Bab 6 Buku Teks Buku Ajar(5)

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Bab 6 Buku Teks Buku Ajar(5)

  • Nama Besar Penulis

Sedikit banyak, nama besar penulis juga sangat mempengaruhi penjualan buku yang dipasarkan. Maka, jika kita terbiasa muncul di berbagai media publik atau mengisi berbagai artikel dan kolom di surat kabar, baik lokal maupun nasional, maka hal itu akan menjadi pertimbangan khusus bagi penerbit untuk menerima buku kita. Sebab, masyarakat tentu akan memberikan apresiasi lebih terhadap buku-buku karya penulis yang terkenal (berprestasi) daripada penulis yang biasa-biasa saja.

Setelah naskah buku selesai kita susun, maka kita bisa langsung mengirimnya ke penerbit yang kita kehendaki. Perlu diketahui bahwa pengiriman naskah bisa diantar langsung ke penerbit, melalui jasa pengiriman barang, atau bahkan melalui email. Adapun bentuk naskah yang dikirim bisa berupa hardcopy (printout) atau softcopy (berbentuk file), sesuai kebijaksanaan penerbit. Jadi, ada penerbit yang lebih suka menerima naskah dalam bentuk hardcopy dan ada pula yang lebih suka dalam bentuk softcopy. Hal itu perlu kita cermati karena bisa menjadi faktor penentu diterima atau tidaknya naskah yang kita kirim. Maka dari itu, sebelum mengirim naskah, sebaiknya kita cari informasi terlebih dahulu mengenai prosedur pengajuan naskah pada penerbit yang kita maksud.

Untuk menghubungi penerbit, bisa kita lakukan dengan berbagai cara, seperti via telepon, email, Facebook, dan lain sebagainya. Dan, perlu diingat bahwa kita juga harus melampirkan identitas diri yang lengkap dalam pengajuan naskah itu. Sehingga, jika penerbit ingin menindaklanjuti naskah yang kita ajukan, mereka akan mudah menghubungi kita.

2. Beberapa Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Penerbit

Apabila naskah sudah siap, maka langkah selanjutnya-seperti yang sudah kita bahas sebelumnya adalah segera mengirimkannya ke penerbit. Namun, mungkin kita terkendala untuk memilih penerbit mana yang hendak kita tuju, mengingat jumlah penerbit yang ada saat ini sangat banyak. Untuk itu, kita perlu acuan dan per timbangan agar tidak salah memilih penerbit. Berkaitan dengan hal itu, ada empat hal penting yang perlu kita perhatikan, sebagaimana dikemukakan oleh Yuliarti (2008) berikut ini.

  • Nama Baik Penerbit

Nama penerbit merupakan hal yang penting bagi kita. Melalui penerbit, kita mempercayakan naskah kita kepada mereka untuk diolah sedemikian rupa, sehingga menjadi sebuah buku yang layak dibaca dan dijual. Oleh karena itu, nama penerbit menjadi bagian penting bagi kita.

Untuk dapat mengetahui reputasi penerbit, kita bisa mencarinya dari berba gai sumber, seperti melalui media massa atau internet. Apakah reputasi penerbit A atau B cukup baik di masyarakat? Jangan sekali-kali memasukkan naskah ke penerbit yang suka telat dalam membayar royalti, suka menerbitkan buku yang meresahkan masyarakat, membajak naskah penulis lain, tersandung kasus korupsi perusahaan, dan sebagainya. Walaupun nama penerbit kadang kala bukan menjadi acuan bagi pembaca dalam membeli sebuah buku, namun hal ini penting untuk kita perhatikan.

  • Jaringan Distribusi yang Dimiliki Penerbit

Setelah naskah dinyatakan diterima oleh penerbit, naskah itu buku kemudian diproses, mulai editing hingga. menjadi sebuah buku cetak yang siap dipasarkan, buku buku tersebut kemudian didistribusikan ke toko-toko buku. Semakin luas jaringan distribusi yang dimiliki oleh penerbit, maka semakin luas pula pasar bukunya. Jika pemasaran buku kita baik, maka ilmu yang kita tuangkan dalam buku itu dapat tersampaikan ke masyarakat. Selain itu, penghasilan yang kita peroleh dari buku tersebut juga semakin banyak.

Maka dari itu, jaringan distribusi yang dimiliki penerbit memiliki andil yang sangat besar terhadap ke berhasilan buku kita. Dengan kata lain, buku kita tidak bakal laku jika penerbit hanya mempunyai jaringan distribusi yang sempit. Buku kita juga tidak akan banyak memberi tambahan pengetahuan bagi masyarakat jika penggunanya (pembacanya) sendiri tidak banyak.

Untuk mengetahui seberapa luas jaringan distribusi buku sebuah penerbit, kita dapat melakukan survei ke toko-toko buku. Jika buku-buku terbitan penerbit yang kita maksudkan itu bisa didapatkan di berbagai toko buku dengan mudah, berarti jaringan distribusi penerbit tersebut luas. Sebaliknya, jika kita sulit untuk memperolehnya, berarti jaringan distribusi penerbit itu kemungkinan sempit.

  • Nama Besar (Reputasi) Penerbit

Pada dasarnya, ketika seseorang membeli buku, ia tidaklah melihat nama penerbit yang menerbitkan buku itu. Namun demikian, nama besar penerbit tetap akan dipertimbangkan oleh calon pembeli. Bahkan, kadang kadang beberapa orang tidak mau membeli buku yang diterbitkan oleh penerbit yang namanya belum pernah mereka dengar. Karena itulah, jika kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi terhadap kualitas naskah kita, lebih baik kita memasukkannya ke penerbit yang namanya cukup dikenal oleh masyarakat.

Hal penting yang perlu kita ingat jika kita memasukkan naskah ke penerbit kecil, pertimbangkanlah kekuatan penerbit untuk membayar royalti kita. Jangan pernah memasukkan naskah ke penerbit yang sedang mengalami defisit keuangan. Hal ini demi keamanan agar royalti kita tetap terbayarkan dengan semestinya. Apabila kita tidak yakin dengan kekuatan penerbit tersebut, ada baiknya kita meminta sistem beli putus. Hal ini akan meminimalkan risiko yang kita tanggung jika keuangan perusahaan jatuh.

  • Jenis-Jenis Buku yang Diterbitkan

Satu hal yang tak boleh dilupakan dalam memilih penerbit adalah mencari tahu jenis-jenis buku yang diterbitkan oleh penerbit tersebut. Tentu tidaklah lucu apa bila kita mengirimkan naskah buku pelajaran ke penerbit buku-buku fiksi (novel). Karenanya, kita harus memilih penerbit yang menerbitkan buku-buku yang sesuai dengan naskah yang kita buat, yakni buku teks pelajaran. Kalau kita membuat naskah tentang buku bahan ajar unruk pendidikan dasar dan menengah, kita tidak mungkin memasukkannya ke penerbit yang hanya menerbitkan buku-buku populer dan fiksi. Karena, sebagus apa pun naskah kita, pasti akan ditolak oleh mereka.

Terkadang, kita memperoleh informasi bahwa sebuah penerbit berencana membuka lini baru. Misalnya, Penerbit A yang awalnya hanya menerbitkan buku-buku fiksi dan populer, namun seiring dengan semakin populernya buku-buku nonfiksi, mereka juga berencana menerbitkan buku-buku teks pelajaran dalam tiga bulan ke depan. Nah, apabila kita ingin memasukkan naskah buku teks ke penerbit tersebut, maka bisa saja kita mencobanya. Namun demikian, lebih baik kita mengecek terlebih dahulu ke penerbit yang bersangkutan tentang kejelasan informasi tersebut. Kita bisa menanyakannya lewat tele pon, surat, email, atau datang langsung ke kantor untuk menemui pimpinan redaksi, chief editor, editor, ataupun manajer produksi penerbit yang bersangkutan. Dengan menanyakannya terlebih dahulu, kita akan merasa lebih tenang dalam menunggu. Sebab, untuk penerbit yang baru berencana membuka lini baru ini, mungkin kita akan menunggu lebih lama dibandingkan dengan penerbit yang sudah biasa menerbitkan buku-buku teks pelajaran.

Kita bisa menanyakan perihal pengajuan naskah ke penerbit lewat telepon, surat, email, atau datang ung ke kantor untuk menemui pimpinan redaksi, chief editor, editor, ataupun manajer produksi penerbit yang bersangkutan.

Demikian referensi buku dengan judul Bab 6 Buku Teks Buku Ajar(5) membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin Ruang Buku.