BAB 3 Langkah -Langkah Pokok Pembuatan Bahan Ajar(3)

Struktur Bahan Ajar Model/Maket

Untuk bahan ajar berbentuk model atau maket, strukturnya sama persis dengan bahan ajar berbentuk foto atau gambar, yakni terdapat lima komponen di dalamnya. Komponen yang tercantum pada bahan hanyalah judul, sedangkan empat komponen lainnya (kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, tugas atan langkah kerja, dan penilaian) terdapat pada lembaran kertas lainStruktur

Bahan Ajar Audio

Bahan ajar audio adalah semua materi atau bahan yang diperoleh dengan cara didengarkan. Bentuk bahan ajar ini bisa berupa kaset, CD, atau piringan hitam (PH), dan bisa juga berupa

radio. Untuk bahan ajar berbentuk kaset, CD, atau PH, strukturnya meliputi lima komponen. Tiga komponen (judul, petunjuk belajar, dan informasi pendukung) terdapat pada bahan ajar, sedangkan dua komponen lainnya (kompetensi dasar atau materi pokok dan penilaian) terdapat pada lembaran kertas lain..

Sementara itu, bahan ajar radio juga memiliki struktur yang hampir sama dengan struktur bahan ajar bentuk kaset, CD, atau PH, hanya saja bahan ajar radio tidak memiliki komponen petunjuk belajar. Komponen yang terdapat pada bahan ajar ada dua, yaitu judul dan informasi pendukung. Sedangkan dua komponen lainnya, yakni kompetensi dasar atau materi pokok dan penilaian, terdapat pada lembaran kertas lain.

Struktur Bahan Ajar Audiovisual

Setidaknya ada dua macam bahan ajar audiovisual, yakni video atau film dan orang. Untuk bahan ajar berbentuk video atau film, strukturnya meliputi enam komponen, yaitu judul, petunjuk belajar, kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, latihan, dan penilaian. Sedangkan struktur bahan ajar orang hanya meliputi lima komponen. Itu pun tidak semuanya terdapat pada bahan ajar. Sebab, tiga komponen terdapat pada bahan ajar (judul, kompetensi dasar atau materi pokok, dan informasi pendukung), sementara dua komponen lain (latihan dan penilaian) terdapat pada lembaran kertas yang lain.

Struktur Bahan Ajar Interaktif

Bahan ajar interaktif memungkinkan terjadinya komunikasi aktif antara media dan peserta didik. Bahan ajar ini bisa berupa CD interaktif ataupun orang. Untuk bahan ajar berbentuk CD interaktif, strukturnya meliputi enam komponen, yaitu judul, petunjuk belajar, kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, latihan, dan penilaian. Sementara, untuk bahan ajar interaktif berbentuk orang, strukturnya meliputi tujuh komponen, yaitu judul, petunjuk belajar, kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, latihan, tugas atau langkah kerja, dan penilaian. Akan tetapi, ketujuh komponen itu terdapat pada kertas lain. Jadi, komponen komponen tersebut tidak terdapat pada bahan ajarnya.

Struktur Bahan Ajar Lingkungan

Struktur bahan ajar berbentuk lingkungan sama dengan struktur bahan ajar interaktif yang berbentuk orang. Bahan ajar lingkungan memiliki struktur yang terdiri atas tujuh komponen yang meliputi judul, petunjuk belajar, kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, latihan, tugas atau langkah kerja, dan penilaian. Semua komponen itu tidak terdapat pada bahan ajarnya, namun ada pada lembaran kertas lain.

Teknik Penyusunan Bahan Ajar yang Perlu Dipahami

Dengan memahami beberapa langkah pokok dalam pembuatan bahan ajar, kemudian ditambah pula me nguasai berbagai teknik analisis penyusunan peta bahan ajar dan struktur bahan ajar, maka pembuatan bahan ajar

kini menjadi suatu pekerjaan yang tak melelahkan atau pun membingungkan, bahkan bisa jadi merupakan suatu pekerjaan yang menyenangkan dan membuat ketagihan. Mungkin kita tak pernah membayangkan ini sebelum nya.

Namun, perlu dicatat bahwa teknik-teknik yang diuraikan pada bagian ini baru pada tahap penjelasan umumnya saja. Adapun penjelasan yang lebih terperinci (sesuai dengan bentuk masing-masing bahan ajar) dan spesifik akan diulas pada bab berikutnya, yaitu pada bab keempat hingga kesebelas dalam buku ini.

Teknik Penyusunan Bahan Ajar Cetak

Dalam teknik penyusunan bahan ajar cetak, ada be berapa ketentuan yang hendaknya kita jadikan pedoman, di antaranya sebagai berikut:

  1. Judul atau materi yang disajikan harus berintikan kompetensi dasar atau materi pokok yang harus dicapai oleh peserta didik.
  2. Untuk menyusun bahan ajar cetak, ada enam hal lain yang perlu dimengerti (Steffen dan Ballstaedt dalam Diknas, 2004), yaitu:
    • Susunan tampilannya jelas dan menarik. Pada aspek susunannya, handout sebaiknya disusun dengan urutan yang mudah, judul yang singkat, terdapat daftar isi, struktur kognitifnya jelas, serta terdapat rangkuman dan tugas pembaca.
    • Bahasa yang mudah. Maksudnya adalah me ngalirnya kosakata, jelasnya kalimat, dan jelas nya hubungan antarkalimat, serta kalimat yang digunakan tidak terlalu panjang.
  • Mampu menguji pemahaman. Hal ini berkaitan dengan menilai melalui orangnya atau check list untuk pemahaman.
  • Adanya stimulan. Hal ini menyangkut enak tidaknya bahan ajar cetak dilihat, tulisannya mendorong pembaca untuk berpikir, dan menguji stimulan.
  • Kemudahan dibaca. Hal ini menyangkut keramahan bahan ajar cetak terhadap mata. Dalam hal ini, huruf yang digunakan hendaknya tidak terlalu kecil dan enak dibaca. Selain itu, urutan teksnya juga harus terstruktur dan mudah dibaca.
  • Materi instruksional. Hal ini menyangkut pemilihan teks, bahan kajian, dan lembar kerja (work sheet).
  • Teknik Penyusunan Bahan Ajar Audio

Bahan ajar audio merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang menggunakan teknologi. Teknik penyusunan bahan ajar ini meliputi beberapa hal sebagai berikut:

  1. Judul diturunkan dari kompetensi dasar atau materi pokok sesuai dengan besar kecilnya materi; b. Adanya petunjuk penggunaan;
  2. c. Informasi pendukung dijelaskan secara jelas, padat, dan menarik dalam bentuk tertulis yang kemudian direkam dalam pita kaset, piringan hitam (PH), atau compact disc (CD).
  3. Tugas-tugas ditulis dalam lembar kertas lain;
  4. Penilaian dapat dilakukan terhadap hasil karya dari tugas yang diberikan, yaitu sewaktu peserta didik menirukan apa yang mereka dengar; dan

f.Menggunakan berbagai sumber belajar yang dapat memperkaya materi, misalnya buku, majalah, internet, atau jurnal hasil penelitian sebagai bahan

Teknik Penyusunan Bahan Ajar Audiovisual

Untuk teknik penyusunan bahan ajar audiovisual, harus diakui memang cukup rumit. Apalagi bagi kita yang gagap teknologi, maka pembuatan bahan audiovisual merupakan sebuah kesulitan yang teramat sangat. Namun, jika kita mempunyai kemauan besar dan usaha yang sungguh-sungguh untuk belajar (aplikasi teknologi terbaru), sebenarnya pembuatan ataupun penggunaan bahan ajar audiovisual ini tidak akan menjadi sesuatu yang menyulitkan, bahkan bisa menjadi proses yang menyenangkan.

Menurut Diknas (2004), beberapa teknik penyusunan bahan ajar audiovisual meliputi:

  1. analisis kurikulum,
  2. penentuan media,
  3. c. skema yang menunjukkan sekuensi (atau biasa dikenal dengan skenario) dari sebuah program video/film atau skrip,
  4. pengambilan gambar, dan
  5. proses editing.
  6. Teknik Penyusunan Bahan Ajar Interaktif

Secara garis besar, berikut adalah teknik penyusunan bahan ajar interaktif menurut Diknas (2004).

  1. Dalam penyusunan bahan ajar interaktif, diperlukan pengetahuan dan keterampilan pendukung yang memadai, terutama dalam mengoperasikan per alatan, seperti komputer, kamera video, dan kamera foto.
  2. Bahan ajar interaktif biasanya disajikan da lam bentuk compact disc.
  3. c. Menurunkan judul dari kompetensi dasar atau materi pokok sesuai dengan besar kecilnya materi.
  4. Menuliskan petunjuk pembelajarannya.
  5. Menjelaskan informasi pendukung secara jelas, padat, dan menarik dalam bentuk tertulis maupun gambar diam atau bergerak.
  6. Menuliskan tugas-tugas dalam program interaktif. g. Melakukan penilaian terhadap hasil karya dari tugas yang diberikan, yang pada akhir pembelajaran dapat dilihat oleh pendidik melalui komputer.
  7. Menggunakan berbagai sumber belajar yang dapat memperkaya materi, misalnya buku, majalah, internet, dan jurnal hasil penelitian sebagai bahan dalam membuat program bahan ajar interaktif

demikian referensi buku dengan judul Bab 3Langkah -Langkah Pokok Pembuatan Bahan Ajar(3) membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku