Teknologi Multimedia Berbasis Komputer 8-1

RuangBuku.id – Kami melayani jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Buku Ajar Teknologi Multimedia Berbasis Komputer.

Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpengaruh terhadap perkembangan multimedia pembelajaran, dengan dikembangkannya media pembelajaran yang berbasis komputer (Computer-Based Media). Media komputer merupakan media yang menarik, atraktif, dan interaktif. Pembelajaran melalui media komputer memberikan bekal kepada peserta didik berbagai karakter yang menjadi kekuatan dan kelemahan suatu media. Bagaimana suatu media itu bekerja mengemas informasi, apa makna informasi yang dapat diinterpretasi dari program atau kemasan pesannya, sampai pada bagaimana orang yang mendapat pendidikan media itu berpeluang dapat memanfaatkan kelebihan media tersebut untuk mengemas pesan dan menyampaikan informasi. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan agar isi pesan dalam sutu program komputer dapat dipahami peserta didik, antara lain memberikan informasi tentang ide yang ada dibalik program atau menciptakan situasi diskusi menyangkut pengalaman setiap peserta didik yang diterima dari program komputer.

Multimedia Berbasis Komputer (Computerbased Multimedia)

Dalam upaya mengemas fomula pembelajaran melalui media komputer perlu memperhatikan karakteristik peserta didik, lingkungan dan budaya setempat. Komputer akan bermanfaat jika berperan sebagai bagian dari sistem pembelajaran. Jika komputer hanya sebagai alat-alat saja meskipun canggih, namun tidak ada kontribusinya dalam pembelajaran, maka komputer tersebut tidak bermanfaat bagi proses pembelajaran. Komputer merupakan alat atau sarana yang membantu pendidik dalam proses pembelajaran, sehingga bukan diarahkan untuk menggeser perannya sebagai pendidik. Betapapun canggihnya komputer, tidak akan dapat mengalihkan fungsi pendidik, karena pendidik merupakan faktor penting dalam proses pembelajaran. Melalui pendidiklah komputer dapat dimanfaatan dalam proses pembelajaran.

Memanfaatkan Komputer sebagai Media Pembelajaran

Teknologi komputer merupakan kemajuan teknologi multimedia yang bertaraf canggih, bahkan menjadi suatu karakteristik yang tidak bisa diabaikan dalam keseluruhan hidup modernisasi dan akselerasi saat ini dan masa depan. Penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam memproseskan dan pembuatan keputusan manajerial bukan lagi sebagai keharusan mendesak melainkan juga menjadi kebutuhan mutlak bagi semua orang. Komputer merupakan media yang dapat membantu peserta didik belajar secara individual. Bentuk-bentuk pembelajaran dengan sistem pembelajaran individual seperti pembelajaran modul ataupun pembelajaran dengan bantuan komputer (computer assisted instruction –CAI).

Proses pembelajaran pada awalnya adalah dengan ceramah dari pendidik dengan bantuan peralatan papan tulis, kapur, gambar, atau model. Kemudian teknologi berkembang menjadikan pendidik bisa memberikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik yang sederhana seperti Overhead Projector (OHP), slide, atau film. Pemberian materi pembelajaran dengan menggunakan OHP atau slide ini cukup membantu pendidik dan peserta didik. Pendidik akan merasa terbantu dalam hal waktu, karena tidak perlu menulis di papan tulis atau white board. Inti atau rangkuman materi pembelajaran ada pada pada OHP atau slide. Demikian juga peserta didik, dapat memanfaatkan waktu yang lebih banyak untuk berkomunikasi, berdiskusi, ataupun bertanya kepada pendidik.

Selanjutnya, pemberian materi pembelajaran dilakukan dengan memanfaatklan hasil rekayasa teknologi tinggi (hightech), seperti penggunaan satelit, televisi, radio, atau telepon, teleconference untuk program pembelajaran jarak jauh seperti adanya computer assisted instruction. Pendidik mempresentasikannya melalui komputer dengan menggunakan e-learning. e-learning memanfaatkaan jaringan internet untuk kegiatan pembelajaran. Pembelajaran menjadi lebih menarik, karena tampilan-tampilan dari layarnya bisa dibuat dengan berbagai variasi yang menarik.

Kehadiran komputer dan aplikasinya sebagai bagian dari teknologi informasi dan komunikasi ini dapat merubah paradigma sistem pembelajaran yang semula berbasis tradisional dengan mengandalkan tatap muka, beralih menjadi sistem pembelajaran yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Sistem pembelajaran yang berbasis komputer menjadikan peran yang dimainkan oleh komputer dalam kelas tergantung kepada tujuan pembelajaran itu sendiri.

Langkah-Langkah Memanfaatkan Komputer sebagai Media Pembelajaran

Langkah-langkah memanfaatkan komputer dalam menjalankan peranan yang penting sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran (Bramble et al. 1985), yaitu:

  1. Menentukan sasaran dan tujuan pembelajaran.
  2. Membuat isi pembelajaran dan menentukan dimana dan bagaimana komputer bisa digunakan secara efektif
  3. Memberikan penilaian terhadap metodologi yang ada (secara konvensional) untuk menentukan di mana komputer bisa digunakan untuk meningkatkan pencapaian sasaran dan tujuan pembelajaran atau untuk memperbaiki kekurangan metodologi tersebut untuk memaksimalkan penggunaan komputer dengan lebih efektif
  4. Merancang proses pembelajaran serta operasionalnya.

Penggunaan Komputer dalam Proses Pembelajaran

Keterampilan pengguna menggunakan suatu teknologi merupakan salah satu ciri dalam menentukan keberhasilan teknologi tersebut. Begitu juga dengan penggunaan komputer dalam proses pembelajaran. Kemampuan pendidik dalam menggunakan suatu media yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, seperti komputer merupakan sesuatu hal yang mutlak harus dimiliki. Perangkat lunak yang disediakan untuk kebutuhan pembelajaran seperti multimedia, e-learning dan telekonferen memiliki ciri mudah digunakan (user friendly) tetapi tetap saja pelatihan terhadap pendidik dan peserta didik dalam menggunakan perangkat lunak ataupun perangkat keras tersebut harus dilakukan karena akan menentukan keefesienan dan keefektifan dalam proses pembelajaran.

  1. Kebutuhan Pembelajaran untuk Pendidik

Salah satu ciri pendidik yang profesional adalah mempunyai berbagai keahlian dan pengetahuan dalam menjalankan proses pembelajaran yang efektif. Semua ini dapat dicapai apabila pendidik dapat mengelola kelas dengan efektif karena pengelolaan kelas yang efektif akan menghasilkan hasil pembelajaran yang efektif juga. Kelas yang efektif akan mampu mengelola semua jenis pembelajaran. Untuk itu diperlukankemampuan atau keterampilan pendidik mengoperasikan komputer.

  • Kebutuhan Pembelajaran untuk Peserta Didik

Sebelum menggunakan komputer dan softwarenya peserta didik perlu memiliki urutan keterampilan berikut ini:

  1. Pengetahuan tentang komputer dan cara mengoperasikannya. Peserta didik perlu mengetahui komponen-komponen komputer dan fungsinya. Peserta didik pun perlu mengetahui cara berkomunikasi melalui komputer dan sebaliknya cara komputer berkomunikasi dengan mereka pada layar monitor.
  2. Kemampuan mengoperasi software yang digunakan. Software yang beredar di pasaran adalah pengguna yang bersahabat (user friendly), termasuk pula software multimedia in education (ME). Namun dalam keadaan tertentu peserta didik memerlukan penjelasan dari pendidik untuk mengetahui tujuan pembelajarannya.
  3. Pemahaman tentang operasi dan peraturanperaturan keselamatan. Pembelajaran dengan menggunakan komputer harus terjamin keamanan dan keselamatannya bagi peserta didik, karena yang komputer sudah dirancang dengan ciri-ciri keselamatannya, terkadang menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan.
  4. Pengetahuan tentang cara mengatasi masalahmasalah yang timbul. Masalah-masalah pada saat menggunakan komputer yang biasa timbul seperti gangguan berkaitan dengan listrik/elektrik, kerusakan software dan hardware. Peserta didik perlu memiliki pengetahuan yang perlu dilakukan untuk menghadapi masalah-masalah yang terjadi.

Keterampilan menggunakan komputer mendapat perhatian yang penting dari salah satu organisasi dalam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang menangani pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan yaitu UNESCO (United Nation Education, Scientific, and Cultural Organization). Keterampilan itu sangat dibutuhkan peserta didik untuk hidup dan kehidupannya di masa kini dan masa yang akan datang. Kecakapan hidup terampil menggunakan komputer yang dapat dikembangkan meliputi specific life skill maupun general life skill.

Kecakapan dalam mengoperasikan komputer, menggunakan berbagai program baik aplikasi maupun bahasa pemograman merupakan kecakapan hidup yang bersifat spesifik vocational. Sedangkan keterampilan menggali, mengolah dan memanfaatkan informasi internet pada komputer merupakan general life skill.

Komputer mempunyai daya tarik tinggi sehingga menjadikan pengguna komputer cenderung bisa berjam-jam di depan monitor. Sesama pengguna komputer bisa membentuk suatu komunitas dengan membentuk komunitas on-line. Komunitas ini dapat membentuk kecakapan sosial yang dapat menghindari sikap asosial, meskipun ada pula dampak negatifnya, yaitu para pengguna komputer cenderung mengisolir dirinya dari kehidupan masyarakat.

Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Komputer

Keberhasilan melaksanakan proses pembelajaran berbasis komputer memerlukan persiapan yang terencana. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk mencapai keberhasilan tersebut, antara lain:

Teknik Pemantauan

Pemantauan aktivitas dan pencapaian pembelajaran merupakan teknik yang penting dalam proses pembelajaran menggunakan komputer (Geisert, Futrell, 1989). Tujuan pembelajaran perlu dicapai pada setiap waktu. Dalam proses pembelajaran berbasis komputer, komputer memikul separuh dari tanggung jawab mengajar dan programnya lebih tertumpu pada aktivitas individu dan kelompok kecil (Bramble et. al., 1985). Pendidik berfungsi sebagai fasilitastor atau pemberi kemudahan, penyelesai masalah, pemberi motivasi dan pemberi dorongan atau semangat kepada peserta didik untuk belajar. Pendidik perlu memiliki keterampilan tentang aplikasi dan fungsi isi paket software, yaitu software multimedia, buku teks dan lembaran kerjanya sesuai dengan keadaan peserta didiknya.

Untuk itu, sebelum pembelajaran dimulai, pendidik disarankan mencoba dan melatih keterampilan dirinya menggunakan paket software multimedia tersebut supaya menumbuhkan keyakinan diri pada saat proses pembelajaran berlangsung. Apabila komputer digunakan secara individu seperti drill and practice, tutorial, simulasi, permainan dan pemecahan masalah, kegiatan pemantauannya adalah lebih kurang sama (Cangelosi, 1993). Pendidik perlu memastikan kegiatan yang dilaksanakan pada waktu dan urutan yang tepat, peserta didik telah terampil tentang suatu topik sebelum beralih ke topik yang berikutnya. Pendidik pun perlu memberikan bantuan dalam berbagai bentuk jika peserta didik memerlukannya.

Penyimpanan Laporan (Record Keeping)

Penyimpan laporan dalam pembelajaran menggunakan komputer bisa dilakukan secara manual atau otomasi. Pengguna menyimpan laporannya dengan menggunakan software khusus atau menggunakan paket software komputer yang telah ‘built-in’. Tujuan pengelolaan penyimpanan laporan ini untuk menunjukkan pencapaian peserta didik yang dilaksanakan dengan lancar dan sistematik. Ini penting bagi tujuan suatu proses pembelajaran.

Perangkat Lunak (Software) dan Materi Pembelajaran

Perangkat lunak berkaitam dengan ketersediaan (availability), prosedur/manual, dan bantuan teknikal. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan software dan materi pembelajaran menggunakan komputer, yaitu:

  1. Ketersediaan (availability)

Untuk memudahkan memperoleh software dan materi pembelajaran, pendidik perlu melakukan beberapa kegiatan berikut ini:

  1. Menyimpan semua software, manual (prosedur), dan bahan lainnya yang berkaitan secara sistematik.
  2. Mewujudkan sistem penyimpanan dengan cara stok, sehingga tidak akan terjadi kehabisan persediaan software.
  3. Bentuk tempat penyimpanan disusun dengan baik dan rapi, sehingga semua bahan mudah untuk diperoleh jika diperlukan.
    1. Peraturan menggunakan komputer dan software

Adanya peraturan dalam menggunakan komputer dan software untuk menjadikan lebih mudahnya pada saat pengelolaan kelas. Peserta didik perlu diberi penjelasan terperinci tentang peraturan tersebut dan peraturan pemberitahuan kerusakan software.

  • Penyeliaan/bimbingan dan bantuan teknikal

Peserta didik akan mendapat pembelajaran yang bermakna dan lancar, jika dibimbing oleh orang yang terampil dalam pembelajaran menggunakan komputer. Untuk itu diperlukan bimbingan dan bantuan sebagai berikut:

Bimbingan yang terencana dengan rapi agar semua proses pembelajaran dapat diikuti oleh peserta didik. Selain itu jika peserta didik melakukan kesalahan dapat segera diperbaiki.

Mempersiapkan orang terampil tentang aplikasi pembelajaran menggunakan komputer supaya dapat membantu peserta didik jika mendapatkan masalah.

Demikian referensi buku ajar dengan judul Teknologi Multimedia Berbasis Komputer apabila membutuhkan layanan jasa self publishing, jasa penerbitan buku, jasa penulisan buku, jasa editing buku untuk bahan ajar ataupun untuk keperluan lain Dapat menghubungi admin RuangBuku.

Sumber: Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan (Alfabeta, 2012)