Keuntungan Menulis Buku Ajar Bagi Dosen

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai keuntungan menulis buku ajar bagi dosen.

Keuntungan menulis buku ajar bagi Dosen

Hi Temen-temen, kali ini kita akan membahas tentang keuntungan menulis bagi seorang dosen, dosen sebagai salah satu profesi yang cukup bergengsi di Indonesia pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari tugas utamanya sebagai seorang pengajar. Dengan kata lain, dosen berkewajiban menyampaikan materi perkuliahan kepada mahasiswa di kelas sebagai bagian dari usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Meskipun demikian, dosen tidak hanya berkewajiban untuk melakukan proses pengajaran di dalam kelas semata, tetapi juga melakukan hal produktif lain dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan.

Apakah kewajiban seorang dosen hanya mengajar di dalam kelas?

Salah satu hal yang sebenarnya bisa menjadi beban moral sekaligus kewajiban dosen adalah menulis buku. Seorang pengajar, khususnya dosen, pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari aktivitas menulis, baik buku ataupun jurnal. Hal tersebut dilakukan untuk mengasah kemampuan akademik dosen sebagai kelompok intelektual. Bahkan kondisi tersebut juga cukup berpengaruh pada jumlah buku yang beredar di Indonesia.

Mengapa jumlah buku ajar yang diterbitkan di Indonesia jumlahnya masih cukup sedikit?

Menurut Widaryanto, baru seperdelapan (0,125%) dosen dari 45 perguruan tinggi negeri dan 1400 perguruan tinggi swasta di Indonesia yang  telah menulis publikasi, baik dalam bentuk jurnal, artikel, atau buku (Leo, 2010). Padahal seluruh dosen yang ada di Indonesia diperkirakan berjumlah 1.850.000 orang akademisi. Hal tersebut juga bisa dibuktikan dari jumlah buku yang diterbitkan setiap tahun di Indonesia hanya berjumlah 3000 judul. Kondisi tersebut tentu kalah jauh apabila dibandingkan dengan Inggris yang menerbitkan 60000 buku per tahun dan Amerika Serikat yang menerbitkan 100000 per tahun. Salah satu faktor yang dituding menjadi penyebab rendahnya jumlah buku yang diterbitkan setiap tahun adalah masih kurangnya minat baca di kalangan masyarakat. Apabila tingkat minat baca masyarakat tinggi, maka bisa diprediksi akan banyak penulis di kalangan masyarakat tersebut, begitu juga sebaliknya. Banyak orang masih menganggap bahwa mereka malas menulis karena masih ada banyak hiburan yang lebih menghibur daripada menulis.

Kondisi tersebut semakin ironi ketika jumlah dosen yang ada di Indonesia juga kurang dalam hal untuk menerbitkan tulisannya sendiri. Sebagai seorang pengajar, menulis buku tentu menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh dosen. Apabila ditilik lebih jauh, dosen sebenarnya cukup memiliki potensi yang lebih dalam hal menulis buku. Hal tersebut tidak dapat dilepaskan dari berbagai pengalaman penelitian yang dilakukan dosen sebagai bagian dari kewajiban yang harus dilakukan di lingkungan akademis. Berbagai penelitian yang dilakukan dosen, baik berasal dari proyek ataupun individu tentu bisa dijadikan sumber inspirasi untuk menulis buku. Kondisi yang demikian seharusnya dapat mendorong dosen untuk menerbitkan buku referensi sebagai tambahan sumber ilmu pengetahuan yang bisa dipelajari oleh mahasiswa di kelas. Bahkan dengan menulis buku, dosen justru tidak dirugikan, tetapi diuntungkan dengan banyak hal.

Langsung saja, untuk membangkitkan keinginan menulis buku, tentunya Anda perlu tahu apa saja benefit yang dapat Anda peroleh jika menulis buku. Berikut adalah beberapa manfaat menulis buku untuk seorang dosen:

  •  Membantu mempromosikan nama Jurusan, Fakultas, dan Universitas tempatnya bekerja karena memiliki penulis dan pengajar handal (terbukti dari buku-buku yang berhasil diterbitkan). Nama Universitas biasanya melekat pada seorang dosen. Dengan begitu nama Universitas, Fakultas, dan Jurusan pun akan menjadi lebih terkenal, berkelas, dan terpercaya. Menunjukkan pada dunia bahwa Anda memang mahir di bidangnya. Dengan cara ini, akan banyak pihak lain yang mungkin meminta bantuan atau sekedar konsultasi tentang bidang tersebut. Dengan kata lain, menulis buku merupakan alat untuk membangun trust .
  • manfaat menulis untuk dosen sebagai penulis dari buku yang dibuatnya sendiri adalah mendapatkan perlindungan hak cipta. Perlindungan hak cipta tersebut menjadi penting ketika masih banyak masyarakat (bahkan akademisi lain) yang tidak menghargai karya orang lain dengan cara melakukan plagiarisme atau memfotokopi materi tersebut. Pada kasus tersebut, undang-undang tentang Hak Cipta dinilai mandul karena praktik-praktik plagiarisme masih merajalela. Sebagai salah satu contohnya ketika diktat yang dibuat dosen untuk kepentingan mahasiswanya sering difotokopi dan digunakan oleh dosen atau lembaga lain tanpa sepengetahuan penulis, maka dosen yang membuat diktat tersebut tidak dapat menuntut secara hukum karena tidak memiliki hak cipta. Oleh karena itu, dengan menerbitkan buku secara resmi, maka hak ciptanya akan dilindungi dan orang lain akan sean terhadap tulisan dosen yang bersangkutan.
  •  Sebagai media promosi diri dan meningkatkan value diri. Promosi dengan media buku lebih banyak plusnya dibanding promosi konvensional. Dengan menulis, selain nama menjadi populer, terkenal, serta peningkatan value diri menjadi sangat tinggi. Perlu diketahui, pembaca biasanya tidak merasakan bahwa tulisan Anda menjadi promosi bagi mereka, melainkan menjadi guru tersabar mereka. Sebagai alat membangun jaringan ( networking ). Bukan hanya sekedar promosi, tetapi lebih luas dari itu. Relasi sponsor, perusahaan, sektor industri, pemerintah, dan pihak terkait lainnya, akan semakin kuat terjalin berkat tulisan-tulisan dalam buku Anda. 
  • Mendapatkan pemasukan tambahan. Bukan hanya royalti >20% dari Penerbit Deepublish, melainkan juga kemungkinan efek lain dari buku. Misal, Anda diminta menjadi pembicara dalam sebuah acara yang berkaitan dengan bidang keahlian Anda. Bahkan berkat buku yang Anda tulis, Anda dianggap seorang pakar dan menjadi konsultan. Apabila hal ini terjadi, selain pendapatan dari royalti >20% dari Penerbit Deepublish, honor sebagai pembicara/konsultan akan mengalir deras ke kantong Anda. Dengan rajin menulis dan menerbitkan buku, Anda akan terpacu untuk lebih kreatif, semakin dalam tingkat kepakarannya, lebih giat bekerja, memiliki kebanggaan diri, dan lebih  menikmati pekerjaan.
  • pengajar, dosen, widyaiswara, atau pelatih yang menerbitkan buku pada dasarnya akan mendapatkan manfaat menulis berupa nilai angka kredit yang tinggi untuk kenaikan pangkat. Tidak hanya akan mendapatkan kenaikan pangkat secara lebih cepat, penerbitan buku yang dilakukan oleh dosen juga dapat berkontribusi untuk meningkatkan nilai akreditasi lembaga tempat mereka bekerja. Merujuk pada hal tersebut, apabila akreditasi institusi pendidikan yang menjadi tempat mengajar dosen yang bersangkutan, maka secara tidak langsung akan membuat citra dosen-dosen yang ada di dalamnya juga bagus. Dengan kata lain, kualitas dosen yang ada di institusi tersebut tidak diragukan lagi kemampuannya karena mendapatkan akreditasi yang cukup baik.
  • semakin laku buku yang ditulis oleh dosen, maka dosen yang bersangkutan secara tidak langsung akan mendapatkan pengakuan dari masyarakat luas. Salah satu contoh pengakuan terhadap penulis yaitu ketika penulis tersebut kemudian diundang oleh masyarakat untuk berbicara di dalam seminar, ceramah, atau lokakarya tentang materi yang ditulis dosen di dalam bukunya tersebut. Tidak hanya di dalam negeri, penulis yang bukunya terkenal di luar negeri juga bisa diundang untuk memberikan ceramah di luar negeri. Lebih jauh lagi, penulis akan lebih percaya diri untuk menyampaikan isi bukunya karena dia mengetahui secara persis tentang hal-hal yang mereka tulis di dalam bukunya.
  • buku yang ditulis sendiri oleh dosen setidaknya dapat membantu mahasiswa yang diajarnya untuk menemukan referensi yang sesuai dengan materi perkuliahan. Dengan kata lain, dosen yang bersangkutan menulis buku referensi dimana isinya merupakan hasil-hasil penelitian yang pernah dilakukannya, baik secara kelompok ataupun individu. Tidak hanya didapatkan oleh mahasiswa, kemudahan untuk mengakses materi perkuliahan tersebut juga didapatkan oleh penulis yang bersangkutan karena dia akan menguasai materi yang akan disampaikan di dalam kelas. Selain itu, mahasiswa juga tidak perlu mencari buku tersebut di luar kelas. Dengan kata lain, dosen secara tidak langsung juga dapat mempromosikan bukunya kepada mahasiswanya sehingga kehadiran buku tersebut tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen secara finansial.
  • dosen yang berhasil menerbitkan buku akan mendapatkan manfaat menulis berupa tambahan di luar pekerjaan utamanya yaitu mengajar. Kegiatan untuk menulis buku pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari penjualan buku-buku yang dilakukan oleh penerbit ataupun penulisnya sendiri. Apabila buku yang diterbitkan tersebut banyak diminati oleh masyarakat, maka secara tidak langsung pendapatan dari si penulis juga akan semakin besar. Adapun pendapatan berupa uang tambahan tersebut bisa berasal dari sistem royalti antara penerbit dan penulis. Dengan demikian, tulisan yang dibuat oleh dosen yang bersangkutan tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi secara finansial juga bermanfaat bagi dirinya sendiri.
  • Membagikan dan menyebarkan ilmu pengetahuan kepada orang lain. Tujuan sangat mulia ini jelas akan mendapatkan pahala yang tiada tara. Balasan-Nya pasti akan lebih dahsyat daripada sekedar materi yang diperoleh dalam waktu <30 hari jika bekerjasama dengan Penerbit Deepublish. Menulis memang sangat bermanfaat dan menimbulkan efek positif yang terus menerus serta kadang berasal dari arah yang tak terduga.
  • Mendapat poin dengan angka kredit 20 poin (buku ajar) per judul buku dengan batas kepatutan masing-masing

1. judul buku per tahun. Tentu saja poin ini dapat membantu Anda meningkatkan jenjang karier Anda      sebagai dosen serta kemungkinan mendapat insentif penulisan buku dari DIKTI.

Dengan demikian, dapat disimpulkan kembali bahwa berbagai manfaat dari menulis adalah:

  • Memperoleh passive income
  • Menambah Angka Kredit Akademik (Kum Dosen)
  • Memberikan pengetahuan pada para pembacanya
  • Memperluas pengetahuan
  • Memperluas pertemanan
  • Melatih komunikasi
  • Sebagai media untuk kenaikan pangkat/jabatan
  • Promosi diri sendiri dan Institusi tempat bekerja
  • Mendapatkan kebanggaan yang tak ternilai
  • Mendapat angka kredit poin
  • Memberi suatu sumbangsih kepada orang banyak
  • Menghindari kepikunan dan meningkatkan kualitas diri
  • Mewariskan ilmu bagi peradaban mendatang

Demikian referensi buku ajar dengan judul Integrasi Multimedia ke dalam Kurikulumapabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.