Menulis bisa menjadi proses yang menakutkan dan intimidatif, terutama bagi mereka yang baru memulai karir menulis. Namun, dengan beberapa tips dan trik yang tepat, Anda dapat memulai proses kreatif Anda dengan mudah dan menghasilkan tulisan yang menarik bagi pembaca. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan tentang cara menulis dengan percaya diri dan menciptakan karya yang memikat.
Apa Itu Pengertian Memulai Menulis?
Secara umum pengertian memulai menulis adalah proses awal dalam menghasilkan sebuah karya tulis, baik itu berupa cerita, esai, artikel, atau jenis tulisan lainnya. Proses ini mencakup tahap-tahap awal yang dilakukan oleh penulis untuk memulai dan mengembangkan ide atau konsep yang akan dituangkan dalam tulisan. Memulai menulis dapat menjadi langkah penting dalam mengatasi kebuntuan kreatif, mengekspresikan ide atau opini, serta menghasilkan karya yang memiliki nilai bagi pembaca.
Sedangkan berdasarkan KBBI, menulis adalah mengungkap gagasan, opini dan ide dalam rangkaian kalimat. Selain itu, menulis juga membuat huruf dengan pena atau pensil, menyampaikan pikiran atau pandangan, mengarang cerita dan menggambarkannya. Karena itu, penulis juga akan dipengaruhi oleh isi hai, suasana hati dan latar belakangnya ketika menulis. Sehingga, penting untuk menentukan genre, gaya bahasa hingga perspektif yang akan disampaikan melalui tulisan.
Apa Saja Tujuan Menulis?
Menulis tidak hanya sekadar merangkai kata-kata. Penulis perlu paham tentang tujuan menulis sebelum akhirnya tercipta sebuah karya sastra yang indah. Selain itu, tulisan juga merupakan media komunikasi antara penulis dan pembacanya.
Sehingga penulis menentukan dahulu tujuannya menulis untuk memberikan wawasan luas atau hanya memberikan hiburan kepada pembacanya. Berikut ini, 4 tujuan utama yang perlu dipahami:
1. Memberikan informasi
Informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang telah diolah sedemikian rupa, sehingga menghasilkan sesuatu yang bisa dipahami dan memberikan manfaat bagi seseorang atau pembacanya.
Menulis bertujuan memberikan informasi tentang sesuatu, baik berupa fakta, peristiwa, pendapat, pandangan dan data kepada pembaca. Sehingga pembaca bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru dari tulisan tersebut.
Berikut ini contoh menulis yang bertujuan memberikan informasi. Melalui tulisannya, penulis hendak menginformasikan manfaat dari tanaman ciplukan.
Ciplukan adalah tumbuhan semak liar yang biasanya tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek dan hanya bisa ditemukan pada saat musim penghujan.Tumbuhan ini memiliki tinggi antara 30-50 cm, dengan ciri fisiknya ialah memiliki batang yang berwarna hijau kekuningan, buahnya berbentuk bulat dan berwarna kuning.
2. Membujuk
Membujuk adalah usaha untuk meyakinkan seseorang bahwa yang dikatakannya benar dengan kata-kata manis, merayu dan memikat hati. Tindakan ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya lewat tulisan.
Menulis bertujuan membujuk para pembaca untuk menentukan sikap, mendukung dan menyetujui gagasan, ide atau pendapat yang dituangkan oleh penulis. Karena itu, penulis harus bisa meyakinkan pembaca dengan menggunakan gaya bahasa persuasif.
Berikut ini tulisan yang memiliki tujuan membujuk untuk mempengaruhi perilaku atau tindakan pembacanya. Karena, penulis narasi yang seolah mengajak semua orang membuang sampah pada tempatnya.
Penanggulangan banjir dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, tidak membuang sampah sembarangan, rutin membersihkan irigasi air dan melakukan perluasan tempat penampungan air.
3. Mendidik
Mendidik adalah salah satu tujuan dari komunikasi melalui tulisan. Informasi atau data yang disampaikan melalui tulisan akan memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi para pembacanya.
Bahkan tulisan juga membantu mengasah dan menambah tingkat kecerdasan seseorang. Pada akhirnya, tulisan bisa mengubah dan ikut menentukan perilaku seseorang.
4. Menghibur
Menghibur adalah fungsi dan tujuan dalam komunikasi melalui tulisan. Karena, ada beberapa karya tulis yang memang bertujuan untuk menghibur pembacanya, seperti cerpen, novel atau cerita-cerita lucu lainnya.
Berikut ini contoh tulisan yang bertujuan menghibur pembacanya dengan cerita fiksi. Penulis membuat tulisan narasi atau ceritanya menggunakan imajinasinya yang digambarkan dalam bentuk tulisan untuk menghibur pembacanya.
Indah tersenyum sembari mengayunkan langkah kakinya. Angin dingin yang menerpa, bikin tulang-tulang di sekujur tubuh Indah bergemeretak. Lalu, Indah masukkan telapak tangan ke dalam saku jaket dan mencoba memerangi rasa dingin yang demikian menyiksa.
Apa Saja Teknik-Teknik Menulis?
Karena menulis adalah suatu proses untuk menghasilkan sebuah karya sastra yang sumbernya berasal dari pikiran. Jadi, kegiatan ini bukanlah aktivitas yang sembarangan dilakukan.
Ada sejumlah teknik menulis yang harus dikuasai untuk membuat tulisan layak dibaca dan mudah dipahami, antara lain:
1. Jenis tulisan
Jenis tulisan merupakan bentuk penulisan sebuah karya sastra yang harus ditentukan pertama kali sebelum memulai menulis. Misalnya, jenis tulisan yang akan dipilih berupa opini, fakta atau imajinasi yang sekadar menghibur pembaca.
Penentuan jenis tulisan ini akan mempengaruhi tahapan-tahapan menulis berikutnya dan pesan yang akan disampaikan penulis. Karena, jenis tulisan yang ditujukan untuk pembaca dewasa dan anak-anak akan berbeda.
2. Pertimbangan pembaca
Pertimbangan pembaca adalah respons pembaca secara menyeluruh tentang sebuah tulisan. Hal ini sangat penting untuk menentukan tulisan apa yang akan dibuat untuk memenuhi kedinginan pembaca.
Di sisi lain, pertimbangan pembaca ini akan membantu membuat tulisan yang sebelumnya belum pernah ada dan informasi yang disampaikan penulis sudah pasti akan berguna bagi pembaca.
3. Orientasi publik
Orientasi publik merupakan tahapan menentukan target pembaca tulisan. Penentuan orientasi publik ini akan memudahkan proses menulis yang sedang dikembangkan, karena penulis sudah paham pesan yang akan disampaikan tertuju kepada siapa.
4. Menentukan tema dan ide tulisan
Tema adalah pokok pikiran yang menjadi landasan tulisan dan ide adalah materi yang akan dibahas dalam tulisan. Penulis bisa menentukan tema dan idenya sebelum menulis iini dengan melakukan riset atau observasi untuk mengembangkan informasi. Sehingga tulisan akan lebih berisi, sesuai dengan kebutuhan pembaca dan lebih tepat sasaran atau tidak bias.
Demikian, dalam artikel ini kita telah membahas pentingnya mengenal dan memulai menulis dengan memahami pengertian, tujuan, dan teknik dasar menulis. Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi dan bermanfaat bagi pembaca yang ingin mulai menulis. Ingatlah bahwa menulis adalah proses yang membutuhkan latihan dan kesabaran, sehingga teruslah berlatih dan jangan pernah ragu untuk mengungkapkan pikiran dan ide-ide Anda melalui tulisan. Terima kasih telah membaca artikel ini!. Dan untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Admin Ruang Buku.
