini bermanfaat dan mampu memberi semangat untuk Anda.Jika anda ingin membuat buku modul. Kami menyediakan layanan Jasa Pembuatan Buku modul bagi pengajar maupun mahasiswa yang sedang mencari bahan acuan untuk kebutuhan penelitian maupun kebutuhan lainnya. Bagi anda yang berminat bisa menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Demikian penjelasan tentang buku modul apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.
