Bab 8 Model(Market) Buku Ajar(3)

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Bab 8 Model(Market) Buku Ajar(3).

  • Contoh Pembuatan Model (Maket)

Dalam pembuatan model, kita dapat memanfaatkan berbagai bahan (material) yang ada di sekitar kita. Sebab, sesungguhnya bahan-bahan tersebut sangat banyak. Namun, sering kali karena kekurangtahuan atau kekurangjelian kita dalam memanfaatkan (agar berguna dalam proses pembelajaran), menjadikan bahan-bahan tersebut tidak termanfaatkan.

Hal itu pula yang kiranya (menurut pengamatan penulis) yang menjadi salah satu biang keladi tidak maju majunya dunia pendidikan di negeri kita. Para pendidik malas untuk meningkatkan kreativitas. Mereka lebih suka bekerja apa adanya. Mereka hanya memanfaatkan sumber belajar dan bahan ajar yang sudah biasa ada dan sudah tersedia. Dalam kata lain, kalau tidak ada, maka mereka tidak mau susah-susah mengadakan atau menciptakan bahan ajar itu.

Pola pikir pendidik seperti itu semestinya kita buang jauh-jauh. Jangan sampai masa depan pendidikan kita dikotori oleh insan-insan pendidik yang bermental picik dan berotak dangkal, pemalas dan tidak punya semangat, serta miskin daya juang untuk memajukan dunia pendidikan kita. Sebab, itu semua akan menjadi malapetaka besar bagi para peserta didik.

Melalui tulisan ini, saya ingin menunjukkan dan belajar bersama-sama bahwa sebetulnya ada banyak bahan yang bisa digunakan untuk membuat bahan ajar model. Sebagaimana diungkapkan oleh Sudjana dan Rivai (2005), bahan-bahan untuk pembuatan model ajar meliputi kertas dan karton, kertas dan kardus, bubur kertas, bubur kertas crape, kayu, tanah liat, malam atau lilin, plester paris, bahan metal, serta bahan dan perangkat konstruksi. Kalau kita lihat dari aneka jenis bahan tersebut, sebenarnya hampir semuanya sudah akrab di telinga kita dan kita mudah untuk mengadakannya. Bahkan, dari beberapa jenis bahan tersebut, ada pula yang bisa kita dapatkan dari limbah rumah tangga, kantor, atau industri, sehingga harganya tentu tidak mahal.

Berikut adalah contoh-contoh model yang dibuat dari bahan-bahan tersebut.

  1. Model Berbahan Kertas dan Karton

Dengan berbekal kertas dan karton, kita dapat membuat model benteng bersejarah. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Kumpulkan foto-foto, gambar-gambar, serta gam baran keseluruhan dari benteng bersejarah tersebut atau teliti langsung ke lokasi benteng itu berada.
  2. Berdasarkan data tersebut, kemudian buatlah sketsa model benteng bersejarah itu. Untuk penggambarannya, dapat digunakan tiga sudut pandang, yakni depan, samping, dan atas. Yang jelas, di antara ketiga posisi objek tersebut, tentu bagian-bagiannya tidak sama. Oleh karena itu, perlu pula ditambahkan sketsa imbuhan pandangan dari bagian belakang dan mungkin juga bagian bawahnya.
  1. Tentukan berapa banyak unsur-unsur yang akan dimasukkan sebagai bagian terpenting dari model benteng bersejarah itu. Unsur-unsur tersebut diperoleh dari hasil penggambaran yang telah kita lakukan sebelumnya.
  2. Kumpulkan bahan-bahan, terutama kertas dan karton, yang dibutuhkan sebagai bahan utama pembuatan model benteng bersejarah. Bahan tambahan lainnya yang perlu disiapkan adalah cat, spidol, atau cat semprot. Sementara, untuk peralatannya, perlu disiapkan pensil, penghapus, pisau, gunting, staples, isolasi, penggaris, jangka, lem kertas, kuas, dan tiner.
  3. Susunlah bahan-bahan sesuai dengan sketsa benteng bersejarah yang telah dibuat. Dalam proses tersebut, ada berbagai macam kegiatan, seperti mengukur, memotong, menempelkan atau merekatkan, hingga pengecatan kertas dan karton untuk proses finishing dari model tersebut.
  4. Susunlah informasi pendukung dalam selembar kertas untuk menjelaskan secara lebih detail tentang model tersebut.
  5. Siapkan tugas untuk peserta didik secara tertulis.
  6. Buatlah kriteria penilaian dari tugas yang diberikan kepada peserta didik.
  1. Model Berbahan Kertas dan Kardus

Ada berbagai macam model yang bisa dibuat dengan menggunakan bahan kertas dan kardus, seperti miniatur-miniatur mebel rumah, pohon, bunga, papan lalu lintas, kapal, mobil, truk, kereta api, pesawat ter bang, topi, boneka, pakaian, bendera, mesin sederhana, dan sebagainya.

Berikut ini adalah contoh langkah-langkah pembuatan model miniatur mebel rumah tangga.

  • Kumpulkan gambar-gambar tentang mebel rumah tangga.
  • Buatlah sketsa untuk masing-masing mebel rumah tangga tersebut. Dalam penggambarannya, tampilkan bagian depan, samping, atas, belakang, dan bawah.
  • Kumpulkan bahan-bahan untuk membuat mini atur mebel rumah tangga, terutama kertas dan kardus. Untuk bahannya, antara lain spidol, krayon, atau cat, serta kawat. Sedangkan untuk alat-alatnya, antara lain pensil, penggaris, busur, jangka, gunting, pisau, isolasi, lem bakar, lem kertas, dan tang.
  • Buatlah kerangka miniatur mebel dengan kawat yang telah disiapkan menurut sketsa yang telah dibuat.
  • Potong-potong kertas dan kardus sesuai sketsa yang telah dibuat. Rekatkan dan tempelkan potongan potongan kertas dan kardus tersebut dengan isolasi, lem bakar, atau lem kertas pada yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Berikan pewarnaan melalui pengecatan terhadap kertas dan kardus untuk memberikan tampilan yang serupa dengan aslinya.
  • Susunlah informasi pendukung tentang mebel rumah tangga dalam selembar kertas.
  • Siapkan tugas untuk peserta didik secara tertulis. Buatlah kriteria penilaian dari tugas yang diberikan kepada peserta didik tersebut.
  1. Model Berbahan Bubur Kertas

Berbagai model yang bisa dibuat dengan bubur kertas, misalnya model daratan pedesaan, model permukaan gunung berapi pada sebuah kerangka dari kayu berkawat, model binatang dengan rangka kawat, model kepala boneka, model buah-buahan, dan model sayur-mayur.

  1. Cara-Cara Membuat Bubur Kertas

    Untuk membuat aneka model berbahan dasar bubur kertas, kita perlu membuat bubur kertasnya terlebih dahulu. Adapun cara membuat bubur kertas tersebut, sebagaimana disebutkan dalam Sudjana dan Rivai (2005), ada tiga macam.

    • Cara pertama
      1. Rendam sobekan kertas kecil-kecil di dalam air panas selama beberapa jam, kemudian keringkan dan aduk.
      2. Campur bubur tersebut dengan perekat kertas tembok yang telah dicampur air. Namun, jika ingin menambahkan perekatnya, tambahkan perekat tersebut sebelum bubur dituangkan.
      3. Setelah bubur kertas dan perekat dicampur secara merata, maka bahan ini siap digunakan.
    • Cara kedua
      1. Sobek kertas koran kecil-kecil tanpa menggunakan gunting. Sejumlah besar kertas harus disobek, sebab akan mengendap tertekan bila direndam.
      2. Masukkan sobekan kertas ke dalam ember yang telah diisi air.
      3. Bubuhkan satu sendok garam dapur, dan biarkan selama semalam (± 12 jam).
      4. Pada hari berikutnya, buang airnya dan angkat kertas tersebut. Kemudian, aduklah bubur tersebut dengan tangan agar lebih lumat.
      5. Campurkan sekitar 12 sendok serbuk flour untuk setiap setengah dari campuran kertas. Jika ternyata belum pekat, tambahkan lagi lebih banyak flour sampai bubur menjadi pekat merata serta bisa di gunakan sebaik-baiknya. Dan, harus diingat, ja ngan menambahkan atau membubuhkan lagi ser buk flour pada kertas, karena akan menyebabkan kertas cepat rusak.
    • Cara ketiga (berbahan kertas crape)
      1. Sobeklah kecil-kecil kertas crape berwarna.
      2. Masukkan sobekan kertas ke dalam ember atau panci besar.
      3. Tambahkan secangkir serbuk flour dan setengah gelas garam ke dalam ember itu. d)
      4. Aduklah hingga merata dan diamkan. Bubur kertas crape siap digunakan.
  2. Contoh Langkah-Langkah Pembuatan Model Sapi Berbahan Bubur Kertas

Berikut ini adalah contoh model sapi yang dibuat dari bubur kertas yang menggunakan kerangka dari kawat. Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan foto atau gambar sapi yang akan dibuat model.
  2. Buatlah sketsa gambar untuk sapi tersebut.
  3. Tentukan unsur-unsur yang dibutuhkan untuk membuat model sapi.
  4. Siapkan bahan-bahan, terutama bubur kertas. Kemudian, siapkan pula papan kayu, benang, dan kawat. Adapun alat-alat yang dibutuhkan, antara lain gunting, pisau, ember, paku, tang, martil, gergaji, pensil, spidol, penggaris, penghapus, pewarna (cat, spidol, atau krayon), kuas, dan kertas.
  5. Buatlah kerangka model dengan kawat sesuai gambar sapi yang diinginkan. Susunan kerangka itu meliputi kepala, badan, kaki, dan ekor. Untuk kakinya, dipakukan ke papan kayu sebagai alasnya.
  6. Buatlah kepala, badan, kaki, dan ekor dari bubur kertas padat. Kemudian, ekor dibuat dari benang hitam yang dijuntai dan dilekatkan pada kerangka ekor.
  7. Berikan pewarna (bisa menggunakan cat, spidol, krayon, atau cat semprot) pada model sesuai dengan gambar sapi yang telah direncanakan sebelumnya.
  8. Susun informasi pendukung pada selembar kertas.
  9. Berikan tugas yang berkenaan dengan model kepada peserta didik, bisa secara lisan atau tulisan.
  10. Lakukan penilaian terhadap jawaban-jawaban yang diberikan peserta didik dengan kriteria-kriteria yang telah kita tetapkan.

Demikian referensi buku dengan judul Bab 8 Model(Market) Buku Ajar(3) membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin Ruang Buku.