Ruangbuku.id – kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk buku bahan ajar ataupun untuk keperluan lain. Namun, sebelum itu anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Bagaimana Strategi Menulis Buku.
Halo kawan semua! Kembali lagi bersama kita di sini dalam membahas mengenai buku pendidikan dan proses penulisan buku. Pada kesempatan kali ini kita akan lebih berfokus pada pembahasan mengenai strategi menulis buku dengan menggunakan metode menulis rutin dan juga akan membahas mengenai bagaimana cara melawan hambatan yang kita miliki.
Seperti yang mungkin sudah kita ketahui, sudah kewajiban seorang pendidik untuk membuat buku pendidikan. Dengan kewajiban yang ada tersebut mereka wajib setidaknya untuk menulis buku pendidikan sendiri berdasarkan karya pribadi mereka. Tetapi ada beberapa pendidik yang merasa takut atau merasa terbebani dengan tanggung jawab tersebut.
Contohnya saja seperti buku saku yang memiliki ketebalan antara 50 hingga 100 halaman. Lalu ada pula buku pegangan yang ketebalannya berkisar antara 100 hingga 150 halaman sedangkan untuk buku yang mungkin lebih lengkap lagi bisa saja ketebalannya mencapai 150 hingga 200 halaman. Selain itu juga untuk buku referensi dan buku komprehensif bisa saja mencapai 250 halaman lebih untuk ketebalannya.
Mungkin bagi kita ada yang beranggapan jika menulis adalah sesuatu kegiatan yang sangat berat karena ada banyak sekali halaman yang perlu kita tulis di dalamnya. Selain itu terdapat juga beberapa orang yang beranggapan jika mencari bahan atau mengembangkan kerangka dari buku yang akan kita buat tidaklah mudah.
Namun kita perlu mengubah cara pandang kita dan pola pikir kita terhadap itu semua. Belum tentu apa yang kita pikirkan adalah sesuatu hal yang seberat atau semenakutkan itu karena bisa saja itu hanyalah segala ketakutan yang kita miliki.
Kita tidak perlu memikirkan menulis buku sebagai sebuah beban tetapi kita harus menganggapnya sebagai sebuah tantangan yang harus kita jalankan atau lewati. Dengan kita menganggap kegiatan menulis sebagai suatu tantangan yang perlu kita lewati maka hal tersebut bisa saja memberikan kita gairah saat sedang menulis buku.
Saat kita dapat menyelesaikan tantangan tersebut niscaya kita pasti akan merasa sangat puas karena apa yang kita anggap sebagai tantangan tersebut telah kita selesaikan.
Seperti yang kita tahu setiap hal pastinya membutuhkan yang namanya proses dan hal tersebut juga berlaku dalam menulis buku. Pastinya proses yang kita lalui dalam menulis buku tidaklah mudah dan mungkin kita beranggapan jika proses tersebut sangatlah panjang dan membutuhkan waktu. Akan tetapi jika kita yakin dan terus berusaha dalam berproses meski dengan cara langkah langkah maka bukan tidak mungkin jika menulis akan menjadi hal yang sangat amat mudah untuk kita lakukan.
Tentunya hal ini juga berlaku pada penulisan buku ajar yang sedang kita buat. Dalam menulis buku ajar kita tidak perlu mempertanyakan seberapa banyakkah halaman yang perlu kita tulis. Mengapa demikian? Tentu saja hal ini perlu kita lakukan karena menulis tidaklah bisa dilakukan dengan proses yang cepat. Pasti akan memerlukan beberapa tahapan yang panjang di dalamnya.
Meskipun kita menulis dengan sedikit demi sedikit di tiap waktunya tapi ingatlah satu hal jika kita yakin dan rutin dalam melakukannya maka buku tersebut bisa saja kita selesaikan dalam waktu yang cepat.
Apabila kita merasa kebingungan dengan berapa karya tulis ilmiah yang kita perlukan dalam membuat buku ajar maka kalian tidak perlu khawatir karena dengan 10 sampai 20 artikel saja kita sudah bisa menjadikannya satu buku ajar. Tidak terlalu banyak bukan?
Untuk mempermudah diri kita dalam menulis buku, kita dapat mengatur strategi agar terdapat waktu luang dan kita bisa menyelesaikan buku kita sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Bagaimana caranya? Kita bisa mulai dengan cara waktu dalam menulis buku.
Misalnya saja sekitar 60 menit sampai 120 menit dalam sehari untuk buku yang sedang kita buat dan hal ini haruslah kita lakukan secara rutin setiap harinya. Coba bayangkan bagaimana jika dalam waktu 2 jam tersebut kita dapat menulis kurang lebih 3 sampai 4 halaman per harinya. Maka dalam waktu 1 minggu atau 7 hari, pastinya kita sudah dapat menuliskan 21 hingga 28 halaman.
Bagaimana jika dalam waktu 30 hari? Maka sudah pasti jika kita akan mendapatkan kurang lebih 90 hingga 120 halaman tertulis dalam buku kita. Ini akan memudahkan kita dalam memenuhi target yang kita tentukan.
Cara ini terlihat mudah untuk dilakukan tetapi kita tidak bisa menganggap remeh hal tersebut. Seperti yang kita tahu metode tersebut membutuhkan ketelatenan dan rutinitas yang tinggi agar dapat mewujudkan target yang sudah dibuat. Selain itu perlu kita ketahui jika metode ini juga memiliki kelemahan yakni bisa saja kita merasa bosan karena luangkan waktu tiap harinya dalam menulis buku.
Kelemahan dari metode tersebut dapat kita akali dengan cara memberikan waktu luang atau memberikan jeda dalam menulis buku. Misalnya saja selama 6 hari kita menulis buku secara rutin lalu sisa satu harinya bisa kita gunakan untuk melakukan liburan atau sekedar merelaksasikan isi kepala kita agar tidak merasa lelah atau bosan. Dengan cara demikian maka diharapkan kita dapat kembali melakukan metode ini tanpa disertai rasa bosan dan proses penulisan dapat berlangsung dengan lancar.
Pastinya kita semua mengetahui jika segala proses yang kita lakukan pasti bisa saja mengalami yang namanya hambatan. Dan itu juga bisa berlaku pada kita saat kita melakukan proses penulisan buku. Apa saja hambatan yang mungkin akan kita alami saat itu? Mari kita uraikan bersama berikut ini:
1) Biasanya kita kesulitan dalam meluangkan waktu yang kita punya untuk lebih fokus pada saat menulis buku. Tentunya hal ini wajar sekali jika kita semua mengalaminya dikarenakan mungkin kita memiliki kesibukan masing-masing. Entah dalam hal pekerjaan atau mungkin urusan pribadi. Lalu bagaimanakah cara kita untuk mengatasinya? Caranya cukup mudah tetapi bisa saja akan sulit untuk di lakukan. Cara tersebut adalah dengan mengatur waktu yang kita miliki. Dengan cara mengatur waktu atau membuat jadwal maka hal ini akan mempermudah kita dalam mengatasi hambatan waktu.
2) Terkadang kita mengalami kebingungan bagaimanakah cara memulai dalam proses penulisan buku. Jika kita bingung dengan hal tersebut, kita bisa mulai melakukannya melalui tahapan paling termudah atau tersederhana yang bisa kita temui.
3) Kadangkala kita mungkin merasa tidak memiliki ide atau materi saat sedang menulis buku. Hal ini wajar bagi seorang penulis untuk mengalaminya karena terkadang kita merasa buntu saat mencari ide. Jika kita sedang mengalami hal ini, maka kita bisa mengatasinya dengan cara mencari referensi atau bahan rujukan, mencari hand out, membaca karya tulis ilmiah, dan lain sebagainya.
4) Pada saat menulis mungkin kita merasakan yang namanya tidak percaya diri atau takut salah. Jika kita merasa demikian, kita tidak perlu khawatir karena itu hanyalah ketakutan kita semata. Pastinya kita mengetahui jika kita memiliki pengalaman, ilmu, dan pengetahuan yang mumpuni sehingga kita layak dalam menulis buku ajar.
5) Terkadang ada beberapa orang yang merasa jika tata bahasa yang mereka miliki sangatlah buruk atau mungkin cara mereka berkomunikasi tidaklah sebagus milik orang lain. Saat kita berpikir seperti demikian, kita dapat mengatasi hal tersebut dengan cara rutin menulis jurnal penelitian ataupun dengan cara mengoreksi pekerjaan mahasiswa. Dengan melakukan hal tersebut diharapkan dapat mengembangkan diri kita dalam memahami bagaimana tata bahasa yang baik.
6) Pastinya beberapa orang mengalami hal ini, menginginkan hasil yang sempurna dari buku yang kita buat. Seperti yang kita tahu di dunia ini tidak ada yang sempurna apalagi kita sebagai manusia yang membuat buku. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir jika mungkin buku yang kita buat masih memiliki kekurangan karena hal tersebut sangat wajar untuk dilakukan oleh manusia.
Nah itu tadi adalah beberapa hambatan yang mungkin saja bisa terjadi pada saat kita sedang menulis buku ajar. Dari banyaknya hambatan yang sudah kita uraikan bersama, rata-rata hambatan yang kita alami berasal dari faktor internal diri kita. Mulai dari masalah pengaturan waktu hingga masalah pola pikir yang kita punya.
Contohnya saja dari faktor internal pola pikir atau cara pandang yang kita miliki. Jika kita memiliki pola pikir atau cara pandang negatif maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap pribadi diri kita dan hal tersebut juga akan mempengaruhi proses penulisan buku yang dilakukan. Hal tersebut dapat kita rasakan apabila kita mengevaluasi diri dalam memahami alasan mengapa hambatan tersebut bisa terjadi.
Sangat mudah sekali bagi kita untuk mengambil kesimpulan jika dari banyaknya hambatan yang sudah kita uraikan tadi, solusi penyelesaian yang bisa kita lakukan hanyalah berasal dari tekad dan komitmen yang kita punya untuk menulis buku.
Dengan memiliki tekad serta komitmen yang kuat dalam menulis buku bukan tidak mungkin jika kita dapat menulis buku ajar sesuai dengan target yang kita inginkan. Apalagi jika kita pandai dalam membagi waktu dan mengatur strategi. Pastinya kita akan semakin cepat dalam menyelesaikan penulisan buku tersebut.
Pada saat kita berhasil melewati tantangan tersebut, bisa kita bayangkan akan seberapa baik puasnya kita pada saat kita menyadari jika kita telah selesai dalam menulis buku tersebut. Jadi janganlah ragu jika kalian merasa ada banyak sekali hambatan yang sedang kalian alami pada saat proses penulisan buku karena hal tersebut sangat wajar untuk kita alami.
Namun apabila kalian merasa terdapat kesulitan dalam menulis buku terutama buku bahan ajar maka kalian dapat menggunakan jasa buku bahan ajar agar memudahkan diri kalian dalam menulis buku.
Dalam ruangbuku, kami menghadirkan layanan profesional berupa kepenulisan, editing, dan proofreading tidak hanya untuk buku bahan ajar saja tetapi beberapa jenis buku lainnya juga. Selain itu, jasa pembuatan untuk buku bahan ajar yang kami berikan tergolong murah dan dapat kalian semua percaya.
Demikian artikel mengenai Strategi Menulis Buku! apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk buku bahan ajar ataupun untuk keperluan lain dapat menghubungi admin ruangbuku.
