Jasa Pembuatan Buku Murah untuk Book Chapter

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan Book Chapter ataupun untuk keperluan lain. Namun, sebelum itu anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Buku Book Chapter.

Hola Sobat! Bertemu dengan kita di sini dalam mengulas bersama mengenai book chapter. Saya yakini, ada beberapa di antara kita semua yang sudah mengenal atau mungkin berkenalan langsung dengan book chapter. Buku yang kerap kali ditemui dalam dunia pendidikan ini tersusun atas serangkaian karya tulis ilmiah atau hasil dari suatu penelitian yang digabung menjadi satu kesatuan utuh yang saling berkaitan satu sama lainnya.

Jika merujuk pada Pedoman Karya Tulis Ilmiah LIPI (2012), book chapter atau bunga rampai memiliki definisi sebagai sekumpulan karya tulis ilmiah yang mempunyai satu topik permasalahan dengan menggunakan pendekatan dari beberapa aspek/sudut pandang keilmuan.

Pada tiap-tiap babnya, mereka dapat berdiri sendiri atau bersifat independen dengan susunan karya tulis ilmiah yang lengkap dan terdapat suatu benang yang mengikat seluruh bagian babnya. Semua karya tulis ilmiah yang disusun dalam bentuk bunga rampai memiliki makna yang mandiri dan jelas.

Pada dasarnya, semua karya tulis ilmiah non buku bisa kita terbitkan menjadi satu buku yang utuh yakni book chapter atau bunga rampai. Caranya adalah dengan mengubah format karya tulis ilmiah agar dapat disesuaikan dengan karakteristik buku tetapi tetap menjaga isi pembahasannya.

Contohnya dalam penyusunan karya tulis ilmiah nun buku yang diubah menjadi book chapter pastinya perlu melakukan sejumlah perubahan sistematika agar dapat menyesuaikan format yang dimiliki oleh book chapter.

Pada book chapter sendiri, buku ini tersusun atas beberapa sistematika karya tulis ilmiah yang diterbitkan dalam bentuk book chapter dan mempunyai karakteristik yang mirip seperti bentuk umum buku ilmiah.

Tetapi perlu kita ketahui, book chapter memiliki perbedaan dengan buku ilmiah. Yakni dalam bagian pembukaan atau prakata yang mengarahkan isi secara menyeluruh dan dalam bagian penutup yang berisikan hasil analisis dari keseluruhan isi pembahasan.

Dalam menulis karya tulis ilmiah (KTI), entah berbentuk makalah ataupun esai merupakan bagian integral yang sering ditemui pada proses pembelajaran universitas. Hampir dalam semua mata kuliah akan memberikan tugas menyusun karya tulis ilmiah pada mahasiswanya. Hanya saja masih belum banyak yang menerbitkannya ke dalam bentuk publikasi ilmiah.

Seperti yang sudah kita ketahui, ada berbagai bentuk publikasi ilmiah yang beredar di pasaran. Contohnya seperti buku ilmiah, prosiding, dan jurnal. Tidak hanya itu, penerbitan karya tulis ilmiah juga bisa dilakukan dalam bentuk book chapter yang memuat serangkaian karya tulis ilmiah yang terpilih dan memiliki kesamaan topik.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, book chapter ini adalah sekumpulan karya tulis ilmiah yang disusun menjadi suatu buku. Tetapi pengaturan atau penataannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan perlu diperhatikan secara runtut ketentuan-ketentuan di dalamnya.

Ketentuan-ketentuan yang terdapat di dalamnya adalah:

  1. Book chapter diterbitkan oleh lembaga penerbitan, entah pada tingkat instansi pemerintah ataupun lembaga penerbitan swasta nasional dan internasional yang berfungsi sebagai badan penerbitan.
  2. Mendapatkan Internasional Standard Book Number  (Nomor Buku Standar Internasional), entah dalam penerbitan tunggal ataupun pada penerbitan revisi lanjutan.
  3. Melalui proses editorial, termasuk dalam pemeriksaan keakuratan akademik atau keilmuan dan juga tata bahasa.

Semua karya tulis ilmiah selain yang berbentuk buku (non buku) pada prinsipnya dapat dimasukkan ke dalam buku dengan menyesuaikan formatnya sehingga dapat membentuk mirip seperti dengan buku tapi tanpa mengubah isinya. Demikian pula, menempatkan karya tulis ilmiah non buku ke dalam book chapter memerlukan beberapa perubahan sistematis agar sesuai dengan format book chapter.

Sebelumnya sudah kita bahas jika sistematika yang dimiliki karya tulis ilmiah yang diterbitkan dalam bentuk book chapter memiliki unsur-unsur yang hampir mirip dengan bentuk buku ilmiah, akan tetapi terdapat perbedaan pada bagian prakata dan penutupnya.

Perlu kita ketahui jika terdapat empat perbedaan yang paling dasar di antara sistematika buku ilmiah dengan book chapter atau bunga rampai. Perbedaan paling dasar itu adalah sebagai berikut:

  1. Dalam bagian sampul terdepan pada book chapter mirip seperti buku ilmiah. Hanya saja, tercantum nama editor di dalamnya karena penulis terdiri atas sejumlah orang berbeda di setiap babnya.
  2. Pada bagian daftar isi, dalam book chapter tidak hanya menyebutkan judul bab tetapi juga disertai dengan nama penulis atau nama pembuatnya karena tiap-tiap babnya ditulis oleh orang yang berbeda tetapi mengangkat topik yang sama.
  3. Isi dari book chapter berbeda dengan buku ilmiah karena terdapat bab yang saling terikat di antara satu sama lainnya. Akan tetapi, dikala menyusun book chapter, tiap-tiap babnya bersifat independen dikarenakan satu karya tulis ilmiahnya sudah memiliki format lengkap. Meski begitu, masih terlihat keterikatan di tiap babnya dan dijembatani oleh satu pembahasan yang sama.

Jika kita ingin menyusun book chapter, pasti terdapat langkah-langkah yang perlu diperhatikan atau dilakukan. Berikut ini adalah langkah-langkah singkat dalam membuat buku ini:

  1. Mengidentifikasi dan mengambil topik utama yang akan diangkat
  2. Mengidentifikasi dan mengambil sub topik dari topik utama yang diangkat
  3. Menganalisa substansi masalah
  4. Melakukan riset sumber rujukan
  5. Mulai menulis dan menyusun
  6. Melakukan editorial
  7. Menerbitkan buku

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai ketentuan atau format pada book chapter. Terdapat format standar yang dimiliki pada book chapter. Format tersebut di antaranya seperti:

  1. Jika berdasar sistematika penulisannya, terdiri dari judul, nama penulis, email, abstrak, pendahuluan, isi dan pembahasan, penutup, daftar pustaka, biografi (bersifat opsional), serta glosarium (bersifat opsional).
  2. Untuk ketentuan redaksionalnya, menggunakan kertas berukuran A4, font, spasi, margin, tabel, dan lain sebagainya.
  3. Pada penulisan kutipan dalam isi buku (APA, Harvard, atau?)
  4. Terdapat juga format penulisan daftar pustaka. Contohnya: Meretzk, S. (2001, November 19). Building Character: An Analysis of Character Creation. Gamasutra. Diakses pada 20 Maret 2019 melalui http://www.gamasutra.com/view/feature/3480/building_character_ana_analysis_of_.php

Tentunya, terdapat beberapa permasalahan yang mungkin kita temui dalam menyusun buku. Sama halnya dalam menyusun book chapter, pastinya kita akan menemui beberapa permasalahan atau tantangan di dalamnya. Misalnya saja seperti:

  1. Penulis karya tulis ilmiah tidak mencantumkan judul, dan hanya memasukkan tema/topik saja.
  2. Penggunaan judul yang mirip dan hampir menyamai nama topik yang dipilihnya.
  3. Penggunaan ejaan dan redaksional yang tidak relevan dengan standar.
  4. Lemahnya sumber yang bisa dijadikan rujukan.
  5. Teknik penulisan kutipan yang tidak mematuhi standar.
  6. Kurangnya kemampuan dalam melakukan parafrase.
  7. Kurangnya kompetensi dalam memanajemen rujukan.
  8. Teknik menulis daftar pustaka yang tidak sesuai dengan standar umum.
  9. Mundurnya batas waktu penyelesaian buku.
  10. Terjadi masalah dalam editorial, atau membutuhkan waktu lama dalam editorial.
  11. Proses sambutan orang penting yang membutuhkan waktu lebih.

Dilihat dari penyusunan book chapter yang terdiri dari beberapa karya tulis ilmiah dengan penulisnya yang berbeda orang, maka perlu dilakukan yang namanya revisi atau editorial naskah. Proses ini sangat penting untuk dilakukan sebelum penerbitan buku dimulai.

Tahapan editorial dilakukan untuk meninjau ulang setiap bab dalam memeriksa data yang digunakan dan menentukan apakah ada kekurangan atau masalah validitas di dalamnya. Maka dari itu, sudah menjadi hal yang wajib bagi sebuah book chapter untuk melewati tahap editorial. Hal-hal yang dilakukan dalam editorial di antaranya adalah seperti di bawah ini:

  1. Melakukan koreksi pada tiap bab untuk meneliti jika saja terdapat ketidaksesuaian data di dalamnya.
  2. Mencari tahu apakah ada bagian yang mungkin terlewat atau kebenaran karya tulisnya meragukan.
  3. Menyamakan gaya bahasa.
  4. Mengatur konsistensi kata yang digunakan dan menjaga gaya penulisan tiap babnya (dan antara bab dengan sub bab).
  5. Menjaga agar penggunaan catatan kaki (footnote dan end note) di dalamnya tetap konsisten dan memerhatikan tanda pengutipannya.
  6. Memperhatikan konsistensi pada cara penulisan seperti angka, tanggal, nama, dan lain sebagainya.
  7. Menyesuaikan format pada naskah karya tulis ilmiah agar bisa berubah menjadi naskah buku.
  8. Terdapat tulisan dari editor (pengantar): penjelasan isi buku (lebih lengkap).

Setelah melakukan edit naskah buku, selanjutnya buku sudah dapat diterbitkan dengan menerbitkannya sebagai book chapter. Publikasi pada prinsipnya dapat dilakukan secara online (online) atau dalam bentuk cetak (print). Untuk penerbitan karya ilmiah, penilaian bobot publikasi dapat dibedakan berdasarkan penerbit buku, sehingga  kriteria penerbit harus diperhatikan sebelum menerbitkan buku.

Terdapat beberapa kriteria untuk memilih penerbit nasional jika didasarkan pada ketentuan LIPI. Kriteria-kriteria tersebut di antaranya adalah:

  1. Memiliki badan hukum formal
  2. Masuk dalam anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)
  3. Memiliki dewan redaksi
  4. Merupakan suatu entitas independen
  5. Mempunyai jaringan distribusi pelanggan

Berbeda dengan buku ilmiah, penerbitan esai sebagai book chapter dapat menjadi salah satu pilihan dalam mempublikasi karya tulis ilmiah. Tidak hanya untuk memperluas ide dan gagasan pada masyarakat luas, publikasi atau penerbitan juga dapat memberi dorongan para peneliti dalam menulis karya tulis ilmiah secara serius sehingga hasil risetnya dapat dipertanggungjawabkan.

Demikianlah pembahasan yang sudah kita ulas bersama! Bagaimana? Pastinya sudah terpahami bukan mengenai book chapter atau bunga rampai ini? Setelah memahami mengenai book chapter, diharapkan kita bisa menyusun buku ini dengan format yang benar dan tepat agar dapat digunakan sebagai sumber bahan ajar oleh pembacanya.

Menyusun buku ini mungkin akan menyita cukup banyak waktu untuk melakukan riset karya tulis ilmiah mana yang relevan dengan topik pembahasan kita. Jika kita yakin dengan kemampuan kita, pasti bukan hal sulit dalam menyusunnya.

Akan tetapi, kita terkadang mengalami kesulitan dalam menyusun buku book chapter ini. Tidak bisa dipungkiri jika menyusun dan membuat buku ini tidak semudah yang terlihat. Perlu banyak sekali riset dalam memilih kumpulan karya tulis ilmiah yang memiliki pokok bahasan yang sama agar dapat tersusun menjadi satu kesatuan yang padu dan pastinya hal ini akan memakan waktu yang lama. Oleh sebab itu, hadirlah jasa pembuatan buku book chapter.

Dalam RuangBuku, kami menghadirkan layanan profesional berupa kepenulisan, editing, dan proofreading tidak hanya untuk book chapter saja tetapi beberapa jenis buku lainnya juga. Selain itu, jasa pembuatan untuk book chapter yang kami berikan tergolong murah dan dapat kalian semua percaya.

Demikian pembahasan mengenai book chapter atau bunga rampai apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk book chapter ataupun untuk keperluan lain dapat menghubungi admin RuangBuku.