Jasa Pembuatan Buku Terpercaya Untuk Book Chapter

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Book Chapter.

Hai, Guys !! Pernah nggak kalian mendengar book chapter atau bunga rampai? Bagi dosen pasti tidak asing dengan book chapter atau bunga rampai. Dalam Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan AkademikatauPangkat Dosen tahun 2019dijelaskan bahwa dosen akan membuat luaran hasil kegiatan penelitian yang salah satunya adalah book chapter.

Akan tetapi, belum banyak yang menerbitkannya dalam bentuk pulikasi ilmiah. Sebagaimana kita ketahui terdapat beberapa bentuk publikasi ilimiah seperti buku ilmiah, prosiding dan jurnal. Selain itu, publikasi karya tulis juga dapat berupa bunga rampai yang berisi kumpulan beberapa karya tulis pilihan dengan satu topik yang sama.

Apa sih book chapter itu ?

Berdasarkan Pedoman Karya Tulis Ilmiah LIPI (2012), book chapter atau bunga rampai didefinisikan sebagai kumpulan KTI dengan satu topik permasalahan dengan pendekatan dari beberapa aspek/sudut pandang keilmuan.

Masing-masing bab dapat berdiri sendiri dengan susunan KTI lengkap dan ada benang merah yang mengkaitkan keseluruhan bab. KTI yang dikeluarkan dalam bentuk bunga rampai mempunyai makna yang mandiri dan jelas.

Menulis karya tulis ilmiah rasanya menjadi sebuah keharusan yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan di perguruan tinggi. Baik dosen ataupun mahasiswa rasa-rasanya telah akrab dengan karya tulis ilmiah, seperti makalah atau essay. Akan tetapi karya-karya tersebut hanya sekedar formalitas. Menerbitkan katya itu dalam publikasi ilmiah hamper jarang kita temukan. Beberapa bentuk publikasi ilmiah itu seperti buku ilmiah, prosiding dan jurnal.

Dari sekian banyak jenis tulisan, ada salah satu jenis buku yang juga dikenal di kalangan akademisi, yaitu buku bunga rampai atau semacam antologi. Disebut bunga rampai karena buku tersebut berisi artikel-artikel yang memiliki tema yang sama. Jika merujuk pada Pedoman Karya Tulis Ilmiah LIPI (2012) bunga rampai didefinisikan sebagai kumpulan KTI dengan satu topik permasalahan dengan pendekatan dari beberapa aspek/sudut pandang keilmuan.

Bunga rampai yang membicarakan tentang ekonomi pastinya berisi tulisan-tulisan yang berkaitan dengan ekonomi. Seperti, krisis moneter, inflasi, hingga utang negara. Hal itu disusun agar dapat memudahkan pembaca. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam menyusun bunga rampai, terutama sistematika dan format tulisan.

Pada dasarnya semua KTI non buku dapat diterbitkan menjadi buku dengan mengubah format tanpa merubah konten. Begitu juga untuk penyusunan buku bunga rampai, ada beberapa perubahan sistematika yang perlu dilakukan. Sistematika KTI yang dipublikasi dalam bentuk bunga rampai memiliki unsur-unsur yang sama dengan bentuk buku ilmiah, hanya saja memiliki perbedaan dalam hal prolog yang mengantarkan keseluruhan isi dan dalam hal epilog yang merupakan analisis atas keseluruhan isi.

Masing-masing bab dapat berdiri sendiri dengan susunan KTI lengkap dan ada benang merah yang mengaitkan keseluruhan bab. KTI yang dikeluarkan dalm bentuk bunga rampai mempunyai makna yang mandiri dan jelas. Meskipun terdiri dari kumpulan KTI, penyusunannya tidak asal-asalan. Sehingga tetap harus memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  1. Dikeluarkan oleh lembaga penerbitan, baik di tingkat instansi/unit litbang pemerintah atau lembaga penerbitan swasta nasional atau internasional yang memiliki fungsi sebagai usaha penerbitan.
  2. Memiliki International Standard Book Number (ISBN), baik untuk terbitan tunggal maupun terbitan revisi selanjutnya.
  3. Melewati proses editorial yang mencakup pemeriksaan kebenaran keilmuan dan tata Bahasa.
  4. Memiliki editor yang bertugas menyusun urutan tulisan, menyusun pendahuluan (prolog) dan penutup (epilog) sebagai penegas benang merah antartulisan.

Setidaknya ada beberapa perbedaan mendasar antara sistematika buku ilmiah dan bunga rampai. Apa perbedaan sistematika buku ilmiah dan bunga rampai ?

Pertama, pada bagian sampul bunga rampai sama dengan buku pada umumnya. Namun, tertera nama editor karena diisi oleh penulis yang berbeda pada setiap bab. Kedua, bagian daftar isi selain menyebutkan judul bab juga dilengkapi dengan nama penulis. Ketiga, isi bunga rampai berbeda dengan buku ilmiah yang berisi bab-bab yang saling terkait satu sama lain. Sementara pada penyusunan bunga rapai masing-masing bab terdiri dari satu KTI dengan format lengkap. Meskipun tetap terdapat benang merah antar bab yang dijembatani oleh topik yang sama.  

Selain itu untuk hasil penelitian yang akan diterbitkan dalam bentuk bunga rampai, pembahasan tentang “Latar Belakang”, “Metode”, dan “Kajian Pustaka” ditiadakan dan disarikan dalam konten bab/subbab. Judul bab/subbab juga ditulis dalam bentuk pernyataan/kalimat substansi/konten. Akan tetapi dalam penyusunan bunga rampai, bab/subbab tidak menjadi keharusan. Bisa ada atau tidak. Namun tetap mengandung unsu-unsur bahan isi, seperti pendahuluan/pengantar, uraian isi, dan penutup/kesimpulan.

Meski terlihat sederhana, menulis bunga rampai bukan perkara yang mudah. Selain diperlukan tulisan-tulisan yang membahas topi yang sesuai tema, juga dibutuhkan editor yang paham pada tema. Buku bunga rampai memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulannya antara lain; pembaca bisa memaca beragam tulisan dengan berbagai sudut pandang dan berbagai gaya penulisan tentang sebuah persoalan. Sementara kelemahannya adalah bisa saja ada pengulangan atau kemiripan pembahasan antara satu tulisan denga yang lain.

Buku ilmiah terdiri dari beberapa elemen berikut ini:

  • Sampul dan Nama Penulis
  • Karya Cipta
  • Pendahuluan
  • Daftar Isi
  • Pengantar
  • Batang Tubuh
  • Ucapan Penghargaan (opsional)
  • Indeks
  • Glosarium (opsional)
  • Daftar Acuan
  • Bibliografi (opsional)
  • Lampiran (opsional)

Sementara untuk book chapter atau bunga rampai terdiri dari sistematika KTI yang dipublikasi dalam bentuk bunga rampai memiliki unsur-unsur yang sama dengan bentuk buku ilmiah, tetapi memiliki perbedaan dalam hal prakata/prolog yang mengantarkan keseluruhan isi dan dalam hal penutup/epilog yang merupakan analisis atas keseluruhan isi.

Penulisan Book Chapter atau Bunga Rampai

Dalam penulisan book chapter atau bunga rampai ini tidak bisa disamakan seperti menyusun karya ilmiah biasa. Sebab dalam penulisan bunga rampai terdiri beberapa KTI yang ditulis oleh beberapa orang yang berbeda sehingga kita pun perlu mengedit ulang naskah supaya formatnya sama.

Berikut yang perlu diperhatikan saat menulis book chapter atau bunga rampai :

  1. Format penyerahan Naskah :

a). Naskah merupakan karya asli dari penulis dan bebas dari unsur plagiasi. Keseluruhan naskah yang masuk akan diperiksa tingkat plagiasinya menggunakan aplikasi Turnitin. Naskah yang berasal dari internal Universitas Muhamadiyah Malang hasil pemeriksaan Turnitin harus di bawah ambang batas 20% kemiripan. Jika terdeteksi kemiripan lebih dari 20%, maka penerbit UMMPRESS menyarankan untuk melakukan proses perbaikan terlebih dahulu sebelum naskah masuk pada proses penyuntingan.

b). Kertas berukuran minimal (Lebar x tinggi ) sebesar 15,5 cm x 23 cm (sumber Dikti)

c). Margin halaman: atas 3cm, bawah 3cm, kiri 3cm, kanan 3cm

d). Font menggunakan Times New Roman dengan ukuran 12 , Spasi 1,5

e). Tebal buku Minimal 80 halaman, tidak termasuk Halamn i, Daftar Pustaka, Glosarium, Indeks dan Lampiran.

2.    Sistematika naskah Bunga rampai terdiri atas:
a) Bagian awal (preliminaries) terdiri atas sampul depan (berisi halaman judul dan nama editor), daftar isi, prakata dan kata pengantar;
b) Isi buku (text matter) terdiri atas prolog (pendahuluan atas keseluruhan isi), bab isi (artikel-artikel terkait) yang bersifat mandiri, setiap akhir bab (masing-masing artikel) dicantumkan daftar pustaka, dan epilog (analisis atas keseluruhan isi).
c) Bagian akhir (postliminaries) terdiri atas lampiran, glosarium, indeks dan biografi penulis


3.   Tiap-tiap bab dapat berdiri sendiri dengan susuan Karya Tulis Ilmiah lengkap dan memiliki benang merah atas keseluruhan bab.
4.     Naskah Bunga Rampai/Book Chapter rampai wajib mencantumkan nama editor pada halaman judul sebagai perwakilan dari para penulis.


5.     Editor bertugas untuk:
a) menyesuaikan sistematika naskah bunga rampai dengan format yang ditetapkan oleh penerbit; b) menyusun pendahuluan/prolog dan penutup/epilog;
c).memastikan naskah tidak melanggar asas legalitas dan kesopanan (seluruh data dalam artikel tidak mengandung unsur SARA, pelanggaran undang-undang, dan bebas plagiasi);
d) menyediakan prakata.


6.   Nama penulis dicantumkan pada setiap bab atau artikel, diletakkan setelah judul. Satu judul dapat ditulis oleh satu atau lebih penulis. Informasi lain mengenai penulis seperti contact person tidak perlu dicantumkan.


7.    Judul subbab ditulis dalam bentuk pernyataan/kalimat substansi.


8.    Artikel yang berasal dari hasil karya ilmiah (KTI non buku) wajib/sebaiknya dikonversi sistematikan dan anatominya menjadi sistematika dan anatomi KTI buku yang akan diterbitkan. Sehingga pembahasan seperti “Latar Belakang”, “Tinjauan Pustaka”, “Tujuan”, “Rumusan Masalah”, wajib ditulis dalam bentuk pernyataan substantif.


9.    Dalam tiap bab tidak harus dicantumkan abstrak.


10.    Prolog ditulis sebagai pendahuluan yang menjelaskan mengenai keseluruhan isi buku, keterkaitan antarbab, menjelaskan mengenai benang merah dari keseluruhan artikel, dan lain-lain.


11.Epilog ditulis mengenai analisis dan kesimpulan atas keseluruhan isi.


12. Daftar pustaka dicantumkan di akhir tiap-tiap bab. Daftar pustaka ditulis sesuai dengan kaidah penulisan daftar pustaka yang konsisten pada seluruh bab. . Penyusunan kutipan wajib menggunakan aplikasi referensi seperti Mendeley, Refrences dan Endnote. Kaidah penulisan daftar pustaka mengunakan format APA Style.

13. Indeks : istilah yang dianggap penting yang terdapat dalam buku yang disusun menurut abjad dan memberikan informasi mengenai halaman tempat kata itu ditemukan.

14. Glosarium; berisi penjelasan atau definisi terjemahan pendek dari sebuah kata atau frasa

Bagaimana cara Publikasi Book Chapter atau Bunga Rampai ?

Jika Anda telah selesai melakukan edit naskah, maka selanjutnya Anda bisa mempublikasikannya dengan menerbitkan menjadi buku bunga rampai. Publikasi pada prinsipnya dapat dilakukan secara online (daring) atau dalam bentuk print (cetak).

Untuk penerbitan karya ilmiah, penilaian bobot publikasi dapat dibedakan berdasarkan penerbit buku, sehingga penting untuk memperhatikan kriteria penerbit sebelum menerbitkan buku.

Adapun kriteria penerbit nasional berdasarkan ketentuan LIPI, yaitu:

(1) berbadan hukum resmi
(2) menjadi anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)
(3) memiliki editorial board
(4) merupakan unit independen
(5) memiliki jaringan distribusi pelanggan

Nah. Jadi itulah hal-hal yang perlu kalian ketahui mengenai book chapter. Pada saat kita ingin membuat book chapter , tentu saja kita harus mengetahui  latar belakang  dan apa saja yang ada dalam  book chapter, kan. Percayalah ketika Anda mampu menerbitkan buku rampai berarti Anda ikut mendorong perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk terus menulis dan berkarya sebaik mungkin.Tetapi, jika kalian mengalami kesulitan dalam book chapter , kalian bisa menggunakan jasa pembuatan buku terpercaya untuk monograf pada kami.

Demikian penjelasan mengenai book chapter apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.